Kontroversi Final Piala Dunia 2026! Lionel Messi Minta Marc Cucurella Diusir, Wasit Punya Alasan Tak Keluarkan Kartu Merah

Bihan Mokodompit • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:07 WIB
Kontroversi mewarnai final Piala Dunia 2026 saat Lionel Messi meminta Marc Cucurella dikartu merah. Namun wasit tetap membiarkan bek Spanyol itu bermain. (Sumber foto: Instagram/fabriziorom)
Kontroversi mewarnai final Piala Dunia 2026 saat Lionel Messi meminta Marc Cucurella dikartu merah. Namun wasit tetap membiarkan bek Spanyol itu bermain. (Sumber foto: Instagram/fabriziorom)

RADARBONAG.ID – Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina tidak hanya menyajikan duel sengit hingga babak perpanjangan waktu, tetapi juga memunculkan kontroversi yang ramai diperbincangkan publik sepak bola dunia.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika Lionel Messi memprotes tindakan bek Spanyol, Marc Cucurella, dan meminta wasit mengeluarkan kartu merah.

Namun, wasit Slavko Vinčić memilih tidak memberikan hukuman kepada Cucurella. 

Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat maupun suporter, terutama karena sepanjang turnamen sudah ada pemain yang menerima kartu merah akibat pelanggaran serupa.

Lantas, mengapa Cucurella tetap diizinkan melanjutkan pertandingan?

Baca Juga: Penemuan Spektakuler di Mesir! Reruntuhan Kota Kuno dan Mumi Berlidah Emas Ungkap Rahasia Peradaban 3.000 Tahun Lalu

Spanyol Juara Dunia Setelah Menang Dramatis atas Argentina

Laga final yang berlangsung di New Jersey berjalan ketat sejak menit pertama.

Spanyol tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, sementara Argentina mengandalkan pertahanan disiplin untuk meredam serangan La Roja.

Pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu setelah kedua tim gagal mencetak gol selama 90 menit.

Momentum berubah ketika gelandang Argentina Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsí, sehingga Argentina harus bermain dengan 10 orang.

Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Spanyol melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 yang memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengantarkan La Roja menjadi juara dunia.

Protes Lionel Messi kepada Wasit

Tak lama setelah Enzo Fernández diusir, terjadi adu argumen antara Lionel Messi dan Marc Cucurella.

Dalam tayangan ulang, Cucurella terlihat sempat menutupi sebagian mulutnya saat berbicara kepada Messi.

Momen itu membuat kapten Argentina langsung memberi isyarat kepada wasit agar bek Spanyol tersebut juga diberikan kartu merah.

Aksi Messi berkaitan dengan penerapan aturan baru FIFA yang menjadi perhatian sepanjang Piala Dunia 2026 mengenai tindakan menutupi mulut dalam situasi konfrontasi.

Namun setelah mengamati situasi, wasit memutuskan tidak mengambil tindakan disiplin terhadap Cucurella.

Mengapa Marc Cucurella Tidak Dikartu Merah?

Sepanjang turnamen, beberapa pemain memang sempat mendapat kartu merah karena menutupi mulut saat berbicara dalam situasi konfrontasi.

Namun, keputusan tersebut tidak diterapkan secara otomatis kepada setiap pemain yang melakukan gestur serupa.

Wasit tetap harus menilai konteks kejadian, termasuk apakah tindakan tersebut disertai ucapan yang bersifat menghina, mengancam, diskriminatif, atau memiliki unsur perilaku tidak sportif.

Dalam insiden yang melibatkan Cucurella, tayangan ulang menunjukkan bek Spanyol itu hanya menutup sebagian mulutnya selama sesaat sebelum kembali menurunkan tangannya.

Wasit menilai tindakan tersebut tidak memenuhi ambang pelanggaran yang mengharuskan pemberian kartu merah.

Karena itulah, Cucurella tetap diperbolehkan melanjutkan pertandingan hingga selesai.

Aturan FIFA Menjadi Dasar Pertimbangan Wasit

Keputusan Slavko Vinčić didasarkan pada penerapan regulasi FIFA mengenai perilaku tidak sportif.

Aturan tersebut tidak menyatakan bahwa setiap pemain yang menutupi mulut saat berbicara otomatis harus diusir dari lapangan.

Sebaliknya, wasit memiliki kewenangan untuk menilai apakah tindakan tersebut mengandung unsur pelanggaran verbal atau perilaku yang melanggar semangat sportivitas.

Sepanjang Piala Dunia 2026, terdapat beberapa insiden serupa yang menghasilkan keputusan berbeda karena masing-masing memiliki konteks yang tidak sama.

Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa protes Messi tidak mengubah keputusan wasit.

Reaksi Pengamat Sepak Bola

Insiden tersebut memicu berbagai tanggapan dari para pengamat sepak bola yang menjadi komentator pertandingan.

Mantan kapten timnas Inggris Wayne Rooney menilai tindakan Messi menunjukkan rasa frustrasi setelah Argentina kehilangan satu pemain.

Presenter BBC Sport, Gabby Logan, juga menyebut aksi Messi sebagai bentuk keputusasaan dalam situasi yang sulit bagi Argentina.

Sementara mantan kiper Inggris Joe Hart mengaku kurang menyukai tindakan tersebut karena dianggap tidak mencerminkan sportivitas.

Di sisi lain, mantan bek Inggris Micah Richards memiliki pandangan berbeda.

Baca Juga: Meta Dikabarkan Jajaki Kesepakatan AI Senilai Rp160 Triliun dengan Anthropic, Siap Masuk Bisnis Cloud Computing?

Ia menilai insiden itu tidak cukup serius untuk membuat seorang pemain diusir dari partai final Piala Dunia dan mendukung keputusan wasit yang memilih melanjutkan pertandingan.

Kontroversi yang Masih Diperdebatkan

Meski pertandingan telah usai dan Spanyol keluar sebagai juara dunia, insiden antara Messi dan Cucurella masih menjadi bahan diskusi di berbagai media dan media sosial.

Sebagian pihak menilai keputusan wasit sudah sesuai dengan regulasi FIFA karena tidak ditemukan unsur pelanggaran yang memenuhi syarat kartu merah.

Namun, ada pula yang berpendapat bahwa situasi tersebut layak ditinjau lebih lanjut agar penerapan aturan baru benar-benar konsisten di setiap pertandingan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : sportbible.com
final Piala Dunia 2026 Marc Cucurella aturan FIFA Spanyol vs Argentina lionel messi