RADARBONANG.ID – Nama Cesc Fabregas tengah menjadi sorotan di kancah sepak bola Eropa.
Kesuksesannya bersama Como 1907 membuat pelatih muda asal Spanyol itu kini masuk radar sejumlah klub besar.
Performa impresif Como sepanjang musim di Serie A menjadi alasan utama meningkatnya reputasi Fabregas.
Klub yang sebelumnya tidak diunggulkan kini justru mampu bersaing di papan atas klasemen.
Dengan posisi kelima sementara, Como bahkan membuka peluang untuk tampil di Liga Champions UEFA musim depan. Selisih poin yang tipis dengan Juventus semakin mempertegas konsistensi tim racikan Fabregas.
Performa Gemilang Jadi Daya Tarik
Kesuksesan Como tak lepas dari pendekatan taktik Fabregas yang disiplin, fleksibel, dan efektif.
Ia mampu memaksimalkan potensi pemain muda sekaligus menjaga stabilitas tim di tengah ketatnya persaingan.
Pencapaian ini membuat sejumlah klub mulai meliriknya sebagai kandidat pelatih baru.
Salah satu yang sudah dipastikan akan melakukan perubahan adalah AFC Bournemouth, setelah Andoni Iraola mengumumkan akan mundur di akhir musim.
Nama Fabregas pun masuk dalam daftar pelatih potensial yang dipertimbangkan oleh beberapa klub Eropa untuk musim depan.
Fokus ke Level Klub
Meski diminati banyak pihak, Fabregas menegaskan bahwa dirinya belum tertarik untuk menangani tim nasional, termasuk Timnas Italia.
Ia mengaku masih menikmati peran sebagai pelatih klub yang terlibat langsung dalam aktivitas harian tim.
“Melatih tim nasional Italia? Mungkin suatu hari nanti, tetapi untuk sekarang saya terlalu seorang pelatih klub. Saya butuh berada di lapangan setiap hari bersama pemain, mempersiapkan pertandingan. Bekerja untuk tim nasional akan sedikit membosankan bagi saya saat ini,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa fokus Fabregas saat ini sepenuhnya tertuju pada pengembangan tim di level klub, bukan tim nasional.
Italia Masih Cari Pelatih Ideal
Di sisi lain, Timnas Italia tengah berada dalam fase transisi. Kursi pelatih menjadi kosong setelah Gennaro Gattuso mundur menyusul kegagalan tim lolos ke Piala Dunia.
Situasi ini menjadi tantangan besar bagi federasi sepak bola Italia untuk menemukan sosok pelatih yang tepat dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Italia sempat meraih kejayaan bersama Roberto Mancini dengan menjuarai UEFA Euro 2020.
Namun, kegagalan tampil di Piala Dunia FIFA 2022 menjadi pukulan telak.
Terakhir kali Italia tampil di Piala Dunia adalah pada 2014 di bawah asuhan Cesare Prandelli.
Baca Juga: Neymar Jr Kian Dekat ke FC Cincinnati, Negosiasi Masuk Tahap Serius
Tantangan Besar di Depan Mata
Saat ini, Italia dituntut untuk segera bangkit dan kembali ke level kompetitif.
Target jangka pendek adalah tampil solid di kompetisi Eropa, sementara target besar adalah kembali ke panggung Piala Dunia, termasuk edisi mendatang.
Pemilihan pelatih menjadi faktor krusial dalam menentukan arah masa depan tim.
Di tengah situasi tersebut, nama Fabregas tetap menjadi perhatian. Meski menolak peluang saat ini, performanya bersama Como menunjukkan potensi besar sebagai pelatih top Eropa di masa depan.
Jika konsistensi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Fabregas akan menjadi salah satu nama besar di dunia kepelatihan dalam beberapa tahun ke depan.
Editor : Muhammad Azlan Syah