RADARBONANG.ID – Sejarah baru kembali tercatat dalam dunia sepak bola Indonesia.
Kevin Diks, pemain keturunan Indonesia yang kini memperkuat Borussia Mönchengladbach, akhirnya mencetak gol perdananya di Bundesliga saat timnya menang 3–1 atas FC Köln pada Sabtu (8/11/2025) malam waktu setempat.
Baca Juga: Game Lokal “1998: The Toll Keeper Story” Angkat Kisah Penjaga Tol di Tengah Krisis Sosial
Gol bersejarah itu tercipta pada menit ke-61 lewat tendangan penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Diks.
Penalti diberikan wasit setelah bek Köln, Jeff Chabot, tertangkap melakukan handball di dalam kotak penalti usai upaya tembakan Alassane Pléa diblok dengan tangan.
Setelah melalui pemeriksaan VAR, wasit menunjuk titik putih.
Kevin Diks yang menjadi eksekutor maju dengan penuh percaya diri.
Bek berusia 29 tahun itu menendang bola ke arah kanan bawah gawang, mengecoh kiper Marvin Schwäbe, dan membuat Borussia-Park bergemuruh.
Itu adalah gol kedua Gladbach di laga tersebut, sebelum kemudian Rocco Reitz menambah keunggulan di menit ke-84 dan memastikan kemenangan 3–1 atas rival sekota mereka. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Die Fohlen, yang kini perlahan naik ke papan tengah klasemen Bundesliga.
Lebih dari sekadar kemenangan, momen itu menjadi sejarah bagi sepak bola Indonesia.
Diks kini tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di Bundesliga, kompetisi yang dikenal sebagai salah satu liga paling kompetitif di dunia.
Dalam wawancara usai pertandingan, Diks tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Pelatih Borussia Mönchengladbach, Gerardo Seoane, juga memuji mentalitas dan ketenangan sang pemain.
Kevin Diks sebelumnya dikenal sebagai bek tangguh yang bisa bermain di sisi kanan maupun tengah. Lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996, ia memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ayahnya. Setelah proses naturalisasi rampung pada 2024, Diks resmi menjadi bagian dari skuad tim nasional Indonesia dan langsung mendapat tempat di jantung pertahanan Garuda.
Gol penalti ini juga menjadi pembuktian ketenangan dan pengalaman Diks di level tertinggi Eropa. Sepanjang kariernya, ia pernah membela klub seperti Feyenoord, Vitesse Arnhem, serta FC Copenhagen sebelum bergabung ke Borussia Mönchengladbach pada awal musim 2025/2026.
Di media sosial, publik Indonesia langsung ramai memberi ucapan selamat. Tagar #kevindiks sempat menjadi trending topic di X (Twitter).
Banyak netizen menyebut gol tersebut sebagai “momen kebanggaan nasional” dan simbol nyata bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di level tertinggi Eropa.
Baca Juga: Menuju Rupiah Baru: Kemenkeu Siapkan RUU Redenominasi untuk Efisiensi Ekonomi
Dengan kontribusi solid di lini belakang dan kepercayaan diri tinggi di depan gawang, Kevin Diks kini menjadi salah satu pemain Asia yang paling diperhatikan di Bundesliga.
Gol perdananya bukan hanya tentang skor, tapi tentang sejarah — sebuah langkah kecil bagi Gladbach, dan lompatan besar bagi sepak bola Indonesia.
Editor : Muhammad Azlan Syah