Rodri Dinilai Jadi Solusi Ideal Real Madrid, Lalu Mengapa Florentino Pérez Belum Bergerak Merekrut Gelandang Manchester City?

Bihan Mokodompit • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 07:37 WIB
Banyak pengamat menilai Rodri adalah sosok yang paling tepat untuk memperkuat lini tengah Real Madrid. Namun hingga kini, Florentino Pérez belum bergerak. Apa sebenarnya alasan di balik sikap Los Blancos? (Sumber foto: Instagram/realmadridcommittee)
Banyak pengamat menilai Rodri adalah sosok yang paling tepat untuk memperkuat lini tengah Real Madrid. Namun hingga kini, Florentino Pérez belum bergerak. Apa sebenarnya alasan di balik sikap Los Blancos? (Sumber foto: Instagram/realmadridcommittee)

RADARBONANG.ID – Bursa transfer selalu menghadirkan berbagai spekulasi mengenai pemain yang akan bergabung dengan klub-klub elite Eropa.

Salah satu nama yang belakangan terus dikaitkan dengan Real Madrid adalah gelandang Manchester City, Rodri.

Banyak pengamat menilai pemain asal Spanyol tersebut merupakan sosok yang paling tepat untuk mengisi kekosongan di lini tengah Los Blancos setelah era Toni Kroos dan Luka Modrić.

Meski demikian, hingga saat ini Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, belum menunjukkan langkah konkret untuk mendatangkan sang gelandang.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di kalangan penggemar sepak bola. Jika Rodri dianggap sebagai solusi ideal, mengapa Real Madrid masih belum bergerak?

Baca Juga: Bukan Sekadar Olahraga di Kolam! Aqua Pilates Jadi Workout Favorit Gen Z karena Low Impact dan Efektif Menguatkan Seluruh Tubuh

Real Madrid Terus Berburu Pemain Bintang

Sejak kembali memenangkan pemilihan presiden klub, Florentino Pérez menegaskan komitmennya untuk mempertahankan tradisi menghadirkan pemain-pemain kelas dunia ke Santiago Bernabéu.

Dalam kampanyenya, bahkan terpampang spanduk besar yang menampilkan sederet rekrutan ikonik era kepemimpinannya, mulai dari Luís Figo, Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappé, dengan tulisan "to be continued" atau bersambung.

Presiden berusia 79 tahun itu juga sempat mengisyaratkan rencana mengajukan tawaran sekitar 150 juta euro untuk mendatangkan seorang pemain Galáctico baru, meski identitasnya tidak pernah diungkapkan.

Setelah kembali memimpin Real Madrid, sejumlah nama besar langsung masuk dalam daftar incaran, seperti Julián Álvarez, Michael Olise, hingga Erling Haaland yang masih disebut sebagai target jangka panjang.

Saat ditanya apakah Real Madrid masih membutuhkan penyerang baru meski sudah memiliki Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior, Florentino Pérez memberikan jawaban singkat namun penuh makna.

"Di Madrid, Anda tidak akan pernah merasa cukup memiliki pemain hebat."

Lini Tengah Justru Menjadi Titik Lemah

Di balik ambisi memburu pemain depan, banyak pihak menilai kebutuhan paling mendesak Real Madrid justru berada di sektor lini tengah.

Kepergian Toni Kroos dan Luka Modrić dalam dua musim terakhir meninggalkan ruang besar yang belum sepenuhnya terisi.

Saat ini Aurélien Tchouaméni menjadi satu-satunya gelandang bertahan murni yang dimiliki tim utama.

Meski memiliki kualitas bertahan yang baik, performanya dinilai belum mampu memberikan keseimbangan permainan seperti yang dahulu diperlihatkan Kroos maupun Modrić.

Tchouaméni juga bukan tipe gelandang yang mampu mengatur tempo permainan dari lini belakang sekaligus menjadi pusat distribusi bola.

Kondisi tersebut membuat nama Rodri terus muncul sebagai kandidat ideal untuk memperkuat sektor tengah Los Blancos.

Rodri Dinilai Memiliki Paket yang Lengkap

Rodri dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini.

Ia tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu menjadi pengatur ritme permainan, menjaga penguasaan bola, serta membantu membangun serangan dari lini belakang.

Kemampuan tersebut membuat banyak pengamat menilai Rodri sebagai sosok yang paling mendekati peran yang selama ini dimainkan Toni Kroos.

Menariknya, gagasan merekrut Rodri pertama kali justru menjadi bagian dari kampanye Enrique Riquelme, rival Florentino Pérez dalam pemilihan presiden Real Madrid.

Saat itu, Riquelme bahkan menjadikan Rodri sebagai target utama apabila dirinya terpilih memimpin klub.

Banyak pihak menilai ide tersebut merupakan salah satu program terbaik dalam kampanyenya.

Statistik Rodri Semakin Menguatkan Reputasinya

Penampilan Rodri bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, bahkan menyebut Rodri sebagai "komputer" karena kemampuannya mengendalikan jalannya pertandingan.

Sepanjang turnamen, Rodri mencatatkan 694 operan sukses, jumlah yang disebut sebagai rekor baru dalam sejarah Piala Dunia.

Tak hanya piawai mengatur permainan, ia juga menunjukkan kontribusi luar biasa dalam bertahan.

Dalam laga semifinal melawan Prancis yang dimenangkan Spanyol dengan skor 2-0, Rodri sukses mengendalikan lini tengah sekaligus meredam ancaman para pemain lawan.

Pada pertandingan tersebut, ia juga menjadi pemain dengan jarak tempuh terbanyak, mencapai 12,63 kilometer.

Statistik tersebut semakin menguatkan anggapan bahwa Rodri merupakan sosok yang mampu membawa keseimbangan permainan Real Madrid.

Masa Depan Rodri Masih Menjadi Tanda Tanya

Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, Rodri sempat ditanya mengenai masa depannya bersama Manchester City.

Ia memilih tidak memberikan jawaban pasti.

"Saya fokus menjadi pemimpin bagi tim nasional. Itulah jalan saya. Saya memahami semua rumor yang beredar, tetapi saya tidak akan menghabiskan waktu memikirkannya. Kita lihat saja setelah Piala Dunia," ujarnya.

Situasi kontraknya juga memunculkan spekulasi baru.

Rodri kini hanya memiliki sisa kontrak satu musim bersama Manchester City.

Selain itu, kepergian Pep Guardiola disebut-sebut menandai berakhirnya sebuah era di klub tersebut sehingga berbagai rumor transfer mulai bermunculan.

Pada tahun 2024, Rodri juga pernah mengakui bahwa Real Madrid merupakan klub yang sulit untuk ditolak.

Menurutnya, ketika klub dengan sejarah dan prestasi sebesar Real Madrid datang memberikan tawaran, hal tersebut selalu menjadi sesuatu yang layak dipertimbangkan.

Mengapa Florentino Pérez Belum Mengambil Langkah?

Meski berbagai faktor terlihat mendukung, hingga kini Florentino Pérez belum menunjukkan indikasi serius untuk mendatangkan Rodri.

Sejumlah laporan menyebut ada beberapa alasan yang membuat Real Madrid belum menjadikannya sebagai prioritas utama.

Pertama, Rodri dinilai bukan tipe rekrutan Galáctico yang selama ini identik dengan kebijakan Florentino Pérez.

Dalam beberapa tahun terakhir, Real Madrid lebih banyak menginvestasikan dana besar untuk pemain depan dibandingkan gelandang bertahan.

Kedua, faktor usia menjadi pertimbangan.

Rodri kini memasuki usia 30 tahun, sementara Real Madrid dalam beberapa musim terakhir lebih fokus membangun tim dengan pemain yang masih berada di awal hingga pertengahan usia 20-an.

Ketiga, riwayat cedera ligamen anterior (ACL) yang sempat dialaminya pada 2024 juga menjadi perhatian tersendiri bagi manajemen klub.

Selain itu, nilai jual Rodri diperkirakan akan terus menurun seiring bertambahnya usia, sesuatu yang biasanya menjadi pertimbangan dalam strategi investasi pemain Real Madrid.

Tak hanya faktor teknis, sejumlah pengamat juga menilai terdapat aspek politik internal klub.

Karena Rodri merupakan simbol utama kampanye Enrique Riquelme saat pemilihan presiden, Florentino Pérez disebut enggan memberikan kesan bahwa dirinya mengikuti gagasan rival politiknya.

Baca Juga: Dua Kata yang Kian Langka! Kenapa "Tolong" dan "Terima Kasih" Mulai Jarang Diucapkan, Padahal Bisa Mengubah Hubungan dengan Orang Lain

Tetap Menjadi Solusi yang Sulit Diabaikan

Terlepas dari berbagai pertimbangan tersebut, banyak analis sepak bola tetap berpendapat bahwa Rodri merupakan sosok yang paling ideal untuk memperkuat lini tengah Real Madrid.

Kemampuannya mengatur tempo permainan, menjaga keseimbangan tim, serta pengalaman bermain di level tertinggi dinilai sesuai dengan kebutuhan Los Blancos saat ini.

Apabila Real Madrid benar-benar ingin kembali mendominasi kompetisi domestik maupun Eropa, sektor lini tengah menjadi area yang harus segera diperkuat.

Dan di antara berbagai nama yang beredar di bursa transfer, Rodri masih dianggap sebagai salah satu kandidat terbaik yang mampu mengisi kekosongan besar setelah berakhirnya era Toni Kroos dan Luka Modrić.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : si.com
Manchester City Florentino Perez transfer Real Madrid Rodri Real Madrid Rodri