RADARBONANG.ID - Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan, yang tetap ada hingga hari kiamat.
Umat Islam dianjurkan untuk mencari dan menghidupkan malam ini dengan berbagai ibadah.
Banyak yang meyakini bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Namun, tahukah Anda bahwa malam istimewa ini juga bisa jatuh pada malam genap?
Mengapa Lailatul Qadar Bisa Jatuh di Malam Genap?
Kita sering mendengar bahwa Lailatul Qadar lebih mungkin terjadi pada malam-malam ganjil. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)
Namun, dalam hadis lain, Rasulullah juga menyebutkan bahwa malam ini bisa terjadi di hari-hari terakhir Ramadan, tanpa membedakan antara malam ganjil dan genap:
“Bisa jadi Lailatul Qadar ada pada sembilan hari yang tersisa, bisa jadi ada pada tujuh hari yang tersisa, bisa jadi pula pada lima hari yang tersisa, bisa juga pada tiga hari yang tersisa.” (HR. Bukhari)
Artinya, jika Ramadan berjumlah 30 hari, maka malam ke-22 bisa dihitung sebagai malam kesembilan dari akhir bulan, dan malam ke-24 sebagai malam ketujuh dari akhir bulan.
Hal ini menunjukkan bahwa malam Lailatul Qadar bisa jatuh pada malam genap.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir, tanpa hanya fokus pada malam-malam ganjil saja.
Kapan Malam Lailatul Qadar yang Paling Mungkin?
Meski Lailatul Qadar bisa terjadi di malam mana pun dalam sepuluh malam terakhir, banyak riwayat yang menunjukkan bahwa malam ke-27 adalah waktu yang paling sering diyakini sebagai malam tersebut.
Ubay bin Ka’ab bahkan pernah bersumpah bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-27, dengan salah satu tandanya adalah matahari terbit keesokan harinya dengan cahaya yang lembut, tidak menyilaukan.
Tanda-Tanda Terjadinya Lailatul Qadar
Meskipun tidak ada kepastian kapan Lailatul Qadar datang, ada beberapa tanda yang bisa kita perhatikan, di antaranya:
1. Udara dan angin terasa sejuk dan tenang – Malam ini dipenuhi dengan ketenangan dan kesejukan yang berbeda dari malam lainnya.
2. Malaikat menurunkan ketenangan – Banyak orang yang merasakan ketenangan luar biasa saat beribadah di malam ini.
3. Sebagian orang melihat tanda-tanda dalam mimpi – Beberapa sahabat Nabi pernah mengalami hal ini.
4. Matahari terbit dengan cahaya lembut – Pada pagi harinya, matahari terbit tanpa pancaran yang terlalu menyilaukan.
Bagaimana Mengetahui Jika Kita Mendapatkan Lailatul Qadar?
Tidak ada tanda khusus yang menunjukkan bahwa seseorang telah mendapatkan Lailatul Qadar.
Namun, mereka yang menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan ibadah, doa, dan amalan saleh memiliki peluang besar untuk mendapatkan keberkahan malam ini.
Oleh karena itu, jangan hanya menunggu tanda-tanda, tetapi persiapkan diri dengan meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa.
Semoga Allah memudahkan kita semua untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar dan menjadikannya sebagai momen penuh ampunan dan rahmat. Aamiin. (*)
Editor : Amin Fauzie