Red Bull Siapkan Penampilan Spesial di Zandvoort, Helm Max dan Race Suit Hadjar Jadi Sorotan

Adib Turmudzi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 14:07 WIB
Race suit khusus Max Verstappen (kanan) dan Isack Hadjar (kiri), serta desain helm spesial yang akan digunakan Verstappen pada GP Belanda di Zandvoort. Sumber: Instagram @redbullracing.
Race suit khusus Max Verstappen (kanan) dan Isack Hadjar (kiri), serta desain helm spesial yang akan digunakan Verstappen pada GP Belanda di Zandvoort. Sumber: Instagram @redbullracing.

RADARBONAG.ID – Max Verstappen dan Isack Hadjar bakal tampil dengan perlengkapan berbeda ketika Red Bull Racing menjalani Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Zandvoort.

Menjelang kembalinya Formula 1 setelah jeda musim panas, tim asal Austria tersebut memperkenalkan race suit edisi khusus yang dirancang untuk balapan akhir pekan ini.

Bukan sekadar perubahan tampilan, perlengkapan tersebut menjadi bagian dari perayaan GP Belanda yang memiliki makna emosional.

Balapan di Zandvoort pada 2026 tercatat sebagai penyelenggaraan terakhir Grand Prix Belanda dalam kalender Formula 1 saat ini.

Setelah musim 2026 berakhir, Zandvoort tidak lagi masuk dalam kalender F1.

Karena itu, Red Bull memberikan sentuhan khusus untuk menandai momen perpisahan dengan salah satu sirkuit yang dalam beberapa tahun terakhir identik dengan Verstappen dan lautan penggemar berwarna oranye.

Baca Juga: Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Bawa Bendera Pusaka dan Naskah Proklamasi dari Monas ke Istana, Ini Rangkaian Kirab Merah Putih

Race Suit Verstappen dan Hadjar Punya Detail Berbeda

Red Bull tetap mempertahankan warna dasar gelap pada race suit khusus yang dikenakan kedua pembalap.

Namun, detailnya dibuat berbeda untuk Verstappen dan Hadjar.

Pada race suit Verstappen, aksen oranye terlihat menghiasi bagian bahu serta sisi pakaian. Warna tersebut tentu bukan pilihan sembarangan.

Oranye sudah menjadi salah satu identitas kuat Verstappen sekaligus warna yang sangat menonjol di tribune Zandvoort ketika para penggemarnya memberikan dukungan.

Sementara itu, Hadjar mendapatkan desain dengan pola dasar yang serupa. Bedanya, pembalap Prancis tersebut menggunakan aksen putih pada bagian bahu.

Perbedaan tersebut membuat kedua pembalap tetap memiliki karakter visual masing-masing meskipun sama-sama mengenakan perlengkapan khusus untuk GP Belanda.

Dengan cara tersebut, Red Bull mampu menggabungkan identitas tim dengan karakter personal kedua pembalapnya.

Nomor 3 dan 6 Dibuat Bergelombang

Salah satu detail yang cukup menarik perhatian terdapat pada nomor balap mereka.

Nomor 3 milik Verstappen dan angka 6 milik Hadjar tidak ditampilkan dengan bentuk standar.

Keduanya dirancang menggunakan bentuk bergelombang yang menjadi bagian dari konsep visual khusus untuk Zandvoort.

Detail tersebut memiliki keterkaitan dengan karakter kawasan tempat sirkuit berada.

Zandvoort merupakan wilayah pesisir Belanda, sehingga elemen bergelombang pada desain nomor balap memberikan sentuhan yang sejalan dengan suasana lokasi balapan.

Artinya, Red Bull tidak sekadar mengganti warna pada race suit. Tim juga memasukkan elemen yang memiliki hubungan dengan tempat berlangsungnya Grand Prix.

Konsep tersebut membuat perlengkapan balap menjadi bagian dari cerita perpisahan Zandvoort dengan Formula 1.

Helm Delft Blue Verstappen Juga Tidak Kalah Menarik

Race suit khusus tersebut melanjutkan kejutan visual yang sebelumnya diberikan Verstappen kepada penggemarnya.

Beberapa hari sebelum perlengkapan balap Red Bull diperkenalkan, Verstappen telah memperlihatkan helm khusus yang akan digunakannya di GP Belanda.

Helm tersebut tampil berbeda dari desain reguler yang biasa digunakan pembalap asal Belanda itu.

Warna putih dan biru mendominasi permukaannya dengan pola yang terinspirasi dari Delfts Blauw, keramik tradisional Belanda yang dikenal dengan kombinasi warna putih dan biru.

Ornamen bunga serta berbagai detail biru menghiasi bagian helm. Sementara itu, logo singa khas Verstappen tetap ditempatkan di bagian atas.

Pilihan desain tersebut terasa semakin relevan karena GP Belanda merupakan balapan kandang Verstappen.

Helm itu seolah menjadi bentuk penghormatan personal terhadap publik Belanda yang selama ini memberikan dukungan luar biasa setiap kali Formula 1 menggelar balapan di Zandvoort.

Verstappen Punya Kenangan Manis di Zandvoort

Verstappen bukan sosok asing bagi kemenangan di Zandvoort.

Sejak Grand Prix Belanda kembali ke kalender Formula 1 pada 2021, Verstappen telah tiga kali meraih kemenangan di sirkuit tersebut.

Karena GP Belanda tidak lagi tercantum dalam kalender setelah musim 2026, balapan tahun ini menjadi kesempatan terakhir Verstappen untuk sementara waktu tampil dalam sebuah Grand Prix F1 resmi di depan publik negaranya.

Situasi tersebut membuat balapan kali ini memiliki nilai yang lebih besar dibanding sekadar perebutan poin.

Bagi Verstappen, Zandvoort merupakan salah satu tempat yang memiliki atmosfer berbeda. Dukungan penggemar Belanda hampir selalu terasa kuat, terutama ketika tribun dipenuhi warna oranye.

Karena itu, desain helm dan race suit khusus terasa seperti pelengkap yang tepat untuk menutup perjalanan GP Belanda di era Formula 1 saat ini.

GP Belanda 2026 Juga Berstatus Sprint Weekend

Ada hal lain yang membuat akhir pekan di Zandvoort semakin menarik.

GP Belanda 2026 masuk dalam agenda Sprint weekend. Artinya, Verstappen dan Hadjar akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk tampil dengan perlengkapan khusus tersebut di hadapan penonton.

Bagi penggemar, bukan hanya balapan utama yang menjadi perhatian. Aktivitas sepanjang akhir pekan juga memberikan lebih banyak momen untuk melihat detail desain race suit dan helm yang telah disiapkan Red Bull.

Namun, setelah semua perhatian tertuju pada tampilan, fokus utama tentu tetap berada di lintasan.

Race suit keren dan helm unik tidak akan berarti banyak jika performa mobil tidak mampu mendukung target tim.

Verstappen Memburu Hasil, Hadjar Ingin Tunjukkan Perkembangan

Verstappen datang ke Zandvoort dengan target yang lebih besar daripada sekadar tampil berbeda.

Balapan ini menjadi salah satu kesempatan penting untuk mengawali fase lanjutan musim dengan hasil positif.

Ia tentu ingin memanfaatkan status sebagai pembalap tuan rumah untuk meraih hasil maksimal sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan kejuaraan.

Sementara itu, Hadjar menghadapi tantangan yang tidak kalah menarik.

Sebagai rekan setim Verstappen di tim utama Red Bull, ia mendapat kesempatan untuk menunjukkan perkembangan dan kemampuannya di level tertinggi Formula 1.

Zandvoort bisa menjadi panggung yang menarik bagi Hadjar.

Selain harus beradaptasi dengan tekanan membalap untuk tim besar, ia juga akan berada di tengah atmosfer luar biasa yang selama ini menjadi ciri khas GP Belanda.

Perpisahan Zandvoort Dibungkus dengan Tampilan Spesial

Kombinasi helm Delft Blue milik Verstappen dan dua race suit dengan detail berbeda membuat GP Belanda 2026 memiliki identitas visual yang kuat.

Baca Juga: Makna Kemerdekaan RI ke-81 Bagi Gen Z: Antara Realita Pendidikan, Pertarungan Algoritma, dan Tantangan Kebebasan Pers

Red Bull seolah ingin memastikan bahwa balapan terakhir Zandvoort dalam kalender F1 saat ini tidak berlalu begitu saja.

Ada warna oranye yang merepresentasikan Verstappen dan penggemarnya.

Ada warna putih pada race suit Hadjar. Ada angka balap bergelombang yang terinspirasi karakter kawasan pesisir.

Ditambah helm putih-biru dengan sentuhan Delfts Blauw, semuanya membentuk satu tema yang terasa sangat Belanda.

Namun, seluruh perhatian tersebut pada akhirnya akan kembali kepada satu pertanyaan: apakah penampilan spesial itu juga akan diikuti hasil spesial?

Verstappen memiliki kesempatan untuk menutup era GP Belanda dengan kemenangan keempatnya di Zandvoort.

Sementara Hadjar berpeluang mencuri perhatian dalam balapan yang sejak awal sudah memiliki cerita tersendiri.

Setelah seremoni, desain khusus, dan atmosfer perpisahan berakhir, hanya waktu dan performa di lintasan yang akan menentukan bagaimana Verstappen dan Hadjar menutup perjalanan Formula 1 di Zandvoort.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : grandepremio.com
Max Verstappen GP Belanda Isack Hadjar race suit Red Bull 2026 helm Max Verstappen Dutch GP 2026