Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Real Madrid Akhiri Tren Buruk, Menang Setelah 4 Kali Kalah Beruntun dari Barcelona

Muhammad Azlan Syah • Senin, 27 Oktober 2025 | 14:10 WIB

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, Sang penentu kemenangan 2–1 dalam laga El Clásico di Santiago Bernabéu, Minggu (26/10/2025).
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, Sang penentu kemenangan 2–1 dalam laga El Clásico di Santiago Bernabéu, Minggu (26/10/2025).

RADARBONG.ID - Di hadapan lebih dari 78 ribu penonton di Santiago Bernabéu, Real Madrid akhirnya menghapus rentetan hasil buruk melawan Barcelona.

Dalam laga El Clásico yang digelar Minggu (26/10/2025), Los Blancos menang 2-1 lewat gol Kylian Mbappé dan Jude Bellingham.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi menjadi momen penting yang mengembalikan kepercayaan diri tim serta menegaskan dominasi Madrid di papan atas La Liga.

Baca Juga: Dari “You’ll Never Walk Alone” Jadi “You’ll Never Win Again”? Liverpool Krisis Performa!

Sebelum laga ini, Real Madrid selalu tumbang dalam empat pertemuan terakhir menghadapi rival abadinya itu.

Kekalahan demi kekalahan sempat menimbulkan tekanan besar bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti, terutama karena terjadi di laga-laga penting seperti final Supercopa dan Copa del Rey. Berikut rangkaian hasil empat El Clásico terakhir sebelum kebangkitan kali ini:

Empat kekalahan beruntun tersebut menjadi periode kelam yang jarang terjadi dalam sejarah rivalitas El Clásico.

Namun, di pertemuan kelima ini, Real Madrid tampil dengan intensitas dan determinasi berbeda.

Sejak menit awal, Madrid menekan tinggi dan memaksa Barcelona kesulitan mengembangkan permainan.

Mbappé membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat penyelesaian klinis setelah menerima umpan dari Bellingham.

Barcelona sempat membalas lewat tendangan jarak jauh Fermín López pada menit ke-38, tetapi hanya berselang lima menit, Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan serangan balik cepat yang dipimpin Vinícius Júnior.

Babak kedua berjalan sengit. Barcelona meningkatkan tempo dan beberapa kali mengancam lewat Raphinha dan Lewandowski.

Namun, lini pertahanan Madrid yang dikawal Antonio Rüdiger dan Éder Militão tampil solid.

Pada masa tambahan waktu, Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Pedri diganjar kartu kuning kedua karena pelanggaran terhadap Camavinga. Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan Real Madrid sebagai pemuncak klasemen La Liga dengan 27 poin dari 10 pertandingan, unggul empat angka dari Girona dan lima angka dari Barcelona yang kini turun ke posisi ketiga.

Hasil ini memperkuat peluang Madrid untuk kembali merebut gelar liga setelah musim lalu finis di posisi runner-up.

Dari sisi taktik, Ancelotti menampilkan pendekatan yang lebih fleksibel. Ia menurunkan formasi 4-3-1-2 yang memungkinkan Bellingham bermain lebih bebas di belakang duet Mbappé dan Vinícius.

Kombinasi kecepatan dan ketajaman lini depan menjadi pembeda utama di laga ini. Selain itu, gelandang veteran Toni Kroos juga berperan vital dalam menjaga ritme permainan dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Secara emosional, kemenangan ini memiliki makna besar bagi para pendukung Los Blancos. Setelah empat kali menelan pil pahit di El Clásico, Madrid akhirnya bisa kembali tersenyum. Publik Bernabéu bersorak gembira, sementara pemain-pemain Madrid merayakan kemenangan dengan penuh semangat di depan para fans.

Lebih dari sekadar memutus rekor buruk, hasil ini menjadi penegasan bahwa Real Madrid masih merupakan kekuatan utama sepak bola Spanyol.

Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman para senior, Los Blancos menunjukkan bahwa era baru telah dimulai.

El Clásico kali ini menandai babak baru dalam persaingan abadi antara dua raksasa La Liga.

Jika Barcelona masih mencari keseimbangan di bawah pelatih baru mereka, Real Madrid justru tampil semakin solid dan efisien.

Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin mereka akan menutup musim di posisi teratas dan kembali menegaskan supremasi mereka di tanah Spanyol.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#la liga #Real Madrid #El Clasico 2025 #Kylian Mbappe #Santiago Bernabeu #barcelona