RADARBONANG.ID - Hari Selasa sering dianggap sebagai hari yang penuh dengan kekuatan dan perjuangan.
Dalam tradisi Islam, hari ini memiliki posisi tersendiri yang berkaitan dengan semangat menghadapi tantangan dan permohonan perlindungan dari segala keburukan.
Meski tidak sepopuler hari Jumat dalam keutamaannya, hari Selasa tetap memiliki tempat dalam sunnah dan warisan ulama terdahulu.
Keistimewaan Hari Selasa
Dalam sebuah riwayat yang dikutip oleh Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, disebutkan bahwa:
"Hari Selasa adalah hari diciptakannya penyakit."
Pernyataan ini bukan untuk membuat takut, melainkan mengingatkan bahwa hari ini menjadi momentum tepat untuk memohon perlindungan dari penyakit, gangguan makhluk halus, serta marabahaya lainnya.
Oleh sebab itu, banyak ulama yang menganjurkan agar memperbanyak doa perlindungan di hari ini.
Selain itu, dalam sebuah atsar disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah berdoa tiga kali pada hari Senin, Selasa, dan Rabu.
Doanya baru dikabulkan pada hari Rabu, tetapi dia tetap istiqamah memanjatkan doa pada hari-hari sebelumnya.
Ini menunjukkan bahwa hari Selasa adalah bagian dari proses penting dalam berdoa secara terus-menerus dan penuh harap.
Doa yang Dianjurkan pada Hari Selasa
Beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari Selasa antara lain:
Doa Perlindungan dari Penyakit dan Bahaya
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ
Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-baras, wal-junūn, wal-judzām, wa min sayyi’il-asqām
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk lainnya.”
Doa Agar Dijauhkan dari Kezaliman dan Permusuhan
Karena hari Selasa dikenal juga sebagai hari turunnya bala, maka dianjurkan untuk memohon keselamatan.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ghalabatid-dayn, wa qahrir-rijāl
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan dari manusia.”
Doa-doa ini sangat baik diamalkan secara rutin, terlebih pada hari Selasa, agar kita senantiasa dalam penjagaan Allah SWT dari segala jenis gangguan fisik, mental, dan sosial.
Amalan Sunnah di Hari Selasa
Ulama salaf menghidupkan hari Selasa dengan amalan-amalan ringan namun penuh makna, di antaranya:
- Memperbanyak Istighfar dan Dzikir Hasbunallah
Dzikir “Hasbunallahu wa ni’mal wakil” sangat dianjurkan untuk dibaca, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan atau tekanan. - Shalat Sunnah Dhuha dan Hajat
Hari Selasa merupakan waktu yang baik untuk memohon pertolongan Allah melalui shalat sunnah. Niatkan untuk memohon kemudahan dan perlindungan dari segala mara bahaya. - Membaca Surah Al-Falaq dan An-Naas
Dua surah ini dikenal sebagai pelindung dari kejahatan makhluk. Rasulullah SAW menjadikan keduanya bagian dari wirid harian, terlebih pada hari-hari yang dianggap rentan gangguan.
Dalam karya-karya klasik seperti Ad-Durr al-Mantsur dan Tanbihul Ghafilin, ulama mengingatkan bahwa meskipun hari Selasa memiliki unsur bala atau ujian, justru di situlah nilai ibadah kita diuji.
Hari ini menjadi ajang kesungguhan dalam memohon perlindungan kepada Allah, bukan untuk ditakuti.
Hari Selasa menurut ajaran Nabi SAW dan pandangan para ulama merupakan hari yang membawa pelajaran tentang pentingnya doa, perlindungan, dan keteguhan hati.
Dengan memperbanyak ibadah, doa perlindungan, serta dzikir yang dianjurkan, umat Muslim dapat menjadikan hari ini sebagai momentum penguatan diri secara spiritual.
Seperti sabda Nabi SAW: “Doa adalah senjata orang beriman.” (HR. Al-Hakim)
Semoga kita dapat melaksanakan doa dan amalan di hari Selasa sehingga kita diberikan keberkahan, perlindungan, dan kekuatan iman. (*)
Editor : Amin Fauzie