RADARBONANG.ID - Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia kembali menghadapi Taiwan pada perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pertemuan tersebut menjadi duel ulangan setelah kedua tim bertarung ketat pada fase grup Piala Uber 2026 sekitar lima bulan sebelumnya.
Indonesia memastikan tiket ke babak delapan besar setelah mengalahkan Mongolia dengan skor 3-0 pada babak 16 besar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Minggu (20/9).
Sementara itu, Taiwan yang berstatus unggulan 3/4 langsung mendapat bye dan tidak perlu menjalani babak 16 besar.
Pertandingan perempat final dijadwalkan berlangsung Selasa (22/9). Duel tersebut menjadi tantangan berbeda bagi Indonesia karena Taiwan memiliki sejumlah pemain dengan kualitas yang cukup merata.
Baca Juga: NTB Kembali Tembus 10 Besar MTQ Nasional, Delapan Peserta Raih Prestasi di Semarang
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mengatakan timnya tidak terlalu memikirkan status unggulan.
Menurutnya, para pemain berusaha menjalani pertandingan satu demi satu dan tampil tanpa beban.
“Tim putri memang tidak terlalu diunggulkan tapi kami semua mau menunjukkan kalau kami bisa untuk menyumbang medali,” kata Putri dalam keterangan PBSI yang dikutip ANTARA.
Kembali Bertemu Lima Bulan Setelah Piala Uber
Indonesia dan Taiwan sebelumnya bertemu pada fase grup Piala Uber 2026 di Horsens, Denmark, 28 April lalu.
Pertandingan tersebut berlangsung ketat hingga akhirnya Indonesia menang 3-2 setelah sempat tertinggal 1-2.
Putri KW menjadi pembuka kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Chiu Pin-Chian.
Taiwan kemudian menyamakan kedudukan melalui pasangan Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu yang mengalahkan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Taiwan bahkan berbalik unggul setelah Lin Hsiang Ti menundukkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
Indonesia kemudian kembali menyamakan kedudukan melalui Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Rachel dan Febi harus melewati pertandingan tiga gim sebelum mengamankan poin untuk Indonesia.
Kedudukan menjadi 2-2 dan pemenang akhirnya ditentukan melalui partai kelima.
Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu kemenangan Indonesia.
Ia berhasil mengalahkan Huang Yu-Hsun sekaligus membawa Merah Putih menang 3-2.
Lima bulan berselang, kedua negara kembali bertemu dalam turnamen beregu.
Namun, komposisi pemain Indonesia kali ini tidak sepenuhnya sama.
Komposisi Skuad Indonesia Berubah
Ester dan Amallia tidak masuk dalam skuad Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Sementara itu, Putri KW, Dhinda, Rachel, Febi, dan Fadia kembali menjadi bagian tim.
Selain nama-nama tersebut, Indonesia membawa Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, dan Nita Violina Marwah.
Thalita menjadi salah satu pemain yang mendapat kesempatan tampil ketika Indonesia menghadapi Mongolia di babak 16 besar.
Ia berhasil menyumbangkan poin melalui kemenangan atas Kherlenbaatar Sarangua.
Pertandingan tersebut juga dimanfaatkan Thalita sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum menghadapi Taiwan.
Ia menyebut kekuatan tunggal putri Taiwan perlu mendapat perhatian karena kualitas pemainnya relatif merata.
Thalita pun menyiapkan diri dengan mempelajari video pertandingan calon lawannya.
“Saya akan pelajari video-video permainan mereka untuk bisa tampil maksimal,” ujar Thalita.
Kemenangan atas Mongolia Jadi Modal Adaptasi
Indonesia tampil meyakinkan ketika menghadapi Mongolia.
Tiga pertandingan yang dimainkan berhasil dimenangkan sehingga laga berakhir 3-0.
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia melangkah ke perempat final.
Namun, Rachel Allessya Rose menilai penampilan tim masih memiliki sejumlah bagian yang perlu diperbaiki.
Menurut Rachel, kemenangan atas Mongolia belum sepenuhnya menunjukkan permainan terbaik Indonesia.
Beberapa aspek masih perlu dievaluasi sebelum menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.
Hal itu menjadi penting karena Taiwan tidak perlu menjalani babak 16 besar setelah mendapatkan bye sebagai salah satu unggulan.
Indonesia justru harus melewati pertandingan melawan Mongolia untuk mendapatkan tiket ke delapan besar.
Perbedaan jalur tersebut membuat persiapan menjadi salah satu aspek penting bagi Indonesia menjelang pertandingan.
Perebutan Tiket Semifinal
Duel Indonesia melawan Taiwan bukan sekadar ulangan pertandingan Piala Uber.
Kali ini kedua negara memperebutkan tiket menuju semifinal Asian Games 2026.
Kedua tim juga berada di jalur undian yang sama dengan China sebagai unggulan teratas.
Baca Juga: Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kekuatan Bangladesh, Singapura, Malaysia
Karena itu, perjalanan menuju perebutan medali akan semakin berat apabila Indonesia mampu melewati Taiwan.
Bagi Indonesia, pertemuan kali ini juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan skuad setelah lima bulan berlalu sejak duel di Piala Uber.
Putri KW dan rekan-rekannya akan kembali menghadapi lawan yang pernah membuat mereka harus berjuang hingga partai kelima.
Bedanya, komposisi pemain kini berubah dan panggung pertandingan juga berbeda.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi kesempatan bagi tim beregu putri Indonesia untuk melangkah sejauh mungkin.
Setelah melewati Mongolia, Taiwan kini menjadi lawan berikutnya yang harus dihadapi untuk menjaga langkah menuju semifinal.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : jawapos.com