Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Era Baru Siaran Bola, FIFA Buka Akses Konten Lewat YouTube dengan Cara Seperti Ini

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 20 Maret 2026 | 15:00 WIB

FIFA jalin kerja sama dengan YouTube untuk perluas akses ke konten Piala Dunia tahun ini.
FIFA jalin kerja sama dengan YouTube untuk perluas akses ke konten Piala Dunia tahun ini.

RADARBONANG – Menjelang gelaran Piala Dunia FIFA 2026, FIFA resmi menggandeng YouTube sebagai “platform pilihan” untuk memperluas distribusi konten turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis FIFA dalam merespons perubahan lanskap media yang semakin digital, tanpa mengganggu kepemilikan hak siar utama yang tetap berada di tangan penyiar resmi.

Melalui kerja sama tersebut, YouTube akan menjadi ruang alternatif bagi penggemar untuk menikmati beragam konten, mulai dari cuplikan pertandingan berdurasi lebih panjang, tayangan di balik layar, hingga materi eksklusif dari arsip resmi FIFA.

Kanal yang tergabung dalam kategori “Mitra Media” akan memperoleh akses khusus terhadap materi tersebut untuk diolah menjadi konten kreatif.

Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Cara Menyaksikan Live Streaming dari YouTube Bosscha

Bahkan, mereka diperbolehkan menayangkan 10 menit pertama pertandingan secara langsung di YouTube.

Setelah durasi itu berakhir, penonton akan diarahkan untuk melanjutkan tayangan melalui platform resmi pemegang hak siar.

Menariknya, dalam kondisi tertentu, FIFA juga membuka peluang bagi mitra untuk menyiarkan pertandingan secara penuh di YouTube.

Fleksibilitas ini dinilai membuka ruang eksperimen baru dalam distribusi konten olahraga di era digital.

Tak hanya soal distribusi, kerja sama ini juga menghadirkan peluang monetisasi baru.

Media dan kreator dapat memanfaatkan berbagai sudut kamera serta rekaman resmi untuk menghasilkan konten analisis, highlight, hingga program tematik.

Bahkan, kreator di luar program mitra disebut tetap mendapat akses terbatas ke arsip digital FIFA, meski detail skema ini belum sepenuhnya diungkap.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting untuk menjangkau audiens global yang kini semakin terfragmentasi di berbagai platform digital.

Adapun turnamen Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Kolaborasi FIFA dan YouTube ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan siaran olahraga tidak lagi hanya bertumpu pada televisi, tetapi juga platform digital yang lebih fleksibel, interaktif, dan dekat dengan generasi baru penonton. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#digital #konten #fifa #piala dunia