RADARBONANG.ID - Rumor kepindahan Max Verstappen ke Mercedes semakin santer beredar setelah laporan dari berbagai media internasional menyebut bahwa pembicaraan antara kedua pihak telah memasuki tahap yang lebih serius.
Verstappen, yang saat ini masih terikat kontrak dengan Red Bull Racing hingga akhir musim 2028, disebut-sebut tengah mempertimbangkan opsi untuk hijrah ke tim rival yang bermarkas di Brackley.
Kabar ini muncul setelah performa Red Bull mulai terlihat goyah di pertengahan musim 2025.
Meskipun Verstappen masih memimpin klasemen sementara, keunggulan tim tidak lagi sekuat tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Coach RD Nakhodai Indonesia All Star di Piala Presiden 2025: Siap Adu Strategi Lawan Klub Eropa!
Sementara itu, Mercedes menunjukkan tanda-tanda kebangkitan melalui pembaruan paket aerodinamika dan mesin yang membuat mereka lebih kompetitif di lintasan.
Sumber internal F1 yang tak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pertemuan antara perwakilan Mercedes dan manajer Verstappen telah dilakukan secara tertutup di sela-sela Grand Prix Austria.
Negosiasi ini disebut-sebut mencakup diskusi gaji, hak citra, serta keterlibatan Verstappen dalam pengembangan mobil 2026—tahun di mana regulasi teknis baru akan diberlakukan oleh FIA.
Situasi ini membuat posisi Red Bull cukup cemas.
Jika Verstappen benar-benar hengkang, maka tim akan kehilangan ikon dan pembalap yang telah memberikan tiga gelar dunia secara beruntun sejak 2021.
Beberapa analis menyebut, walaupun Red Bull punya mobil cepat, kepergian Verstappen bisa berdampak psikologis besar bagi tim.
Di sisi lain, Mercedes tengah dalam proses membangun ulang kekuatan setelah ditinggal Lewis Hamilton yang pensiun akhir 2024 lalu.
Masuknya Verstappen ke dalam tim bisa menjadi ‘pengganti ideal’ dan membuka babak baru rivalitas antara tim-tim besar.
Banyak penggemar F1 juga mulai berspekulasi: apakah ini keputusan strategis Verstappen untuk mengamankan peluang gelar di era regulasi baru?
Atau ini bentuk ketidakpuasan terhadap dinamika internal Red Bull belakangan ini?
Baca Juga: Viral! Statemen Andi Cobra dan Jaden Sebelum Duel, Ternyata Sudah Sepakat Duel Tak Selesai Cepat
Christian Horner selaku Team Principal Red Bull masih enggan memberikan pernyataan tegas.
Namun saat ditanya oleh jurnalis Sky F1, ia hanya menjawab singkat,
“Kami yakin Max akan tetap bersama kami. Tapi ini F1, segalanya bisa berubah cepat.”
Jika kesepakatan ini benar terjadi, Verstappen akan menjadi nama besar berikutnya yang mengguncang bursa transfer Formula 1, dan musim 2026 bisa menjadi musim yang benar-benar baru dalam sejarah kejuaraan dunia balap jet darat ini.
Editor : Adib Turmudzi