RADARBONANG.ID - Manajer Crystal Palace Oliver Glasner memastikan akan meninggalkan klub Liga Inggris itu pada akhir musim ini saat kontraknya berakhir.
Keputusan ini muncul di tengah spekulasi yang kuat tentang masa depannya dan keterkaitannya dengan posisi pelatih di klub lain, termasuk Manchester United.
Glasner, pelatih berkebangsaan Austria, belum akan memperpanjang kontraknya di Selhurst Park.
Ia memberi tahu klub sejak Oktober lalu mengenai keinginannya untuk mencari tantangan baru, namun menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan musim dengan hasil terbaik bersama Palace.
Baca Juga: Waspada! Kamera Ponsel Bisa Diretas Hacker untuk Rekam Aktivitas, Begini Cara Lindungi Dirimu
Keputusan Sudah Diambil Beberapa Bulan Lalu
Menurut pernyataan klub, Glasner sudah memberitahukan niatnya untuk tidak memperpanjang kontrak sejak beberapa bulan lalu.
Ia dan ketua klub, Steve Parish, sepakat agar berita tersebut tetap menjadi informasi internal sampai waktu yang tepat untuk diumumkan ke publik.
“Keputusan tersebut sudah diambil beberapa bulan lalu, saat sesi internasional di Oktober,” ujar Glasner kepada media.
Ia mengatakan bahwa pengumuman ini penting agar seluruh tim, staf, dan suporter mendapatkan kejelasan tentang masa depan manajer mereka.
Glasner bergabung dengan Palace pada 2024 dan membawa klub memenangkan FA Cup — trofi besar pertama dalam sejarah klub — serta Community Shield musim lalu.
Keberhasilan itu membuatnya menjadi sosok populer dan dihormati, tetapi kini ia merasa waktunya mencari tantangan baru setelah hampir dua musim menangani tim London Selatan.
Rumor Kuat Terkait Manchester United
Kepastian kepergian Glasner memicu banyak spekulasi tentang masa depannya.
Salah satu nama yang paling sering dikaitkan dengannya adalah Manchester United, yang kini sedang dalam fase pencarian pelatih permanen setelah pemecatan pelatih sebelumnya.
Rumor ini semakin ramai setelah United mengalami perubahan manajerial belakangan ini.
Namun, Glasner menegaskan bahwa hingga kini ia belum berbicara dengan klub manapun mengenai peluang berikutnya.
Fokusnya masih pada tugas saat ini untuk membantu Crystal Palace menyelesaikan musim dengan performa terbaik dan mungkin menambah trofi di koleksi klub.
Dampak Kepergian dan Tantangan Klub
Keputusan Glasner meninggalkan Palace tentu memiliki implikasi besar bagi klub.
Palace saat ini berada di posisi menengah klasemen Liga Inggris dan juga tampil di kompetisi UEFA Conference League.
Pergantian manajer di akhir musim berarti klub akan menghadapi musim yang penuh dinamika, termasuk pencarian pelatih baru yang tepat untuk melanjutkan pembangunan tim.
Selain itu, isu pemain besar seperti sang kapten Marc Guehi juga tengah menjadi sorotan karena sedang dirumorkan akan pindah ke klub lain seperti Manchester City pada akhir musim.
Pergantian sosok penting seperti pelatih dan pemain bintang dalam satu musim bisa membawa tantangan besar bagi The Eagles ke depan.
Baca Juga: KPK Yakin Kantongi Bukti Aliran Uang dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Fokus Selesaikan Musim Dengan Baik
Glasner menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena hasil di bursa transfer atau situasi lainnya.
Ia mengatakan ingin tetap berkonsentrasi pada musim berjalan dan menyelesaikannya dengan titik terbaik, mengincar rekor poin tertinggi dalam sejarah klub.
“Saya mengatakan kepada para pemain dan staf bahwa ini saatnya mendapatkan kejelasan, dan kami akan bekerja keras untuk meraih hal terbaik musim ini,” tambah Glasner.
Sekarang, Crystal Palace harus mulai mencari pengganti yang tepat untuk menjaga momentum tim ketika masa depan manajer asal Austria itu segera berakhir di bulan Juni nanti.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah