Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Panduan Amalan dan Doa di Hari Jumat Sesuai Ajaran Nabi SAW

Amin Fauzie • Jumat, 20 Juni 2025 | 11:35 WIB
Ada beberapa amalan dan doa yang dianjurkan sesuai ajaran Nabi SAW untuk dilaksanakan di Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam. Foto adalah ilustrasi.
Ada beberapa amalan dan doa yang dianjurkan sesuai ajaran Nabi SAW untuk dilaksanakan di Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID - Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari dalam Islam.

Dalam banyak hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Jumat adalah hari istimewa yang penuh keberkahan.

Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan dan doa pada hari ini sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut ini panduan amalan dan doa hari Jumat yang sesuai dengan ajaran Nabi SAW:

1. Membaca Surah Al-Kahfi

Salah satu amalan utama hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi.

Dalam hadis riwayat Al-Hakim disebutkan, "Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancarkan cahaya antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim)

Membaca Surah Al-Kahfi dapat dilakukan pada malam Jumat (Kamis malam) atau siang harinya, mulai dari setelah Maghrib hingga menjelang Maghrib hari Jumat.

2. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi SAW

Hari Jumat juga menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam hadis dari Abu Dawud disebutkan:

"Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat umatku akan diperlihatkan kepadaku." (HR. Abu Dawud)

Membaca shalawat seperti "Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad" bisa menjadi bentuk cinta dan penghormatan kepada Rasulullah.

3. Doa di Waktu Mustajab

Hari Jumat memiliki waktu mustajab di mana doa-doa akan dikabulkan.

Sebagian ulama menyebut waktu tersebut berada di antara Ashar hingga Maghrib, terutama menjelang waktu berbuka bagi yang berpuasa.

Amalan ini sebaiknya dimanfaatkan untuk berdoa dengan khusyuk, termasuk memohon ampunan, kesehatan, rejeki yang halal, dan keberkahan hidup.

4. Mandi dan Bersuci Sebelum Shalat Jumat

Bagi laki-laki yang hendak melaksanakan shalat Jumat, disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu.

Ini berdasarkan hadis dari Bukhari dan Muslim:

"Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang dewasa yang hendak melaksanakan shalat Jumat."

Selain itu, dianjurkan memakai pakaian terbaik, bersiwak (menggosok gigi), dan menggunakan wewangian.

5. Membaca Doa Hari Jumat

Berikut ini salah satu doa yang dianjurkan dibaca di hari Jumat:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا ٱلْيَوْمِ: فَتْحَهُ، وَنَصْرَهُ، وَنُورَهُ، وَبَرَكَتَهُ، وَهُدَاهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيهِ، وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ.

Allahumma inni as’aluka khaira hadzihil yaumi: fathahu, wa nasrahu, wa nurahu, wa barakatahu, wa hudaahu. A’uudzu bika min syarri maa fiihi wa syarri maa ba’dahu.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini: pembukaannya, pertolongannya, cahayanya, keberkahannya, dan petunjuknya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini dan keburukan setelahnya.”

Hari Jumat bukan sekadar hari biasa, tetapi hari penuh pahala dan keutamaan dalam Islam.

Dengan melaksanakan amalan sunnah dan doa-doa pilihan, kita sebagai Muslim berkesempatan mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

Jadikan hari Jumat sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. (*)

Editor : Amin Fauzie
#islam #Amalan dan Doa #hari jumat #sayyidul ayyam #Ajaran Nabi SAW