RADARBONANG.ID – Keputusan Mohamed Salah untuk menolak tawaran dari Liga Pro Saudi menjadi sorotan besar di dunia sepak bola.
Di tengah gelombang pemain top yang tergoda kontrak fantastis dari Timur Tengah, bintang asal Mesir itu justru memilih tetap bertahan di kompetisi Eropa.
Langkah ini mempertegas bahwa ambisi kompetitif masih menjadi prioritas utama Salah, meski ia memiliki peluang untuk meraih keuntungan finansial yang jauh lebih besar.
Akhir Perjalanan Panjang di Liverpool
Setelah hampir satu dekade memperkuat Liverpool FC, Salah dikabarkan akan mengakhiri masa baktinya di Anfield.
Baca Juga: Dipecat Cepat, Apakah Pelatih Selalu Dapat Kompensasi Penuh? Ini Fakta di Balik Kontrak Sepak Bola
Selama sembilan tahun, ia menjadi ikon klub dan salah satu pemain paling konsisten di Eropa.
Meski kontraknya sebenarnya masih berlaku hingga 2027, pihak klub disebut siap melepasnya pada bursa transfer mendatang.
Situasi ini membuat masa depan Salah menjadi salah satu topik paling panas di pasar transfer.
Cedera yang Sempat Picu Spekulasi
Beberapa waktu lalu, Salah mengalami cedera hamstring saat menghadapi Crystal Palace FC.
Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa ia telah memainkan pertandingan terakhirnya bersama Liverpool.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa ia berpeluang kembali sebelum musim berakhir.
Hal ini membuka kemungkinan bagi Salah untuk berpamitan secara langsung kepada para pendukung setia The Reds.
Godaan Besar dari Timur Tengah
Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi активно membangun kekuatan sepak bolanya dengan mendatangkan pemain bintang dunia.
Salah menjadi salah satu target utama karena popularitas global dan performa yang tetap stabil.
Bahkan, ia disebut-sebut sebagai kandidat ideal untuk menggantikan Cristiano Ronaldo di Al-Nassr FC.
Namun, meski tawaran finansial yang diajukan sangat besar, Salah memilih untuk tidak mengambil jalan tersebut.
Ia masih ingin bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Fenerbahce Jadi Kandidat Mengejutkan
Di tengah spekulasi yang berkembang, Fenerbahçe SK muncul sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan Salah.
Menurut laporan media Turki, klub tersebut telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan agen sang pemain.
Dalam negosiasi itu, Salah dikabarkan menginginkan gaji sekitar £333.000 per minggu—angka yang mendekati penghasilannya saat ini.
Fenerbahce sendiri tengah membangun skuad ambisius dengan mendatangkan sejumlah pemain top.
Nama-nama seperti Ederson Moraes, Leroy Sané, hingga N'Golo Kanté disebut masuk dalam proyek besar klub tersebut.
Kondisi ini membuat peluang transfer Salah ke Turki semakin realistis, sekaligus menjadi kejutan besar jika benar terjadi.
Banyak Klub Besar Ikut Mengintai
Meski Fenerbahce menjadi kandidat kuat, sejumlah klub elite Eropa juga terus memantau situasi Salah.
AS Roma disebut sebagai salah satu opsi menarik, mengingat sejarah Salah di klub tersebut.
Selain itu, FC Barcelona dan Paris Saint-Germain juga dikabarkan tertarik.
Tak ketinggalan, Real Madrid CF dan AC Milan turut masuk dalam daftar peminat.
Dengan banyaknya pilihan, masa depan Salah menjadi semakin sulit diprediksi.
Ambisi Masih Jadi
Keputusan Salah menolak Liga Arab Saudi menunjukkan bahwa ia belum ingin meninggalkan persaingan di level tertinggi.
Di usia yang masih kompetitif, ia diyakini masih mampu memberikan kontribusi besar di liga top Eropa.
Langkah ini juga memperlihatkan bahwa tidak semua pemain tergoda oleh faktor finansial semata.
Baca Juga: Aturan Pajak Baru 2026: Tak Semua Kendaraan Wajib Bayar, Tapi Ada Kejutan
Bagi Salah, prestasi dan tantangan tampaknya masih menjadi tujuan utama.
Menunggu Keputusan Akhir
Hingga saat ini, Salah belum memberikan pernyataan resmi mengenai klub barunya.
Hal ini membuat spekulasi terus berkembang di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola.
Yang jelas, keputusan besar yang akan diambilnya tidak hanya menentukan masa depan karier pribadi, tetapi juga akan memengaruhi peta kekuatan klub di Eropa.
Editor : Muhammad Azlan Syah