Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kisah Abdullah ibn Salam: Sahabat Nabi Keturunan Israil, Orang Kesepuluh yang Dijamin Masuk Surga

Amin Fauzie • Jumat, 20 Juni 2025 | 21:00 WIB
Abdullah ibn Salam adalah salah satu sahabat Nabi yang berasal kalangan Bani Israil. Dia termasuk orang kesepuluh yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah SAW. Foto adalah ilustrasi.
Abdullah ibn Salam adalah salah satu sahabat Nabi yang berasal kalangan Bani Israil. Dia termasuk orang kesepuluh yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah SAW. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID  – Abdullah ibn Salam adalah satu di antara sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling istimewa.

Dia berasal dari kalangan Bani Israil, namun namanya tercatat sebagai sahabat Anshar setelah masuk Islam dan menetap di Madinah.

Dia dikenal luas sebagai mantan pemuka agama Yahudi dari Bani Qaynuqa, sebelum akhirnya memeluk Islam dan menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah awal Islam.

Nama asli Abdullah ibn Salam adalah al-Hashin ibn Salam.

Sebelum memeluk Islam, ia adalah ulama Yahudi terkemuka di Madinah.

Dia menguasai Taurat dan sangat mengetahui ciri-ciri Nabi akhir zaman sebagaimana disebutkan dalam kitab suci mereka.

Ketika mendengar kabar bahwa Nabi Muhammad SAW telah hijrah ke Madinah, ia merasa sangat yakin bahwa inilah Rasul yang ditunggu-tunggu.

Kisah keislamannya bermula ketika ia melihat Rasulullah SAW datang bersama Abu Bakar.

Saat itu, ia berada di atas pohon kurma dan langsung berseru: "Allahu Akbar!".

Teriakan itu bahkan membuat bibinya, Khalidah bint al-Harits, merasa heran, seolah keponakannya menyambut kedatangan Musa AS.

Abdullah pun berkata, "Bibi, ia memang saudaranya Musa. Ia diutus oleh Zat yang sama yang mengutus Musa. Dan itu tertulis dalam Taurat."

Masuk Islam dan Diuji dengan Kejujuran Kaum Yahudi

Setelah bertemu langsung dengan Rasulullah SAW, Abdullah ibn Salam segera bersyahadat.

Namun, karena ia tahu sifat kaum Yahudi yang dikenal keras kepala dan gemar mendustakan kebenaran, ia meminta Nabi untuk menyembunyikannya di sebuah kamar.

Rasulullah kemudian memanggil para tokoh Yahudi dan menanyakan pendapat mereka tentang al-Hashin ibn Salam.

Mereka menjawab, "Ia adalah tokoh kami, ulama kami."

Namun begitu Abdullah muncul dan menyatakan keislamannya, mereka langsung membalikkan ucapan, mencelanya, dan menyebutnya sebagai "orang jahat dan pendusta."

Kejadian ini menjadi bukti akan kedengkian dan pengingkaran kaum Yahudi terhadap kebenaran yang sudah mereka ketahui.

Bahkan Allah menurunkan ayat khusus dalam Al-Qur’an terkait hal ini:

"Orang-orang yang telah Kami beri Al-Kitab mengenalnya (Muhammad) sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri..." (QS. Al-Baqarah: 146)

Abdullah ibn Salam pun menyatakan kepada Rasulullah, “Demi Allah, aku mengenalmu lebih dalam daripada anak-anakku sendiri.”

Ketika Khalifah Utsman bin Affan dikepung oleh para pemberontak, Abdullah ibn Salam menunjukkan keberaniannya.

Dia datang kepada khalifah dan berkata, “Aku datang untuk menolongmu.”

Dia kemudian keluar menemui massa dan memperingatkan mereka agar tidak membunuh pemimpin kaum Muslimin.

Tapi peringatan itu malah dijawab dengan caci maki dan ancaman pembunuhan terhadap dirinya.

Dijamin Masuk Surga oleh Rasulullah SAW

Dalam riwayat sahih, Rasulullah SAW menyebut Abdullah ibn Salam sebagai salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga.

Saat menjelang wafatnya, Mu’adz bin Jabal pernah berwasiat, “Carilah ilmu dari empat orang: Abu Darda, Salman al-Farisi, Abdullah ibn Mas‘ud, dan Abdullah ibn Salam.”

Abdullah ibn Salam wafat pada tahun 43 Hijriah.

Namanya tercatat dalam sejarah sebagai tokoh Yahudi yang jujur mencari kebenaran, bahkan setelah ia harus menghadapi penolakan dari kaumnya sendiri.

Dia menjadi contoh sahabat yang tidak hanya mencari kebenaran, tetapi juga berani membela dan memperjuangkannya hingga akhir hayat. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Dijamin Masuk Surga oleh Rasulullah SAW #kisah #sahabat nabi #berasal dari kalangan Bani Israil #Abdullah ibn Salam