Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Bolehkan Sholat Isya Dilakukan Jam 3 Pagi? Ini Penjelasan Gus Baha

Ardian Ananto • Jumat, 27 Juni 2025 | 04:00 WIB
Melakukan sholat Isya jam 3 pagi kerap dilakukan sebagian orang karena beberapa kesibukan. Foto adalah ilustrasi.
Melakukan sholat Isya jam 3 pagi kerap dilakukan sebagian orang karena beberapa kesibukan. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Banyak umat Islam yang kerap bingung soal batas waktu salat Isya, apalagi bagi mereka yang pulang larut malam atau terbangun menjelang subuh.

Pertanyaan yang sering muncul adalah: Apakah sholat Isya masih sah jika dilakukan jam 3 pagi?

Menjawab hal ini, KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, memberikan penjelasan yang menenangkan dan penuh makna.

Dalam salah satu kajiannya yang viral di media sosial, Gus Baha menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat memudahkan umatnya, termasuk dalam hal waktu ssholat.

Menurut Gus Baha, batas waktu sholat Isya berlangsung mulai setelah hilangnya mega merah (syafaq) hingga sebelum masuknya waktu Subuh.

Artinya, sholat Isya yang dilakukan pukul 3 pagi masih sah, selama belum masuk waktu Subuh.

"Asal belum adzan Subuh, ya masih Isya. Jadi jangan tinggalkan sholat hanya karena kamu terlambat menurut jadwal umum," tutur Gus Baha dengan gaya khasnya yang santai.

Penjelasan ini sontak membuat banyak netizen merasa lega, terutama bagi mereka yang sering tertidur selepas Maghrib dan baru terbangun menjelang Subuh.

Gus Baha juga mengingatkan bahwa jangan sampai rasa malu atau takut dikira ‘telat’ malah membuat seseorang meninggalkan sholat.

“Allah itu Maha Mengetahui, bukan netizen. Jadi selesaikan dulu sholatmu, urusan waktu masih bisa dibahas,” tambahnya.

Penegasan Gus Baha ini juga diperkuat oleh para ulama fikih yang menyebutkan bahwa waktu Isya berakhir saat terbit fajar kedua, yakni waktu Subuh.

Banyak umat Islam yang masih ragu dan akhirnya melewatkan sholat hanya karena khawatir sudah kelewatan waktu.

Padahal, dengan memahami batas waktu secara fikih seperti yang dijelaskan Gus Baha, kita bisa tetap menjalankan ibadah tanpa merasa bersalah berlebihan.

Sholat Isya jam 3 pagi masih diperbolehkan, asalkan belum masuk waktu Subuh.

Jadi, jangan pernah tinggalkan sholat hanya karena merasa telat.

Seperti kata Gus Baha, “Lebih baik telat tapi sholat, daripada tidak salat.” (*)

Editor : Amin Fauzie
#Gus Baha #ulama fikih #batas waktu sholat isya #jam 3 pagi