Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Doa dan Amalan di Hari Rabu Sesuai Ajaran Nabi SAW dan Anjuran Ulama

Amin Fauzie • Rabu, 18 Juni 2025 | 12:10 WIB
Ada beberapa doa dan amalan yang dianjurkan di hari Rabu sesuai yang diajarkan Nabi SAW. Foto adalah ilustrasi.
Ada beberapa doa dan amalan yang dianjurkan di hari Rabu sesuai yang diajarkan Nabi SAW. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Dalam beberapa kitab klasik seperti "Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an" karya Imam Al-Qurthubi, disebutkan bahwa hari Rabu adalah hari ketika Allah SWT menciptakan cahaya, yakni bintang-bintang dan matahari.

Maka, hari ini bukan sekadar hari pertengahan pekan, tapi juga hari yang menyimpan nilai penciptaan dan kebijaksanaan Ilahi.

Terdapat doa-doa dan amalan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW maupun dianjurkan oleh para ulama agar hari Rabu bisa dijalani dengan lebih tenang dan penuh keberkahan.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, disebutkan bahwa Nabi SAW pernah berdoa pada hari Rabu, dan doanya dikabulkan.

Hal ini dijadikan sandaran oleh sebagian ulama bahwa hari Rabu bisa menjadi waktu yang mustajab untuk memanjatkan hajat.

Doa Mustajab Hari Rabu

Salah satu doa yang sering diamalkan pada hari Rabu adalah:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ، فَتْحَهُ وَنَصْرَهُ وَنُورَهُ وَبَرَكَتَهُ وَهُدَاهُ

Allahumma inni as'aluka khaira hadzal yaumi, fatchahu wa nashrahu wa nuurahu wa barakatahu wa hudaahu

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini: pembukaannya, pertolongannya, cahayanya, keberkahannya, dan petunjuknya.”

Doa ini bisa dibaca di pagi hari Rabu sebelum memulai aktivitas sebagai bentuk permohonan keselamatan dan kemudahan rezeki di sepanjang hari.

Amalan yang Dianjurkan di Hari Rabu

Beberapa amalan berikut dianjurkan untuk dilakukan pada hari Rabu, baik oleh Nabi SAW maupun melalui wasiat para ulama salaf:

Waktu Mustajab untuk Berdoa

Menurut sebagian riwayat, doa yang dipanjatkan antara shalat Dhuha hingga menjelang Dzuhur di hari Rabu memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Maka, sebaiknya gunakan waktu tersebut untuk menyendiri sejenak, merenung, dan memohon pada Allah dengan hati yang khusyuk.

Nah, itulah doa dan amalan di hari Rabu sesuai ajaran Nabi SAW.

Meski tidak ada larangan khusus terkait hari Rabu, beberapa ulama seperti Imam As-Suyuthi menyebut bahwa Rasulullah SAW pernah mengalami banyak peperangan besar pada hari Rabu.

Maka hari ini mengandung energi perjuangan—cocok dijadikan momentum untuk berikhtiar lebih keras, berdoa lebih khusyuk, dan berserah lebih dalam. (*)

Editor : Amin Fauzie
#doa dan amalan #Rabu #waktu mustajab #Ajaran Nabi SAW