RADARBONANG.ID - Ajang MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, kembali mencuri perhatian publik.
Data terbaru dari Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyebutkan, penjualan tiket per 3–5 Oktober 2025 sudah menembus angka 87 persen dari total kuota yang disiapkan.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, memastikan gelaran tahun ini bakal lebih baik dibanding edisi sebelumnya.
“Penjualan tiket saat ini terus bergerak dan data sementara mencapai 87 persen. Kami pastikan lebih baik dari ajang MotoGP Indonesia sebelumnya,” ujarnya di Lombok Tengah.
Selain memastikan kelancaran acara, ITDC juga membuka akses bagi masyarakat lokal agar bisa merasakan atmosfer balapan kelas dunia secara langsung.
“Untuk tiket di grandstand A dan B sudah banyak terjual, aman. Kami tetap berkomitmen memberikan tiket kepada masyarakat sekitar Mandalika,” jelas Troy.
Sebelumnya, penyelenggara menghadirkan program harga tiket khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemilik KTP NTB.
Program ini dirancang agar warga lokal bisa menyaksikan langsung aksi Marc Márquez, Pecco Bagnaia, Fabio Quartararo, hingga Jorge Martín di lintasan kebanggaan tanah air.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia adalah kebanggaan bersama. Kami ingin masyarakat NTB hadir langsung di Pertamina Mandalika International Circuit dan menjadi bagian dari sejarah besar ini,” tambah Troy.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan jumlah tiket yang disediakan sama seperti tahun 2024, yakni 121 ribu lembar.
Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, optimistis penjualan tiket akan terus melonjak mendekati hari H.
“Biasanya di detik-detik terakhir baru meningkat untuk penjualan tiket,” katanya.
Dengan konfirmasi kehadiran seluruh pembalap MotoGP, termasuk 10 rider papan atas dunia, antusiasme penonton diprediksi semakin menguat.
Gelaran ini bukan hanya ajang balap motor kelas dunia, tapi juga pesta olahraga dan pariwisata yang membanggakan Indonesia, khususnya NTB.
Tiket yang hampir habis ini menjadi bukti nyata bahwa MotoGP Mandalika kini telah menjelma sebagai ikon sport tourism nasional sekaligus magnet wisata internasional. (*)
Editor : Amin Fauzie