RADARBONANG.ID - Liga 4 putaran Jawa Timur akhirnya dipastikan mulai bergulir pada 7 Desember 2025 mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Tuban usai mengikuti workshop kompetisi Liga 4 bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disbudporapar Tuban, Arman Mitra, menjelaskan bahwa hasil workshop tersebut menegaskan kompetisi Liga 4 akan diawali dari tingkat kabupaten/kota.
Rencananya, laga tingkat daerah akan digelar pada Oktober hingga pekan ketiga November, dan para juara kabupaten nantinya berhak melaju ke putaran provinsi.
Namun, ada sedikit perbedaan untuk Kabupaten Tuban. Arman menyebut, Tuban tidak akan menggelar kompetisi putaran kabupaten.
Hal ini dikarenakan dua klub yang dimiliki Tuban, yakni Persatu dan Bumi Wali FC, telah terdaftar sebagai anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur.
“Persatu dan Bumi Wali FC memiliki keanggotaan Asprov, sehingga sudah otomatis langsung mengambil tempat di putaran provinsi,” ujar Arman, Senin (6/10).
Dari dua klub tersebut, sejauh ini baru Persatu yang dikabarkan siap ambil bagian dalam kompetisi.
Sementara itu, kabar terkait keikutsertaan Bumi Wali FC masih belum terdengar.
Arman menambahkan, dengan jadwal kick off yang tinggal dua bulan lagi, seharusnya masing-masing tim sudah mulai melakukan persiapan.
“Tapi sampai saat ini belum ada kepastian komitmen keikutsertaannya secara resmi dari kedua klub (Persatu dan Bumi Wali FC, Red),” ungkapnya.
Terkait mekanisme pelaksanaan Liga 4 di tingkat kabupaten, alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tersebut menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak menyelenggarakannya diambil berdasarkan berbagai pertimbangan.
Salah satunya, karena waktu pelaksanaannya berbarengan dengan Bupati Cup 2025 yang akan dimulai pada November.
“Selain waktunya bersamaan, jika memaksakan menyelenggarakan Liga 4 putaran kabupaten, pastinya juga memberatkan tim-tim internal Tuban. Apalagi, biaya yang dikeluarkan untuk berkompetisi di Liga 4 tidaklah sedikit,” pungkas Arman.
Dengan keputusan tersebut, Persatu dan Bumi Wali FC kini menjadi harapan besar bagi Kabupaten Tuban untuk unjuk gigi langsung di level provinsi.
Menarik untuk dinantikan, apakah keduanya mampu membawa nama Tuban bersinar di ajang Liga 4 Jawa Timur tahun ini. (*)
Editor : Redaksi Radar Bonang