Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

LaNyalla Hadir di Rakernas KONI, Sinyal Muaythai Indonesia Siap Naik Kelas dalam Peta Olahraga Prestasi Nasional

Bihan Mokodompit • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:36 WIB
Kehadiran LaNyalla di Rakernas KONI bukan sekadar formalitas. Banyak pihak menilai ini jadi sinyal kuat bahwa Muaythai Indonesia sedang bersiap naik level menuju kekuatan baru olahraga nasional. (Ilustrasi cabang olahraga Muaythai: AI)
Kehadiran LaNyalla di Rakernas KONI bukan sekadar formalitas. Banyak pihak menilai ini jadi sinyal kuat bahwa Muaythai Indonesia sedang bersiap naik level menuju kekuatan baru olahraga nasional. (Ilustrasi cabang olahraga Muaythai: AI)

RADARBONAG.ID — Kehadiran AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2026 menjadi perhatian besar di tengah agenda penting olahraga nasional yang berlangsung di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, pada 21–22 Mei lalu.

Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) itu hadir bersama Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim dan Wakil Ketua Umum PBMI Bidang Prestasi RM Evi Silviadi.

Momen tersebut dinilai bukan sekadar kehadiran seremonial biasa. Banyak pihak melihatnya sebagai sinyal kuat bahwa Muaythai Indonesia tengah bersiap naik kelas dalam peta olahraga prestasi nasional.

Rakernas KONI 2026 sendiri menjadi forum strategis yang membahas arah pembinaan olahraga Indonesia ke depan.

Baca Juga: Dua Pemain Asing Persebaya Resmi Berpisah, Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes Ucap Salam Perpisahan yang Bikin Bonek Sedih

Sejumlah agenda besar turut dibahas, termasuk penetapan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

Di tengah forum penting itu, kehadiran LaNyalla memperlihatkan komitmen PBMI dalam memastikan Muaythai Indonesia masuk dalam prioritas penguatan olahraga prestasi nasional.

Muaythai Indonesia Terus Tunjukkan Perkembangan Positif

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Muaythai Indonesia memang terbilang cukup pesat.

Cabang olahraga bela diri asal Thailand tersebut mulai menunjukkan peningkatan kualitas, baik dari sisi pembinaan maupun prestasi atlet.

Berbagai daerah kini aktif mengembangkan pembinaan atlet melalui dukungan organisasi di tingkat pusat dan provinsi.

Kompetisi nasional juga semakin rutin digelar untuk menjaga regenerasi atlet muda.

Prestasi di ajang internasional menjadi modal penting bagi Muaythai Indonesia untuk memperkuat eksistensinya sebagai salah satu cabang olahraga potensial.

Kondisi inilah yang membuat banyak pihak mulai melihat Muaythai bukan lagi sekadar cabang alternatif, melainkan olahraga yang memiliki masa depan besar dalam ekosistem olahraga prestasi Indonesia.

Kehadiran LaNyalla dalam Rakernas KONI mempertegas arah penguatan tersebut.

LaNyalla hadir di Rakernas KONI tidak hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa pesan konsolidasi nasional untuk memperkuat posisi PBMI dalam pembangunan olahraga Indonesia.

Konsolidasi Nasional Jadi Kunci Penguatan Prestasi

Langkah konsolidasi dinilai sangat penting agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

PBMI saat ini disebut terus fokus membangun sistem pembinaan yang tidak hanya mengejar prestasi jangka pendek, tetapi juga menciptakan fondasi kuat bagi regenerasi atlet masa depan.

Selain pembinaan teknis atlet, peningkatan kualitas pelatih dan penguatan kompetisi nasional juga menjadi perhatian utama organisasi.

Dengan sistem yang lebih terstruktur, target prestasi internasional diharapkan dapat dicapai secara konsisten.

Rakernas KONI menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarcabang olahraga, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional.

Pemerintah Dorong Penguatan Olahraga Prestasi

Rakernas KONI 2026 dibuka langsung oleh Taufik Hidayat selaku Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI, Diana Kusumastuti.

Dalam sambutannya, Taufik Hidayat berharap forum Rakernas mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen olahraga nasional.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet Indonesia.

Selain pembinaan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur olahraga juga menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya prestasi internasional.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menegaskan bahwa olahraga kini memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.

Ia menyebut Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi bagian dari program strategis nasional untuk mendukung visi pembangunan olahraga Indonesia.

“PON adalah program strategis nasional dalam mewujudkan sasaran Asta Cita Presiden Prabowo di bidang olahraga,” ujar Marciano Norman.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan olahraga prestasi kini menjadi agenda besar negara.

PBMI Siapkan Langkah Besar Menuju Level Dunia

Bagi PBMI, situasi ini menjadi peluang penting untuk mempercepat lompatan prestasi Muaythai Indonesia di level internasional.

Baca Juga: Dugaan Ledakan Pabrik PT Merak Chemical Indonesia Bikin Warga Cilegon Sesak dan Iritasi Mata

Kehadiran LaNyalla di Rakernas KONI juga dinilai membawa pesan bahwa PBMI siap mengambil peran lebih besar dalam pembangunan olahraga nasional.

Organisasi kini fokus memperkuat kualitas atlet, memperluas pembinaan daerah, dan membangun sistem kompetisi yang lebih kompetitif.

Dengan strategi tersebut, Muaythai Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat dunia.

Optimisme itu sejalan dengan semangat penguatan olahraga prestasi yang saat ini tengah dibangun pemerintah.

Melalui momentum konsolidasi nasional ini, kehadiran LaNyalla menjadi penanda bahwa PBMI serius membawa Muaythai Indonesia menuju babak baru.

Babak ketika Muaythai tidak lagi dipandang sebagai olahraga pelengkap, tetapi sebagai salah satu kekuatan masa depan olahraga prestasi Indonesia.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#LaNyalla Mattalitti #Rakernas KONI 2026 #Muaythai Indonesia #PBMI #olahraga prestasi Indonesia