TUBAN-Bukti yang menguatkan bahwa Tuban, Jawa Timur merupakan Kota Pelabuhan pada sekitar 1000 masehi adalah ditemukannya jangkar-jangkar raksasa yang bertebaran di sepanjang pesisir Tuban.
Tidak semua jangkar disimpan di Museum Kambang Putih Tuban. Salah satunya dipertahankan disimpan pada sebuah bangunan semipermanen di Desa Bancar, Kecamatan Bancar.
Masyarakat Bancar dan sekitarnya mengenalnya dengan jangkar kapal Dampo Awang.
Dampo Awang dikenal sebagai saudagar dari daratan Tiongkok yang menjelajah sejumlah kepulauan di dunia, salah satunya di Jawa untuk berdagang.
Jangkar yang masuk dalam situs sejarah tersebut panjangnya sekitar enam meter. Ujungnya di sisi selatan. Sedangkan gelang lingkaran pengait rantai kapal selebar tampah di utara.
Imam Bukhori, salah satu tokoh masyarakat setempat menuturkan, jangkar raksasa tersebut ditemukan nelayan setempat pada 1993.
Sebelumnya, dua jangkar berukuran lebih kecil yang ditemukan pada 1980-an dibawa ke Museum Kambang Putih Tuban dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Mojokerto.
Dia memerkirakan jangkar tersebut dari kapal Dampo Awang yang mendarat di pesisir Bumi Ronggolawe.
Imam menceritakan, untuk menarik jangkar kapal Dampo Awang ke pantai, dibutuhkan waktu tiga hari. Itu pun melibatkan banyak warga. (*)