RADARBONANG.ID – Kontingen Indonesia memperlihatkan taringnya di ajang SEA Games 2025 Thailand setelah atlet muda Diva Renatta Jayadi mencetak prestasi gemilang di nomor lompat galah putri.
Dalam penampilan impresifnya di Supachalasai National Stadium, Bangkok, Diva tidak hanya merebut medali emas tetapi juga memecahkan rekor SEA Games sekaligus mempersembahkan medali emas ke-13 bagi Tim Merah Putih.
Diva berhasil mencatatkan lompatan setinggi 4,35 meter, unggul atas pesaing-pesaingnya dari negara lain dan menetapkan batas prestasi baru dalam sejarah cabang atletik nomor lompat galah putri di SEA Games.
Catatan ini sekaligus melampaui rekor SEA Games sebelumnya dan juga memperbaharui rekor nasional yang sebelumnya juga dipegang oleh dirinya sendiri dengan ketinggian 4,30 meter.
Prestasi ini menjadi momen istimewa karena Indonesia sudah sejak lama menanti kebangkitan di nomor lompat galah putri.
Emas yang diraih Diva ini merupakan pencapaian yang mengakhiri penantian lebih dari dua dekade bagi atlet Indonesia setelah terakhir kali Indonesia meraih emas di nomor sama pada SEA Games 2003 di Hanoi melalui Ni Putu Desi Margawati.
Kemenangan Diva juga memberi kontribusi penting terhadap perolehan medali kontingen Indonesia.
Hingga Kamis (11/12/2025), Tim Merah Putih telah mengumpulkan total 13 medali emas, memperkokoh posisi di klasemen sementara SEA Games 2025.
Selain emas dari cabor atletik, cabang lain seperti renang turut memberi tambahan emas.
Di renang, Masniari Wolf berhasil merebut medali emas pada nomor 50 meter gaya punggung putri, sementara Jason Donovan Yusuf menyumbang emas di nomor 50 meter gaya punggung putra.
Dalam perlombaan lompat galah putri, Diva tampil konsisten sejak awal kompetisi.
Ia mampu mempertahankan ritme dan teknik lompatan dalam setiap percobaan, hingga akhirnya melampaui batas tertinggi yang menjadi standar peraih medali emas pada ajang tersebut.
Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan atlet Indonesia yang mampu bersaing di level regional dan memperlihatkan perkembangan atletik putri Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Selain Diva, Indonesia juga meraih medali lain di nomor ini: atlet Maria Andriani Melabessy merebut medali perunggu, berbagi posisi dengan atlet dari negara tetangga yang mencatat ketinggian yang sama.
Hal ini menunjukkan kedalaman kualitas atlet lompat galah Indonesia di tengah persaingan ketat.
Manajer Timnas Atletik PB PASI menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi Diva, menyebut bahwa catatan ini bukan hanya sekadar kemenangan individu tetapi hasil dari pembinaan yang konsisten selama bertahun-tahun.
Keberhasilan ini juga dianggap sebagai motivasi besar bagi atlet-atlet lain dalam cabang atletik untuk terus mengejar prestasi tertinggi.
Keberhasilan di ajang SEA Games 2025 juga membuka peluang bagi Diva untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut dalam persiapan ke kompetisi tingkat Asia atau internasional lainnya.
Evaluasi teknis dan pengembangan kemampuan tetap menjadi fokus tim pelatih untuk memastikan bahwa potensi atlet seperti Diva dapat terus berkembang di kancah yang lebih tinggi.
Baca Juga: Kamboja Mundur dari Delapan Cabor SEA Games 2025: Ini Alasan Lengkap di Baliknya
Perolehan 13 medali emas ini juga menjadi cerminan kuatnya perjuangan dan kerja keras para atlet Indonesia di berbagai cabang olahraga.
Konsistensi demi konsistensi hasil ditorehkan, membuka harapan bahwa kontingen Indonesia akan terus tampil kompetitif hingga akhir perhelatan SEA Games 2025.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelatih, dan masyarakat, dipandang sebagai elemen penting yang membantu para atlet mencapai prestasi gemilang tersebut.
Dengan pencapaian ini, Diva Renatta Jayadi tidak hanya mencatatkan namanya dalam catatan sejarah olahraga Indonesia tetapi juga menginspirasi generasi atlet muda lainnya untuk bermimpi besar dan bekerja keras demi prestasi olahraga yang lebih gemilang.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah