RADARBONANG.ID – Belum lama ini, publik menyoroti aturan yang dibuat Maxime Bouttier terhadap istrinya, Luna Maya.
Dimana, Maxime membatasi aktivitas Luna agar tak pulang terlalu malam.
Maxime menyebut, pembatasan itu bertujuan menjaga kualitas waktu bersama dan agar Luna tidak larut dalam kesibukan alias quality time.
Lantas, bagaimana pandangan Islam mengenai suami yang melarang istri pulang larut malam seperti Maxime larang Luna pulang pagi?
Dalam Islam, hubungan suami istri dilandasi prinsip sakinah, mawaddah, dan rahmah, yang artinya ketenangan, cinta, dan kasih sayang.
Dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 34, Allah menyebut bahwa suami adalah qawwam (pemimpin) bagi istrinya.
Artinya, suami memiliki tanggung jawab untuk memimpin, melindungi, dan membimbing keluarganya, termasuk dalam hal menjaga waktu dan aktivitas istri demi kebaikan bersama.
Hak dan Kewajiban Istri dalam Islam
Istri dalam Islam memang memiliki hak untuk bekerja dan berkegiatan di luar rumah selama tidak melanggar syariat, menjaga kehormatan, serta tidak mengabaikan kewajiban domestik dan keharmonisan rumah tangga.
Namun, saat aktivitas tersebut mengganggu waktu bersama pasangan, komunikasi dan kesepakatan menjadi kunci.
Jika seorang suami meminta istri membatasi aktivitasnya, apalagi demi menjaga waktu keluarga dan bukan semata karena kecemburuan atau dominasi, maka hal itu dapat dibenarkan dalam syariat—selama disampaikan dengan kasih sayang dan niat yang baik.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebut bahwa menjaga keharmonisan rumah tangga merupakan ibadah besar.
Ulama juga menyarankan agar suami-istri saling menghargai dan saling memahami kebutuhan satu sama lain.
Jika larangan suami bertujuan untuk kemaslahatan, bukan mengekang, maka itu termasuk dalam bentuk tanggung jawab sebagai pemimpin rumah tangga.
Suami Bukan Penguasa, Tapi Pemimpin
Penting untuk diingat, Islam tidak mengajarkan suami sebagai penguasa mutlak. Sebaliknya, suami adalah pemimpin yang amanah. Rasulullah SAW bersabda:
"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya, dalam membuat aturan rumah tangga, seorang suami harus mengedepankan musyawarah dan kasih sayang.
Membatasi waktu aktivitas istri seperti yang dilakukan Maxime terhadap Luna Maya, bila dilakukan dengan komunikasi yang sehat dan niat menjaga keharmonisan rumah tangga, dapat dibenarkan dalam Islam.
Kunci utamanya adalah saling ridha, saling menghargai, dan tidak mengekang hak-hak istri yang dibenarkan syariat. (*)
Editor : Amin Fauzie