Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Tersungkur Tanpa Perlawanan, Liverpool Dipermalukan City 3–0

Muhammad Azlan Syah • Senin, 10 November 2025 | 15:15 WIB

Duel ketat antara pemain Liverpool dan Manchester City dalam laga Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (9/11/2025). City tampil dominan sepanjang laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3–0
Duel ketat antara pemain Liverpool dan Manchester City dalam laga Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (9/11/2025). City tampil dominan sepanjang laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3–0

RADARBONANG.ID – Tersungkur tanpa perlawanan, itulah nasib Liverpool saat berhadapan dengan Manchester City di Etihad Stadium, Minggu (9/11/2025).

The Reds benar-benar dibuat tak berkutik oleh pasukan Pep Guardiola yang tampil ganas dan penuh determinasi.

Skor akhir 3–0 menggambarkan betapa jauhnya jarak kualitas permainan kedua tim malam itu.

Sejak menit awal, Manchester City langsung menunjukkan siapa penguasa di kandang. Tekanan tinggi mereka membuat lini belakang Liverpool panik.

Namun drama terjadi di menit ke-13, ketika Jérémy Doku dijatuhkan di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Baca Juga: Prabowo Siap Gunakan Uang Hasil Pengembalian Koruptor untuk Bayar Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Erling Haaland, sang mesin gol, maju sebagai eksekutor — tapi kiper Giorgi Mamardashvili tampil heroik dengan menepis tendangan keras sang striker Norwegia.

Kegagalan itu tak membuat City goyah. Mereka tetap menggempur pertahanan Liverpool, dan pada menit ke-29, Haaland menebus kesalahannya.

Umpan silang dari Matheus Nunes melayang sempurna ke kotak penalti, dan Haaland melompat lebih tinggi dari Ibrahima Konaté sebelum menanduk bola ke sudut kanan gawang.

Mamardashvili hanya bisa terpaku. Skor berubah 1–0 untuk tuan rumah.

Liverpool mencoba membalas lewat serangan balik cepat.

Bahkan sempat ada momen di mana sundulan Virgil van Dijk menggetarkan gawang City, namun gol itu dianulir karena Andy Robertson berada dalam posisi off-side dan dianggap menghalangi pandangan kiper. Alih-alih menyamakan kedudukan, The Reds justru semakin kehilangan arah.

Menjelang babak pertama berakhir, City kembali menambah penderitaan Liverpool.

Pada menit 45+3, tembakan keras Nico González dari luar kotak penalti mengenai kaki Van Dijk dan berubah arah, mengecoh Mamardashvili.

Bola meluncur mulus ke dalam gawang. Skor 2–0 menutup babak pertama dengan gemuruh Etihad Stadium.

Memasuki babak kedua, pelatih Liverpool mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Darwin Núñez dan Harvey Elliott.

Namun perubahan itu tak banyak membantu. City tetap menguasai bola, sementara Liverpool terus kehilangan ritme dan kepercayaan diri.

Gol ketiga akhirnya datang di menit ke-63 lewat aksi ciamik Doku.

Menerima bola dari Rodri di sisi kiri, Doku menari di depan Joe Gomez, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan melengkung indah ke sudut jauh gawang.

Mamardashvili terbang, tapi tak mampu menjangkau bola. 3–0 untuk City, dan stadion pun bergemuruh.

Setelah gol itu, City benar-benar menurunkan tempo, bermain sabar sambil menunggu kesalahan lawan.

Liverpool mencoba membangun serangan, tapi semuanya berakhir buntu.

Mohamed Salah dan Luis Díaz tampak frustrasi karena tak mampu menembus dinding pertahanan City yang begitu rapat dan disiplin.

Peluit panjang dibunyikan, menandai berakhirnya penderitaan Liverpool. Kekalahan 3–0 ini menjadi tamparan keras bagi The Reds yang sedang berjuang menjaga konsistensi di papan atas.

Sementara bagi Manchester City, kemenangan ini menjadi kado manis dan bukti nyata bahwa mereka masih jadi kekuatan menakutkan di Premier League.

Kondisi Klasemen Sementara

Kemenangan ini mengokohkan posisi Manchester City di peringkat kedua klasemen sementara Premier League 2025/2026 dengan 22 poin dari 11 pertandingan.

Mereka kini hanya terpaut empat poin dari Arsenal yang masih memimpin di posisi pertama dengan 26 poin.

Di bawah City, Chelsea menempati posisi ketiga dengan 20 poin, disusul Sunderland yang secara mengejutkan bertengger di posisi keempat dengan 19 poin.

Tottenham Hotspur melengkapi lima besar dengan 18 poin.

Sementara itu, Liverpool terpuruk di posisi kedelapan dengan 18 poin, kalah selisih gol dari Tottenham dan tim-tim lain yang bersaing ketat di papan tengah.

Jika performa seperti ini terus berlanjut, The Reds berisiko tersingkir dari perburuan zona Liga Champions dan harus puas bersaing untuk tiket Liga Europa.

Baca Juga: Ponorogo dan Malang Resmi Jadi Kota Kreatif UNESCO 2025: Reog dan Dunia Digital Angkat Indonesia ke Panggung Dunia

Persaingan di papan atas kini semakin ketat.

Arsenal, City, dan Chelsea tampak menjadi tiga kandidat utama peraih gelar musim ini, sementara Sunderland menjadi kejutan terbesar sejauh ini.

Adapun Liverpool, kekalahan ini menandai alarm bahaya bahwa mereka belum cukup stabil untuk kembali menantang dominasi City dan Arsenal di musim ini.

Malam di Etihad menjadi pengingat bahwa di Premier League, setiap kesalahan bisa berujung bencana.

Bagi Liverpool, bukan hanya skor yang menyakitkan, tapi juga kenyataan bahwa mereka kalah di semua lini — fisik, taktik, dan mental.

Untuk Manchester City, ini adalah bukti bahwa mereka masih materi yang sulit dihentikan di papan atas.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Premier League 2025 #Jeremy Doku gol #Liverpool vs Manchester City #Hasil Liga Inggris