Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Tak Banyak yang Tahu, Vokalis Band Perunggu Maulana Malik Ibrahim Ternyata Putra Mustasyar PBNU Almarhum KH Ahmad Chozin Chumaidy

Muhammad Azlan Syah • Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:14 WIB
Di balik lagu-lagu khas Band Perunggu, tersimpan kisah menarik sang vokalis. Tak banyak yang tahu, Maulana Malik Ibrahim berasal dari keluarga ulama NU yang disegani. (youtube.com/@efekrumahkacaofficial)
Di balik lagu-lagu khas Band Perunggu, tersimpan kisah menarik sang vokalis. Tak banyak yang tahu, Maulana Malik Ibrahim berasal dari keluarga ulama NU yang disegani. (youtube.com/@efekrumahkacaofficial)

RADARBONAG.ID – Nama Band Perunggu dalam beberapa tahun terakhir semakin dikenal di industri musik Indonesia.

Grup musik indie tersebut berhasil menarik perhatian berkat lagu-lagu bertema kehidupan, persahabatan, hingga perjalanan menuju kedewasaan yang dibalut dengan lirik sederhana namun penuh makna.

Di balik karakter vokal dan permainan gitar yang menjadi identitas band tersebut, tersimpan fakta menarik yang belum banyak diketahui publik.

Gitaris sekaligus vokalis Maulana Malik Ibrahim ternyata berasal dari keluarga yang memiliki kiprah besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).

Maulana merupakan putra dari almarhum KH Ahmad Chozin Chumaidy, seorang ulama yang semasa hidupnya menjabat sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Baca Juga: Bukan Cuma Reels, AU Instagram Kini Jadi Hiburan Favorit Gen Z yang Bikin Susah Berhenti Scroll hingga Tengah Malam

Sosok KH Ahmad Chozin dikenal luas bukan hanya sebagai tokoh agama, tetapi juga pernah mengemban tugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon.

Fakta tersebut membuat perjalanan Maulana di dunia musik menjadi menarik untuk disimak karena ia tumbuh di tengah lingkungan keluarga yang dikenal aktif dalam dakwah dan pendidikan Islam.

Berasal dari Keluarga Ulama NU yang Dihormati

KH Ahmad Chozin Chumaidy merupakan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada bangsa dan organisasi.

Selain menjabat sebagai Mustasyar PBNU, beliau juga pernah dipercaya menjadi Duta Besar Indonesia untuk Lebanon.

Pengalamannya di bidang diplomasi melengkapi kiprahnya sebagai ulama yang aktif menyampaikan dakwah dan memberikan kontribusi bagi perkembangan organisasi Nahdlatul Ulama.

Kepergian KH Ahmad Chozin pada April 2025 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar NU dan masyarakat yang mengenalnya.

Di tengah latar belakang keluarga yang begitu kuat di bidang keagamaan, Maulana Malik Ibrahim justru memilih mengekspresikan dirinya melalui jalur seni dan musik.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa setiap anak memiliki ruang untuk mengembangkan minat dan potensi masing-masing, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang ditanamkan keluarga.

Meniti Karier Lewat Musik Bersama Band Perunggu

Maulana dikenal sebagai gitaris sekaligus vokalis Band Perunggu, grup musik yang mulai mendapat perhatian luas berkat karya-karya mereka yang terasa dekat dengan kehidupan generasi muda.

Band ini mengusung warna musik yang memadukan unsur indie rock, alternative, hingga pop dengan aransemen sederhana namun emosional.

Lirik-lirik yang dibawakan Perunggu banyak berbicara mengenai keresahan, persahabatan, keluarga, cinta, hingga proses bertumbuh sebagai manusia.

Pendekatan tersebut membuat lagu-lagu mereka mudah diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.

Alih-alih mengejar tren musik sesaat, Band Perunggu memilih menghadirkan karya yang lebih personal sehingga mampu membangun kedekatan emosional dengan para penggemarnya.

Maulana menjadi salah satu sosok penting dalam proses kreatif band, baik sebagai penulis lagu maupun musisi yang membentuk karakter musikal Perunggu.

Musik yang Tumbuh dari Kejujuran

Salah satu alasan mengapa Band Perunggu memiliki basis pendengar yang terus berkembang adalah konsistensi mereka dalam menghadirkan karya yang jujur.

Alih-alih mengandalkan aransemen megah, mereka justru menonjolkan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Banyak pendengar mengaku dapat menemukan potongan pengalaman pribadi dalam lagu-lagu Perunggu, mulai dari kisah pertemanan, kehilangan, hingga perjalanan menemukan jati diri.

Karakter tersebut membuat Band Perunggu menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam perkembangan musik independen Indonesia.

Perjalanan mereka juga menunjukkan bahwa karya yang lahir dari pengalaman nyata mampu memiliki daya tarik yang kuat di tengah industri musik yang terus berubah.

Latar Belakang Berbeda, Tetap Menjunjung Nilai Keluarga

Meski memilih jalur karier yang berbeda dengan sang ayah, Maulana Malik Ibrahim tetap dikenal sebagai sosok yang menghormati nilai-nilai keluarga.

Latar belakang sebagai putra seorang ulama tidak menjadi penghalang baginya untuk berkarya di dunia musik.

Sebaliknya, banyak penggemar menilai karya-karya Perunggu justru sarat dengan pesan tentang kehidupan, empati, dan hubungan antarmanusia.

Nilai-nilai tersebut dianggap sejalan dengan ajaran mengenai pentingnya menghargai sesama, menjaga hubungan baik, serta menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab.

Hal itu memperlihatkan bahwa dunia seni dan nilai-nilai moral bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan.

Fakta Ini Ramai Diperbincangkan Warganet

Belakangan, informasi mengenai hubungan keluarga Maulana Malik Ibrahim dengan almarhum KH Ahmad Chozin Chumaidy mulai ramai dibahas di media sosial.

Banyak warganet mengaku baru mengetahui bahwa vokalis Band Perunggu berasal dari keluarga ulama yang cukup berpengaruh di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: Prediksi Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026: Albiceleste Diunggulkan, tetapi Swiss Siap Beri Kejutan

Tidak sedikit pula yang memberikan apresiasi atas pilihan Maulana untuk tetap berkarya melalui musik tanpa menghilangkan identitas dan nilai-nilai yang diwariskan keluarganya.

Fakta tersebut sekaligus menambah sisi menarik dari perjalanan Band Perunggu yang selama ini lebih dikenal melalui karya-karyanya dibanding kehidupan pribadi para personelnya.

Di tengah popularitas yang terus meningkat, kisah Maulana Malik Ibrahim menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki jalan pengabdian yang berbeda.

Ada yang memilih berdakwah melalui mimbar, ada pula yang menyampaikan pesan-pesan kehidupan melalui karya seni dan musik.

Perjalanan itulah yang kini membuat sosok Maulana Malik Ibrahim tidak hanya dikenal sebagai vokalis Band Perunggu, tetapi juga sebagai putra dari salah satu tokoh penting Nahdlatul Ulama yang telah meninggalkan warisan pengabdian bagi bangsa dan umat.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Maulana Malik Ibrahim #Band Perunggu #KH Ahmad Chozin Chumaidy #Mustasyar PBNU #Profil Band Perunggu