Ferrari Hadirkan Livery Spesial di GP Italia 2026, Terinspirasi Era Michael Schumacher

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 13:36 WIB
Ferrari memperkenalkan livery khusus sebagai bentuk penghormatan kepada Michael Schumacher yang akan digunakan di Sirkuit Monza akhir pekan ini. (Foto: Ferrari)
Ferrari memperkenalkan livery khusus sebagai bentuk penghormatan kepada Michael Schumacher yang akan digunakan di Sirkuit Monza akhir pekan ini. (Foto: Ferrari)

RADARBONANG.ID – Ferrari bakal tampil dengan nuansa berbeda saat menjalani Formula 1 GP Italia 2026 di Sirkuit Monza.

Tim legendaris asal Maranello tersebut menyiapkan livery khusus untuk dua mobil SF-26 yang akan dikendarai Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.

Bukan sekadar perubahan tampilan, desain khusus tersebut menjadi bentuk penghormatan Ferrari kepada salah satu sosok paling ikonik dalam sejarah mereka, Michael Schumacher.

Livery spesial itu diperkenalkan Ferrari pada Selasa (1/9), hanya beberapa hari setelah tim memperlihatkan race suit khusus yang akan digunakan Hamilton dan Leclerc selama akhir pekan balapan di Monza.

Baca Juga: Amazon Gabung YouTube Shopping, Kreator Kini Bisa Dapat Komisi dari Produk yang Mereka Rekomendasika

Penghormatan tersebut menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan 30 tahun sejak Schumacher bergabung dengan Ferrari pada 1996.

SF-26 Dibuat Bernuansa Ferrari Era Schumacher

Perubahan paling mencolok pada SF-26 terlihat dari komposisi warnanya.

Ferrari membuat mobil tersebut tampil dengan dominasi warna merah yang lebih kuat.

Elemen putih yang biasanya terlihat pada bagian penutup mesin dihilangkan sehingga tampilan mobil terasa lebih dekat dengan karakter Ferrari pada era sebelumnya.

Tidak hanya warna, desain nomor pembalap juga mendapatkan sentuhan khusus.

Ferrari menggunakan tipografi bernuansa retro yang mengingatkan pada gaya mobil-mobil Scuderia pada periode ketika Schumacher menjadi pusat proyek kebangkitan tim.

Namun, detail paling menarik justru berada di bagian hidung mobil.

Ferrari memasang tujuh bintang putih yang menjadi simbol tujuh gelar juara dunia Schumacher.

Lima dari tujuh gelar tersebut diraih Schumacher bersama Ferrari dalam periode dominasi luar biasa pada awal 2000-an.

Logo Schumacher Ikut Menghiasi Mobil

Penghormatan Ferrari tidak berhenti pada penggunaan warna dan angka.

Logo pribadi Schumacher juga ditempatkan pada bagian bodi SF-26.

Detail tersebut membuat hubungan antara mobil modern Ferrari dan sejarah Schumacher terasa semakin kuat.

Ferrari seolah membawa kembali sebagian atmosfer era kejayaan sang pembalap ke lintasan Monza.

Inspirasi utama desain livery tersebut berasal dari Ferrari F310, mobil yang digunakan Schumacher pada musim pertamanya bersama Scuderia Ferrari pada 1996.

F310 memiliki tempat khusus dalam sejarah hubungan Schumacher dan Ferrari karena menjadi awal dari perjalanan panjang yang kemudian menghasilkan salah satu periode paling sukses dalam sejarah Formula 1.

Monza dan Schumacher Punya Cerita Panjang

Pemilihan GP Italia sebagai lokasi penghormatan juga bukan tanpa alasan.

Monza memiliki hubungan yang sangat erat dengan Schumacher selama kariernya bersama Ferrari.

Pada 1996, musim pertamanya memperkuat Ferrari, Schumacher berhasil memenangkan GP Italia.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam fase awal proyek Ferrari bersama pembalap Jerman tersebut.

Hubungan itu kemudian semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Schumacher tercatat memenangkan GP Italia sebanyak lima kali bersama Ferrari, yakni pada 1996, 1998, 2000, 2003, dan 2006.

Catatan tersebut menempatkannya sejajar dengan Lewis Hamilton sebagai pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di Monza.

Karena itu, penghormatan Ferrari pada GP Italia 2026 terasa sangat relevan, terutama ketika salah satu mobil tersebut akan dikendarai Hamilton.

Hamilton Kini Menyamai Rekor Tujuh Gelar Schumacher

Ada simbol lain yang membuat penghormatan ini semakin menarik.

Hamilton kini juga memiliki tujuh gelar juara dunia Formula 1, jumlah yang sama dengan Schumacher.

Karena kesamaan tersebut, Hamilton akan menjalani GP Italia dengan race suit khusus yang turut menampilkan tujuh bintang sebagai simbol tujuh gelar dunia.

Leclerc juga akan menggunakan perlengkapan balap dengan tema khusus.

Race suit kedua pembalap tetap mempertahankan identitas khas Ferrari, tetapi mendapatkan tambahan detail putih, logo Schumacher, serta simbol tujuh bintang.

Dengan demikian, tema penghormatan terhadap Schumacher tidak hanya hadir pada mobil, tetapi juga melekat pada perlengkapan yang digunakan kedua pembalap Ferrari.

Tiga Mobil Bersejarah Schumacher Dipamerkan

Ferrari juga menyiapkan sejumlah kegiatan khusus untuk meramaikan akhir pekan GP Italia 2026.

Tiga mobil bersejarah yang pernah digunakan Schumacher akan dipamerkan di Monza.

Mobil tersebut antara lain Ferrari F310 1996, Ferrari 248 F1 yang digunakan pada musim terakhir Schumacher bersama Ferrari pada 2006, serta Ferrari F2002 yang dikenal sebagai salah satu mobil paling dominan dalam sejarah Formula 1.

Yang menarik, F2002 tidak hanya akan menjadi pajangan.

Mobil tersebut dijadwalkan kembali ke lintasan Monza.

Rubens Barrichello akan mengendarai F2002 pada Sabtu.

Sementara itu, Sebastian Vettel dijadwalkan menggunakan mobil tersebut untuk melakukan lap penghormatan sebelum balapan utama pada Minggu.

Vettel sendiri dikenal sebagai salah satu pengagum Schumacher sejak usia muda. Ia kemudian juga pernah menjadi pembalap Ferrari pada periode 2015 hingga 2020.

Penghormatan Hadir Saat Ferrari Memburu Mercedes

Bagi Ferrari, GP Italia tahun ini bukan hanya soal nostalgia.

Monza merupakan balapan kandang Ferrari dan selalu memiliki tekanan luar biasa karena dukungan besar dari para tifosi.

Di sisi lain, Ferrari juga masih memiliki target penting di klasemen konstruktor.

Scuderia memasuki GP Italia 2026 dengan berada di posisi kedua klasemen konstruktor dan tertinggal 87 poin dari Mercedes.

Artinya, Ferrari membutuhkan akhir pekan yang kuat jika ingin memangkas jarak dengan rivalnya tersebut.

Livery khusus memang menjadi simbol penghormatan terhadap masa lalu, tetapi setelah mobil meninggalkan garasi dan memasuki lintasan, target Ferrari tetap sama: meraih hasil maksimal.

Dari Kenangan Schumacher Menuju Performa di Monza

SF-26 dengan nuansa era Schumacher dipastikan menjadi salah satu pusat perhatian sebelum balapan dimulai.

Tujuh bintang di hidung mobil, logo Schumacher, desain retro, hingga dominasi warna merah membuat Ferrari membawa sebagian cerita masa lalu ke Formula 1 modern.

Namun, penghormatan tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri.

Ferrari kini harus membuktikan bahwa simbol kejayaan masa lalu dapat berjalan beriringan dengan ambisi mereka di era sekarang.

Hamilton dan Leclerc akan menjadi orang yang membawa SF-26 tersebut ke lintasan.

Baca Juga: Bukan Diangkat Otomatis! Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi CPNS 2027, Ini Syaratnya

Bagi Hamilton, terdapat makna tambahan karena ia juga memiliki tujuh gelar dunia dan kini menjadi salah satu pembalap dengan rekor kemenangan terbanyak di Monza.

Sementara bagi Leclerc, GP Italia selalu menjadi kesempatan untuk memberikan kebahagiaan kepada tifosi Ferrari di kandang sendiri.

Pada akhirnya, Ferrari tidak hanya ingin membuat Monza bernostalgia dengan era Schumacher.

Mereka juga ingin menjadikan akhir pekan GP Italia 2026 sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa semangat kejayaan tersebut masih hidup.

Kenangan Schumacher akan menghiasi SF-26, tetapi tantangan Ferrari berikutnya adalah mengubah simbol sejarah itu menjadi kemenangan di lintasan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : Formula1.com
Lewis Hamilton Ferrari Ferrari GP Italia 2026 Michael Schumacher Ferrari livery Ferrari Monza 2026 Formula 1 2026