RADARBONAG.ID – Fenerbahce dikabarkan menjadi klub yang berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Mason Greenwood pada bursa transfer musim panas.
Klub raksasa Turki itu disebut telah mencapai kesepakatan personal dengan penyerang sayap Olympique Marseille tersebut, meski proses transfernya masih belum sepenuhnya rampung.
Kesepakatan dengan sang pemain menjadi langkah penting bagi Fenerbahce dalam upaya memperkuat lini serang menghadapi musim baru.
Namun, klub asal Istanbul itu masih memiliki pekerjaan besar untuk menyelesaikan negosiasi dengan Olympique Marseille yang tetap memasang harga tinggi bagi pemain berusia 24 tahun tersebut.
Saga transfer Greenwood pun diprediksi masih akan menjadi perhatian dalam beberapa pekan ke depan karena melibatkan sejumlah klub besar Eropa yang ikut mengincarnya.
Kesepakatan Personal Diklaim Sudah Tercapai
Kabar mengenai semakin dekatnya Greenwood ke Fenerbahce pertama kali mencuat setelah salah satu calon presiden klub, Hakan Safi, mengungkapkan klaim mengejutkan dalam kampanye pemilihan presiden klub.
Hakan Safi menyatakan bahwa dirinya telah memperoleh komitmen dari Mason Greenwood untuk bergabung dengan Fenerbahce apabila ia terpilih memimpin klub.
Menurut Safi, kesepakatan personal telah dicapai dan kontrak yang disiapkan akan mengikat Greenwood hingga Juni 2030.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola Turki karena Greenwood merupakan salah satu pemain yang tengah menjadi incaran sejumlah klub Eropa setelah tampil impresif bersama Marseille sepanjang musim lalu.
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak Fenerbahce maupun Olympique Marseille mengenai tercapainya kesepakatan transfer.
Marseille Bertahan dengan Harga Tinggi
Walaupun pembicaraan dengan sang pemain disebut berjalan lancar, Fenerbahce masih harus memenuhi tuntutan finansial Olympique Marseille.
Klub Ligue 1 tersebut dikabarkan hanya bersedia melepas Greenwood apabila ada klub yang mengajukan tawaran sekitar 50 juta euro.
Marseille merasa nilai tersebut sepadan dengan kontribusi Greenwood sejak bergabung dari Manchester United pada 2024.
Selain masih berusia muda, sang penyerang juga dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Sikap tegas Marseille membuat proses negosiasi diperkirakan tidak akan berlangsung mudah.
Fenerbahce harus memutuskan apakah bersedia memenuhi permintaan tersebut atau mencoba menurunkan harga melalui proses negosiasi lanjutan.
AS Roma Siap Ganggu Rencana Fenerbahce
Persaingan mendapatkan Mason Greenwood tidak hanya datang dari Fenerbahce.
Klub Serie A, AS Roma, juga terus memantau situasi dan dikabarkan siap masuk dalam perburuan.
Tim asal ibu kota Italia itu disebut sedang menyiapkan proposal senilai 45 juta euro untuk memboyong Greenwood ke Liga Italia.
Meski nilai tersebut masih berada di bawah harga yang diminta Marseille, kehadiran Roma dapat membuat proses negosiasi menjadi semakin kompetitif.
Jika Roma meningkatkan nilai tawarannya atau Marseille bersedia melakukan kompromi, peluang Greenwood berlabuh ke Italia masih terbuka lebar.
Situasi ini membuat Fenerbahce tidak bisa berlama-lama apabila ingin memastikan transfer sang pemain benar-benar terwujud sebelum kompetisi baru dimulai.
Manchester United Berpotensi Mendapat Dana Tambahan
Transfer Greenwood juga menjadi perhatian Manchester United, meskipun klub Premier League tersebut tidak lagi memiliki hak atas pemain itu.
Saat menjual Greenwood ke Olympique Marseille pada musim panas 2024, Manchester United menyisipkan klausul sell-on clause sebesar 40 persen dari keuntungan penjualan di masa depan.
Artinya, apabila Marseille berhasil menjual Greenwood dengan nilai sesuai permintaan mereka, Manchester United akan menerima pemasukan tambahan dalam jumlah yang cukup besar.
Dana tersebut berpotensi membantu Setan Merah meningkatkan anggaran transfer untuk mendatangkan pemain baru pada musim ini.
Klausul semacam ini memang kerap digunakan klub sebagai bentuk perlindungan ketika melepas pemain muda yang masih memiliki nilai jual tinggi di masa depan.
Performa Greenwood Kembali Menarik Minat Klub Elite
Mason Greenwood berhasil menghidupkan kembali kariernya bersama Olympique Marseille setelah meninggalkan Manchester United.
Sepanjang musim lalu, ia menunjukkan performa yang konsisten dengan kontribusi gol dan assist yang membuatnya kembali masuk radar sejumlah klub papan atas Eropa.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, penyelesaian akhir yang tajam, serta fleksibilitas bermain di beberapa posisi lini depan menjadi alasan mengapa Greenwood kembali diminati banyak klub.
Fenerbahce melihat Greenwood sebagai sosok yang dapat meningkatkan kualitas serangan sekaligus membawa pengalaman bermain di level tertinggi Eropa.
Di sisi lain, Marseille tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual pemainnya.
Dengan kontrak yang masih berlaku, klub Prancis itu memiliki kendali penuh dalam menentukan masa depan sang pemain.
Apabila tidak ada klub yang mampu memenuhi nilai transfer yang diinginkan, Marseille diperkirakan tidak akan keberatan mempertahankan Greenwood untuk musim berikutnya.
Sementara itu, Fenerbahce terus berupaya menyelesaikan negosiasi agar kesepakatan personal yang telah tercapai dapat segera berlanjut menjadi transfer resmi.
Dengan persaingan dari AS Roma dan nilai transfer yang masih menjadi penghalang utama, masa depan Mason Greenwood diperkirakan akan menjadi salah satu saga transfer yang paling menarik untuk diikuti hingga penutupan bursa transfer musim panas.
Editor : Muhammad Azlan Syah