Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Bagnaia Masih Keluhkan Pengereman Desmosedici GP25, Finis Peringkat 9 di GP Hungaria

Amin Fauzie • Selasa, 26 Agustus 2025 | 04:10 WIB
Francesco “Pecco” Bagnaia kembali mengeluhkan motor Desmosedici GP25, terutama pada sektor pengereman saat balapan di GP Hungaria, Minggu (24/8).
Francesco “Pecco” Bagnaia kembali mengeluhkan motor Desmosedici GP25, terutama pada sektor pengereman saat balapan di GP Hungaria, Minggu (24/8).

RADARBONANG.ID – Francesco “Pecco” Bagnaia kembali menyoroti kelemahan utama dari motor Desmosedici GP25 yang ia tunggangi musim ini, terutama pada sektor pengereman.

Sejak awal musim, pembalap Ducati Lenovo itu beberapa kali mengeluhkan kesulitan mengontrol kecepatan saat masuk tikungan, yang menurutnya menjadi faktor penghambat performa di lintasan.

Di GP Hungaria yang berlangsung di Balaton Park, Minggu (24/8), masalah serupa kembali muncul.

Bagnaia harus puas finis di urutan kesembilan dengan catatan waktu +14,854 detik, tertinggal cukup jauh dari rekan setimnya Marc Marquez yang sukses keluar sebagai juara dengan torehan 42 menit 37,681 detik.

Meski hasilnya belum maksimal, Pecco justru mengaku lebih percaya diri. Ia menilai perbaikan setup motor selama akhir pekan balapan sudah menunjukkan perkembangan positif.

“Ini pertama kalinya musim ini saya merasa lebih baik. Hasilnya memang tidak sesuai harapan, tapi tujuan mencari solusi sudah mulai terwujud. Langkah maju selama tiga hari ini sangat signifikan dan saya senang,” ujar Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati.

Perasaan itu muncul setelah dirinya berhasil menjaga konsistensi kecepatan lap demi lap.

Bagi Bagnaia, capaian ini menjadi sinyal bahwa Ducati mulai menemukan arah yang tepat untuk mengatasi kelemahan Desmosedici GP25.

Saat ini, Bagnaia menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 227 poin.

Dia masih tertinggal jauh dari Marc Marquez yang memimpin klasemen dengan total 455 poin hasil dari 10 kemenangan GP dan 12 podium sepanjang musim.

Pecco menegaskan dirinya akan terus bekerja bersama tim untuk mengoptimalkan potensi GP25, terutama dalam hal pengereman yang kerap jadi titik lemah.

Harapannya, balapan berikutnya di GP Catalunya pada 5-7 September bisa menjadi ajang pembuktian bahwa ia mampu kembali ke persaingan terdepan. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Desmosedici GP25 #pengereman #pembalap Ducati Lenovo #gp hungaria #Bagnaia