RADARBONANG.ID – Nasib wakil Italia di UEFA Champions League musim ini berada di ujung tanduk.
Setelah leg pertama playoff 16 besar, tiga klub Serie A yakni Inter Milan, Juventus, dan Atalanta BC semua menelan kekalahan, sehingga peluang mereka lolos ke babak 16 besar makin tipis dan membuat Italia terancam kehilangan seluruh wakilnya di kompetisi top Eropa.
Kekalahan Memalukan di Leg Pertama
Babak playoff Liga Champions pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB memperlihatkan performa yang mengecewakan dari tim-tim Italia.
Inter Milan menjadi korban terbaru ketika mereka takluk 1-3 dari wakil Norwegia FK Bodø/Glimt di Aspmyra Stadion.
Gol-gol Bodo/Glimt dicetak oleh Sondre Brunstad Fet, Jens Petter Hauge, dan Kasper Hogh, sementara Inter hanya bisa membalas satu lewat Pio Esposito.
Kekalahan ini membuat Nerazzurri berada dalam tekanan besar menjelang leg kedua di Giuseppe Meazza.
Mereka wajib menang dengan selisih minimal dua gol agar bisa membalikkan defisit agregat dan lolos ke babak 16 besar.
Prestasi Negatif Juventus dan Atalanta
Sebelumnya, klub besar Italia yaitu Juventus juga mengalami malam yang kelam. Dalam leg pertama playoff, Juventus dibantai 2-5 oleh Galatasaray SK di Rams Park, Istanbul.
Dan situasi semakin rumit setelah seorang pemain Juventus, Juan Cabal, menerima kartu merah dan dipastikan absen pada leg kedua.
Sementara itu, Atalanta BC juga tak berkutik saat menghadapi Borussia Dortmund. Atalanta kalah 0-2 di Dortmund sehingga harus mengejar ketertinggalan di leg kedua.
Ancaman Habisnya Wakil Italia
Dengan Napoli yang sebelumnya sudah tersingkir lebih dulu di fase grup, tiga kekalahan beruntun di leg pertama playoff membuat nasib wakil Italia kian suram.
Jika performa ini berlanjut di leg kedua, bukan tidak mungkin Serie A akan kehilangan seluruh wakilnya di fase 16 besar Liga Champions musim ini — sesuatu yang jarang terjadi dan mencerminkan penurunan prestasi klub-klub Italia di kompetisi Eropa elit.
Musim lalu pun hanya satu wakil Italia yang lolos langsung dari fase grup ke babak 16 besar, yakni Inter Milan, sementara klub lainnya harus melalui jalur playoff.
Kondisi ini menunjukkan tren yang kurang menggembirakan bagi sepak bola Italia di kancah Eropa.
Tantangan Berat di Leg Kedua
Leg kedua playoff 16 besar dijadwalkan berlangsung pada 25 dan 26 Februari 2026. Tiga tim Italia menghadapi tugas berat untuk membalikkan hasil buruk di leg pertama.
Inter Milan harus menang dengan skor besar di kandang sendiri jika ingin mempertahankan asa mereka di Liga Champions.
Juventus, dengan satu pemain absen akibat kartu merah, menghadapi rintangan ekstra dalam leg kedua melawan Galatasaray. Sementara itu, Atalanta harus mengejar defisit dua gol di hadapan pendukung sendiri.
Dampak Kekalahan Pada Masa Depan Serie A
Jika semua tim Italia gagal lolos ke fase 16 besar, dampaknya berpotensi lebih luas daripada sekadar eliminasi di kompetisi musim ini.
Posisi Italia dalam koefisien asosiasi UEFA — yang menentukan jumlah slot klub di Liga Champions — bisa ikut terdampak negatif.
Hal ini memperlihatkan bahwa performa buruk di kompetisi Eropa tidak hanya berdampak pada klub, tetapi juga pada reputasi liga domestik di pentas internasional.
Leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 menjadi mimpi buruk bagi wakil Italia. Kekalahan Inter Milan, Juventus, dan Atalanta telah menempatkan ketiga tim tersebut dalam tekanan besar untuk leg kedua jika ingin melaju ke babak 16 besar.
Italia kini menghadapi risiko tersingkir total dari kompetisi elit Eropa — sebuah situasi yang jarang terjadi dan menimbulkan keprihatinan bagi para penggemar sepak bola Serie A.
Editor : Muhammad Azlan Syah