RADARBONANG.ID - Film keluarga terbaru berjudul Na Willa hadir dengan membawa pesan sederhana namun kuat: mengajak penonton kembali merasakan kebahagiaan masa kecil yang penuh imajinasi dan kejujuran.
Melalui kisah yang hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini diharapkan dapat menjadi ruang nostalgia bagi penonton dewasa sekaligus pengalaman menyenangkan bagi anak-anak.
Film ini disutradarai oleh Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema Studios, rumah produksi yang sebelumnya dikenal lewat berbagai film keluarga dan animasi.
Karya ini diadaptasi dari buku berjudul sama karya penulis Reda Gaudiamo, yang menceritakan dunia anak-anak dengan sudut pandang polos namun penuh makna.
Ryan Adriandhy mengungkapkan bahwa salah satu harapannya setelah penonton menyaksikan film ini adalah mereka dapat membawa pulang kembali semangat masa kecil dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi orang dewasa, film ini menjadi semacam perjalanan emosional untuk menelusuri kembali kenangan masa kecil yang mungkin telah lama terlupakan.
Kisah Dunia Anak yang Penuh Imajinasi
Film Na Willa berpusat pada tokoh seorang anak perempuan bernama Willa yang menjalani kehidupan sederhana bersama keluarga dan teman-temannya.
Cerita dibangun dari berbagai pengalaman kecil yang sering dialami anak-anak, seperti bermain bersama teman, berimajinasi, hingga menghadapi berbagai pertanyaan sederhana tentang dunia di sekitarnya.
Melalui sudut pandang Willa, penonton diajak melihat dunia dengan cara yang berbeda. Hal-hal kecil yang sering dianggap biasa oleh orang dewasa justru menjadi pengalaman penuh petualangan bagi anak-anak.
Film ini menggambarkan bagaimana rasa ingin tahu, keberanian untuk jujur, serta imajinasi yang bebas menjadi bagian penting dari masa kanak-kanak.
Nilai-nilai tersebut disampaikan secara ringan tanpa terasa menggurui, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan usia.
Film Keluarga untuk Semua Generasi
Produser Visinema Studios, Anggia Kharisma, mengatakan bahwa film ini memang dirancang sebagai tontonan keluarga yang hangat dan ramah anak.
Menurutnya, industri film Indonesia masih membutuhkan lebih banyak film yang bisa dinikmati bersama oleh seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.
Karena itu, Na Willa hadir sebagai salah satu pilihan tontonan keluarga yang menggabungkan unsur hiburan, edukasi, dan nilai kehidupan.
Film ini juga mengajak penonton dewasa untuk sejenak “menjadi anak-anak kembali”. Melalui cerita yang sederhana namun penuh emosi, penonton diajak mengingat kembali masa ketika dunia terasa luas, penuh warna, dan sarat keajaiban.
Bagi anak-anak, film ini menjadi ruang untuk bermain dan berimajinasi.
Sementara bagi orang dewasa, film ini dapat menjadi refleksi tentang keluarga, rumah, serta kenangan masa kecil yang sering kali terlupakan dalam kesibukan kehidupan sehari-hari.
Diadaptasi dari Buku Populer
Film Na Willa merupakan adaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo yang sebelumnya telah dikenal luas di kalangan pembaca.
Cerita dalam buku tersebut mengangkat dunia anak-anak dengan gaya penceritaan yang hangat dan reflektif.
Adaptasi ke layar lebar dilakukan dengan tetap mempertahankan nuansa cerita asli, namun dikemas dengan visual yang lebih hidup agar dapat dinikmati oleh penonton film.
Selain menyuguhkan kisah yang menyentuh, film ini juga menampilkan berbagai momen keseharian yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, seperti bermain di halaman rumah, memanggil teman dari balik pagar, hingga menikmati minuman dingin di siang hari.
Melalui pendekatan tersebut, film ini berusaha membangkitkan memori kolektif tentang masa kecil yang mungkin pernah dialami oleh banyak orang.
Tayang Menjelang Libur Lebaran
Film Na Willa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan periode libur Lebaran.
Baca Juga: Mengapa Banyak Startup Mati Muda? Ini 7 Alasan Startup Sering Gagal dalam 3 Tahun Pertama
Momentum ini dipilih agar film tersebut dapat menjadi pilihan hiburan keluarga selama musim liburan.
Dengan cerita yang ringan, hangat, dan penuh nilai kehidupan, Na Willa diharapkan dapat menghadirkan pengalaman menonton yang menyenangkan bagi penonton dari berbagai generasi.
Lebih dari sekadar film anak-anak, Na Willa mencoba mengingatkan bahwa di dalam diri setiap orang dewasa masih ada “anak kecil” yang menyimpan kenangan, rasa ingin tahu, dan imajinasi yang pernah begitu hidup.
Editor : Muhammad Azlan Syah