Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

FIFA Siap Ubah Format Piala Dunia Antarklub Jadi 48 Tim Menjawab Protes Klub Besar Seperti Manchester United dan Barcelona

Muhammad Azlan Syah • Senin, 23 Februari 2026 | 14:09 WIB

Barcelona karena absen di edisi 2025, FIFA berencana memperluas turnamen menjadi 48 tim agar lebih inklusif dan menarik.
Barcelona karena absen di edisi 2025, FIFA berencana memperluas turnamen menjadi 48 tim agar lebih inklusif dan menarik.

RADARBONANG.ID - Organisasi sepak bola dunia FIFA tengah mempertimbangkan perubahan besar pada format Piala Dunia Antarklub setelah edisi terbaru kompetisi menuai kritik dari beberapa klub besar Eropa.

Protes dari tim-tim terkenal seperti Manchester United dan FC Barcelona menjadi pemicu utama wacana reformasi kompetisi yang akan digelar setiap empat tahun ini.

Piala Dunia Antarklub versi terbaru baru saja menyelesaikan edisi perdananya di Amerika Serikat, di mana Chelsea tampil sebagai juara setelah menaklukkan lawan-lawan kuat dalam perjalanan turnamen.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Kuskus Beruang Sulawesi, Satwa Endemik Langka yang Kini Terancam Punah akibat Deforestasi dan Perburuan Liar

Namun, gelaran ini juga ditandai dengan absennya beberapa klub besar dunia — termasuk Man United dan Barcelona — yang tidak lolos ke kompetisi karena sistem kualifikasi dan kuota peserta yang terbatas.

Kritik Klub Besar dan Tekanan Perubahan

Ketidakhadiran klub raksasa seperti Man United dan Barcelona dalam edisi 2025 menuai reaksi keras dari kalangan penggemar, media, serta internal klub itu sendiri.

Keduanya bersama dengan Liverpool disebut-sebut kecewa karena format 32 tim dinilai tidak memadai untuk mencakup semua juara kompetisi tingkat benua yang layak ikut serta.

Menurut laporan media internasional seperti The Guardian, FIFA saat ini terbuka terhadap kemungkinan memperluas jumlah peserta kompetisi dari 32 tim menjadi 48 tim pada edisi mendatang — kemungkinan besar pada turnamen 2029 — sehingga memberikan peluang lebih besar bagi klub-klub besar yang sebelumnya absen untuk ikut ambil bagian.

Perluasan format ini juga bertujuan untuk mengimbangi tekanan dari klub Eropa yang mencatatkan penonton dan nilai komersial tinggi bagi turnamen internasional.

Lebih banyak tim besar Eropa dipastikan dapat meningkatkan daya tarik global kompetisi, baik dari segi tontonan maupun sponsor utama.

Fokus Inklusivitas dan Representasi Klub

Rencana untuk mengubah format menjadi 48 tim dipandang sebagai langkah strategis untuk membuat kompetisi lebih representatif.

Menurut sumber yang sama, UEFA — badan sepak bola Eropa — telah menyetujui proposal ini meski sempat ada kekhawatiran bahwa format besar itu bisa berdampak terhadap kalender kompetisi Eropa.

Dengan jumlah peserta yang bertambah, jumlah slot untuk klub dari konfederasi Eropa (UEFA) juga diprediksi meningkat, memberikan peluang bagi klub-klub yang punya sejarah kuat di kancah internasional.

Selain itu, federasi dari benua lain seperti CONMEBOL, CAF, AFC, CONCACAF, dan OFC juga akan mendapat kesempatan memperluas keterwakilan mereka di panggung global melalui Arena Piala Dunia Antarklub.

Sejarah & Kontroversi Terbaru

Piala Dunia Antarklub 2025 merupakan edisi pertama dengan format 32 tim dan berlangsung di Amerika Serikat dari pertengahan Juni hingga pertengahan Juli.

Kompetisi ini menampilkan klub-klub terbaik dari enam konfederasi benua, tetapi dinilai oleh beberapa pihak kurang mampu menampung semua klub elite dunia yang selama ini menjadi ikon sepak bola global.

Perlu dicatat bahwa kompetisi tingkat klub global sebelumnya juga sempat menimbulkan kontroversi tambahan, termasuk soal jadwal yang padat dan distribusi hadiah yang menjadi sorotan beberapa klub karena dianggap kurang adil bagi peserta yang lebih kecil.

Walaupun jumlah total hadiah bagi pemenang mencapai angka besar, sejumlah klub merasa bahwa distribusi solidaritas finansial seharusnya lebih adil untuk federasi yang kurang mampu.

Respons FIFA terhadap Kritik

FIFA sendiri belum memberikan pengumuman resmi detail terkait perubahan format ini, namun sumber dari media internasional mengungkap bahwa organisasi sepak bola dunia tersebut sedang aktif berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk konfederasi dan klub, tentang bagaimana sistem yang lebih baik bisa diterapkan di masa depan.

Baca Juga: Menguak Legenda Ronteg Singo Ulung Bondowoso: Dari Kisah Singa Putih hingga Warisan Budaya Nasional

Meski detail tentang jumlah slot per konfederasi, tanggal kompetisi, dan struktur pertandingan belum diumumkan, langkah ini dipandang sebagai respons yang berdasar pada kritik klub besar serta upaya FIFA untuk menjaga relevansi kompetisi di mata para pendukung sepak bola global.

Di sisi lain, perubahan ini juga akan berkonsekuensi pada kalender global sepak bola, termasuk jadwal liga domestik, Liga Champions, Liga Konferensi, hingga turnamen regional yang harus disinkronkan secara lebih matang untuk menghindari kelelahan pemain.

Perubahan besar seperti ini menjadi tantangan logistik tersendiri namun diyakini dapat mendukung pertumbuhan kompetisi sepak bola global secara berkelanjutan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#FIFA Club World Cup #piala dunia antarklub #Manchester United #perubahan format Piala Dunia Antarklub #barcelona