Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Dari “You’ll Never Walk Alone” Jadi “You’ll Never Win Again”? Liverpool Krisis Performa!

Muhammad Azlan Syah • Minggu, 26 Oktober 2025 | 20:14 WIB
Arne Slot tampak murung di tepi lapangan usai peluit akhir. Empat kekalahan beruntun membuat pelatih asal Belanda itu mulai berada di bawah tekanan besar dari publik Anfield.
Arne Slot tampak murung di tepi lapangan usai peluit akhir. Empat kekalahan beruntun membuat pelatih asal Belanda itu mulai berada di bawah tekanan besar dari publik Anfield.

RADARBONANG.ID – Lagu kebanggaan “You’ll Never Walk Alone” kini terdengar lebih lirih di Anfield.

Pasalnya, Liverpool tengah terjerembap dalam periode kelam di Premier League musim 2025/2026, setelah menelan empat kekalahan beruntun yang membuat mereka merosot di klasemen dan kehilangan kepercayaan diri.

Empat Kekalahan Beruntun Liverpool di Premier League 2025/2026

Dari empat kekalahan itu, tiga terjadi di laga tandang dan hanya satu di kandang, dengan total 9 kali kebobolan, 5 gol tercipta, dan 0 poin.

Catatan ini menjadi periode terburuk Liverpool sejak Februari 2021, sekaligus menandai awal masa sulit bagi pelatih baru Arne Slot.

Anfield Tak Lagi Jadi Benteng Kokoh

Dulu, Anfield dikenal sebagai benteng yang sulit ditaklukkan. Tapi kini, kekalahan dari Manchester United di kandang sendiri menandakan penurunan drastis dalam daya saing tim.

Pertahanan yang rapuh, kehilangan fokus di menit akhir, serta serangan yang kurang tajam membuat The Reds tampak kehilangan identitasnya.

Kehilangan beberapa pemain kunci seperti Trent Alexander-Arnold dan Alexis Mac Allister karena cedera membuat sistem permainan Slot belum berjalan maksimal.

Filosofi possession football yang coba ia terapkan masih sering gagal menghadapi pressing cepat dan permainan fisik khas lawan-lawan Premier League.

Mohamed Salah pada laga melawan Brentford berakhir 3–2 untuk tuan rumah. Meski sudah menambah gol, bintang asal Mesir itu gagal membawa Liverpool memenangkan pertandingan
Mohamed Salah pada laga melawan Brentford berakhir 3–2 untuk tuan rumah. Meski sudah menambah gol, bintang asal Mesir itu gagal membawa Liverpool memenangkan pertandingan

Fans Mulai Frustrasi, Media Inggris Soroti Slot

Kekalahan beruntun ini memicu reaksi keras dari suporter. Di platform X (Twitter), muncul tagar #SlotOut yang sempat jadi trending, meski banyak juga fans yang masih bersikap realistis dan menilai bahwa Slot perlu waktu beradaptasi.

Beberapa akun fanbase menulis dengan nada getir, “You’ll Never Win Again,” memelesetkan slogan legendaris klub.

Di Instagram, beredar meme bergambar Arne Slot dengan tulisan: “System still loading. Please wait, Liverpool 2.0 in progress.”

Media Inggris seperti BBC Sport dan The Guardian menilai bahwa Liverpool kehilangan intensitas permainan dan belum sepenuhnya menyesuaikan diri dengan gaya baru sang pelatih.

Baca Juga: João Pedro dan Sindrom CWC: Spesialis Turnamen yang Lupa Cara Menyerang?

Slot dalam Tekanan, Laga Berat Sudah Menanti

Arne Slot kini berada dalam situasi sulit. Empat kekalahan beruntun membuat atmosfer ruang ganti dikabarkan mulai menurun, sementara tekanan dari fans terus meningkat.

Meski manajemen klub masih memberikan dukungan penuh, Slot dituntut segera menemukan formula terbaik untuk mengembalikan ritme permainan tim.

Dengan pertemuan lagi dengan Crystal Palace sudah menanti di awal November, publik menanti apakah pelatih asal Belanda itu bisa membalikkan keadaan — atau justru akan menambah catatan kelam dengan kekalahn lagi dalam sejarah awal kepemimpinannya di Anfield.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#epl #english premier league #arne slot #liga inggris #Liverpool FC #liga champions #anfield