RADARBONANG.ID - Sesi latihan bebas pertama (FP1) GP Inggris 2025 bukan hanya soal catatan waktu tercepat, tapi juga momen debut penting bagi pembalap muda Arvid Lindblad.
Remaja berusia 17 tahun itu menjalani debut FP1 bersama tim RB (Visa Cash App Racing Bulls), menggantikan Yuki Tsunoda selama satu sesi.
Lindblad tampil cukup impresif di lintasan Silverstone yang menjadi kampung halamannya.
Ia mencatat waktu kompetitif di tengah lintasan yang cukup menantang akibat hembusan angin dan suhu lintasan yang naik-turun.
Sepanjang sesi, Lindblad tidak membuat kesalahan besar dan menyelesaikan lebih dari 20 lap tanpa insiden.
Baca Juga: Lewis Hamilton Kuasai FP1 di Silverstone, Verstappen Tertinggal di Posisi 10
Ia finis di posisi ke-17, mengungguli beberapa pembalap reguler lain, termasuk rekan satu timnya yang lebih senior.
Langkah berani RB memberi kesempatan pada Lindblad ini dianggap sebagai investasi masa depan.
Bos tim RB, Laurent Mekies, menyebut penampilan sang debutan “sangat dewasa dan penuh kontrol teknis.”
"Dia memahami mobil dengan cepat dan tidak terganggu oleh tekanan besar," ujar Mekies usai sesi.
Selain Lindblad, perhatian juga tertuju pada insiden Felipe Bortoleto (Williams) di tikungan Copse.
Pembalap Brasil tersebut kehilangan kendali saat melibas tikungan cepat dan sempat berputar 180 derajat, meski beruntung tidak menabrak dinding pembatas.
Baca Juga: Russell Terancam, Cari Tim Baru di Tengah Rumor Verstappen Gabung Mercedes
Bortoleto mampu melanjutkan sesi, namun catatan waktunya terhenti di papan bawah.
Ia tampak frustrasi setelah keluar dari mobil dan berdiskusi cukup lama dengan insinyur tim.
Sementara itu, rekan setim Bortoleto, Alex Albon, juga tidak terlalu impresif di FP1, hanya mencatat posisi ke-16.
Williams tampaknya masih kesulitan dalam menemukan ritme ideal di Silverstone.
Kehadiran debutan seperti Lindblad menambah warna pada akhir pekan GP Inggris kali ini.
Baca Juga: Verstappen Didekati Mercedes: Negosiasi Rahasia Makin Intens, Red Bull Terancam Goyah
Dengan usia yang masih sangat muda dan performa stabil, banyak pihak mulai membicarakan potensinya untuk naik ke kursi penuh waktu musim depan.
Arvid Lindblad sendiri mengaku menikmati pengalamannya.
“Rasanya luar biasa bisa mengemudi di depan publik sendiri di Silverstone. Saya belajar banyak dan berharap bisa dapat lebih banyak kesempatan seperti ini,” katanya dalam wawancara dengan F1TV.
FP1 GP Inggris 2025 membuktikan bahwa Formula 1 tak hanya tentang para juara dunia, tetapi juga tentang generasi baru yang mulai menunjukkan taringnya.
Dan Lindblad tampaknya siap menjadi salah satu nama besar di masa depan.
Editor : Adib Turmudzi