Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Alasan Mengapa Minat Baca Rendah

Ahmad Atho’illah • Sabtu, 27 September 2025 | 15:10 WIB

Ilustrasi artikel Alasan Mengapa Minat Baca Rendah.
Ilustrasi artikel Alasan Mengapa Minat Baca Rendah.

Dalam beberapa kesempatan—saat mengisi kegiatan jurnalistik, atau kegiatan lain yang berkaitan dengan literasi (baca: menjadi penulis pemula), hal yang selalu saya tanyakan kepada peserta adalah: Hari ini, atau minggu ini, atau bulan ini, buku apa yang sedang teman-teman baca?

Dari sekian banyak kegiatan yang saya isi, seingat saya, hanya dua siswa yang angkat tangan. Dua-duanya cewek. Buku yang dibaca adalah novel. Peserta pertama membaca novel karya Laila S. Chudori Laut Bercerita. Yang kedua, novelnya Tere Liye, namun judul persisnya saya lupa. Dan sudah bisa ditebak, kedua siswi ini cukup aktif bertanya.

Photo
Photo

Dari survei sederhana tersebut, akhirnya saya semakin yakin bahwa minat baca generasi muda hari ini memang sangat rendah, khususnya di Tuban.

Bayangkan, dari ratusan siswa jenjang SMP, SMA, hingga perguruan tinggi di Kabupaten Tuban tersebut, hanya dua yang angkat tangan.

Fakta ini mempertegas data Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), yang menyebut indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya di angka 0,001 persen. Artinya, dari seribu orang Indonesia, hanya satu yang memiliki kegemaran membaca.

Editor : Amin Fauzie
#generasi muda #indonesia #gemar membaca #Alasan Mengapa Minat Baca Rendah