Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Rp 25,20 Miliar untuk 8 Pemain Asing! Madura United Siap Gebrak Liga 1 2025/2026

Tulus Widodo • Rabu, 2 Juli 2025 | 19:35 WIB
Pemain Madura United untuk musim kompetisi 2025-2026 mulai mengikuti latihan di Madura United Training Ground (MUTG), Pamekasan, Jawa Timur.
Pemain Madura United untuk musim kompetisi 2025-2026 mulai mengikuti latihan di Madura United Training Ground (MUTG), Pamekasan, Jawa Timur.

RADARBONANG.ID - Madura United benar-benar all out! Klub asal Pulau Garam itu jadi kontestan pertama Liga 1 2025/2026 yang resmi mengunci 8 slot pemain asing secara penuh.

Tak main-main, total nilai pasar para pemain tersebut mencapai Rp 25,20 miliar.

Langkah agresif ini sekaligus menunjukkan bahwa Laskar Sapeh Kerap tidak mau mengulang hasil loyo musim lalu.

Dengan wajah baru dan fondasi kuat dari musim sebelumnya, ambisi juara pun mulai digaungkan.

Dikutip dari JawaPos.com, dari delapan nama tersebut, lima pemain asing lama dipertahankan.

Yakni, Pedro Monteiro (Portugal), Iran Junior (Brasil), Kerim Palic (Bosnia-Herzegovina), Jordy Wehrman (Belanda), dan Lulinha (Brasil).

Sementara itu, tiga pemain baru langsung mencuri atensi publik yakni Roger Bonet alias Ruxi (Spanyol), Balotelli (Guinea-Bissau), dan Valeriy Gryshyn (Ukraina).

Langkah Madura United ini jelas berbeda dari klub lain yang masih sibuk bongkar-pasang. Klub ini lebih memilih konsistensi dan chemistry sebagai fondasi tim.

Roger Bonet (Ruxi) jadi pemain termahal dengan banderol Rp 5,21 miliar. Bek asal Spanyol ini diharapkan jadi benteng kokoh di jantung pertahanan.

Nilai yang sama juga disematkan ke Jordy Wehrman, gelandang jangkar asal Belanda yang dikenal tangguh dan punya visi lapangan.

Di bawahnya, ada Pedro Monteiro (Rp 3,48 miliar) dan Iran Junior (Rp 3,04 miliar) yang disebut-sebut masih akan jadi kunci permainan.

Tak ketinggalan Balotelli, striker asal Guinea-Bissau yang menyita perhatian karena namanya mirip legenda Italia.

Meski banderolnya cuma Rp 1,74 miliar, ia diyakini bisa jadi predator baru Madura di kotak penalti.

Dan terakhir, Valeriy Gryshyn, eks striker Fortis FC Bangladesh. Dengan nilai Rp 1,30 miliar, Gryshyn diharapkan bisa jadi kartu As dari bangku cadangan atau bahkan pesaing serius di lini depan.

Madura United kini sudah full team dan tinggal fokus ke taktik. Langkah cepat ini jelas menguntungkan pelatih, yang kini bisa mengasah strategi sejak pramusim tanpa pusing menunggu pemain datang.

Dengan komposisi solid dan harga fantastis, Madura United kini dianggap sebagai salah satu favorit kuat juara Liga 1 musim 2025/2026.

Namun tantangannya jelas: mereka tak boleh hanya mahal di atas kertas, tapi harus tajam di atas lapangan.

Kini, semua mata tertuju pada Laskar Sapeh Kerap. Apakah mereka akan benar-benar mengguncang Liga 1, atau justru jadi raksasa rapuh? (*)

 

Kevin Sanjaya menikahi Putri dari Harry Tanoesoedibjo yaitu Valencia Tanoesoedibjo
Kevin Sanjaya menikahi Putri dari Harry Tanoesoedibjo yaitu Valencia Tanoesoedibjo
Editor : Amin Fauzie
#Laskar Sapeh Kerap #liga 1 #madura united