RADARBONANG - Tahukah kamu? Ternyata ada satu hal menarik lagi dari Yogyakarta, yaitu Topeng Yogyakarta.
Pada mulanya, topeng ini dibuat oleh seseorang bernama Warno Waskito di daerah Jetis, Bantul pada tahun 1920. Selain di daerah asalnya, topeng ini juga tersebar di Bobung, Gunungkidul.
Topeng Yogyakarta buatan Warno Waskito memiliki bentuk dan perwatakan yang dibuat seperti watak tokoh-tokoh dalam cerita panji. Hal ini dikarenakan pembuatan topeng ini terinspirasi dari cerita panji.
Topeng ini tidak semata-mata hanya sekedar topeng, tetapi memuat nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Yogyakarta tentunya.
Adanya pertimbangan tertentu dalam menentukan penokohan untuk dibuat menjadi topeng, mengajarkan adanya nilai-nilai kesabaran yang tinggi, nilai ketekunan, dan estetika pada topeng tersebut.
Bentuk-bentuk wajah topeng yang berbeda menggambarkan adanya perbedaan sifat manusia, juga perasaan sedih, senang, marah, dll.
Setiap guratan maupun garis dan warna yang dibuat dan diaplikasikan diperhitungkan secara matang agar watak dan emosi tokoh yang ingin disampaikan melalui visual topeng dapat tersampaikan dengan baik.
Selain itu, karakter-karakter tokoh panji yang ada pada penokohan topeng Yogyakarta menunjukkan adanya nilai-nilai sejarah dalam topeng tersebut. Dengan ini, maka sejarah akan tetapi lestari dan dikenal banyak orang. (*)