Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Sosok Kardinal Robert Francis Prevost, Paus Baru Terpilih 2025 Hasil Konklaf Vatikan Berusia 69 Tahun

Amin Fauzie • Jumat, 9 Mei 2025 | 08:26 WIB
Profil Kardinal Robert Francis Prevost, Paus Baru Terpilih 2025 Hasil Konklaf Vatikan yang berakhir pada Kamis (8/5).
Profil Kardinal Robert Francis Prevost, Paus Baru Terpilih 2025 Hasil Konklaf Vatikan yang berakhir pada Kamis (8/5).

RADARBONANG.ID - Dunia menyambut pemimpin baru Gereja Katolik. Kardinal Robert Francis Prevost, pria asal Chicago, Amerika Serikat, secara resmi terpilih sebagai Paus ke-267 dalam konklaf Vatikan yang berakhir pada Kamis (8/5).

Dia akan menjalankan masa kepausannya dengan nama Paus Leo XIV, menjadikannya Paus pertama dari AS dalam sejarah Gereja Katolik dunia.

Paus Leo XIV, Paus Baru Terpilih 2025.
Paus Leo XIV, Paus Baru Terpilih 2025.

Paus Leo XIV, yang saat ini berusia 69 tahun, dikenal sebagai sosok yang dekat dengan kaum marginal dan migran.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup serta Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin.

Kedekatannya dengan mendiang Paus Fransiskus menjadi salah satu faktor kuat yang memperkuat kepercayaan para kardinal padanya.

Asap Putih dan Pengumuman Habemus Papam di Vatikan

Dilansir dari ANSA dan Vatican News, kemenangan Kardinal Prevost diumumkan secara simbolis melalui asap putih yang keluar dari cerobong Kapel Sistina pada pukul 18.00 waktu setempat (23.00 WIB), menandakan terpilihnya seorang Paus baru.

Proses pemungutan suara berlangsung empat kali selama dua hari dan diikuti oleh 133 kardinal elektor.

Setelah menerima suara mayoritas dua pertiga (setidaknya 89 suara), Paus Leo XIV memasuki “Ruang Air Mata”, tempat sakral di mana Paus baru mempersiapkan diri secara spiritual dan mengenakan jubah putih kepausan.

Kemudian, Kardinal Dominique Mamberti tampil di loggia Basilika Santo Petrus dan mengucapkan deklarasi terkenal dalam bahasa Latin: “Habemus Papam” — kita memiliki Paus.

Profil Paus Leo XIV: Pejuang Kaum Marginal dan Multibahasa

Lahir di Chicago dari keluarga keturunan Prancis, Paus Leo XIV merupakan anggota Ordo Santo Agustinus dan pernah melakukan misi panjang di Peru, di mana ia dikenal memperjuangkan hak migran dan masyarakat pinggiran.

Paus baru ini fasih dalam berbagai bahasa seperti Spanyol, Prancis, Italia, dan Portugis, yang memperkuat jangkauannya sebagai pemimpin spiritual bagi lebih dari 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Ia diangkat menjadi kardinal oleh Paus Fransiskus pada tahun 2023, hanya dua tahun sebelum akhirnya menggantikan pemimpin gereja sebelumnya.

Menariknya, konklaf 2025 mencatat sejarah dengan berlangsungnya proses pemilihan yang lebih cepat dibandingkan konklaf tahun 2013 yang menghasilkan Paus Fransiskus.

Kala itu, pemungutan suara berlangsung hingga sesi kelima, sementara Paus Leo XIV terpilih pada sesi keempat.

Kegembiraan pecah di Lapangan Santo Petrus, di mana lebih dari 15.000 umat berkumpul, menyambut pengumuman Paus baru dengan tepuk tangan dan dentang lonceng basilika.

Dengan terpilihnya Paus Leo XIV, dunia menyongsong arah baru Gereja Katolik yang kemungkinan akan tetap konsisten dalam misi sosial dan inklusif, sebagaimana garis besar warisan Paus Fransiskus.

Kepemimpinan dari Amerika ini diharapkan membawa semangat baru, terutama dalam menjawab tantangan global seperti migrasi, keadilan sosial, dan perdamaian dunia. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Habemus Papam #Paus Leo XIV #Gereja Katolik dunia #profil #Paus Baru Terpilih 2025 #Kardinal Robert Francis Prevost #konklaf Vatikan