Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Mengenal Sunan Bejagung Lor dan Sunan Bejagung Kidul: Asal Mula Nama dan Kisah Jejak Dakwahnya yang Tanpa Lelah

M. Afiqul Adib • Selasa, 17 Desember 2024 | 20:55 WIB
Makam Sunan Bejagung Lor dan makam Sunan Bejagung Kidul, dua makam keramat di Tuban ini yang sama-sama bernilai spiritual tinggi.
Makam Sunan Bejagung Lor dan makam Sunan Bejagung Kidul, dua makam keramat di Tuban ini yang sama-sama bernilai spiritual tinggi.

RADARBONANG.ID - Tuban, kota kecil di pesisir utara Jawa, memang tak pernah habis cerita soal sejarah dan spiritualitasnya.

Selain makam Sunan Bonang yang sudah begitu dikenal, ada dua makam lainnya yang menyimpan sejarah penting dalam penyebaran Islam, yakni Makam Sunan Bejagung Lor dan Sunan Bejagung Kidul.

Meski jarang disebut-sebut, kedua makam ini adalah saksi bisu semangat dakwah yang penuh dedikasi dan perjuangan.

Awal Mula Kisah Sunan Bejagung

Awalnya, sebutan Sunan Bejagung Lor dan Sunan Bejagung Kidul tidak dikenal.

Sunan Bejagung sebenarnya adalah Syekh Maulana Abdullah Asy’ari, seorang ulama besar yang hidup di era penyebaran Islam awal di Jawa.

Kisah ini dimulai dengan kedatangan Pangeran Kusumohadi, putra Prabu Brawijaya IV atau Prabu Hayam Wuruk dari salah satu selirnya.

Sang pangeran meninggalkan istana karena menolak terlibat dalam perebutan tahta yang memanas antara Pangeran Wirabumi dan Putri Kusuma Wardani.

Pangeran Kusumohadi kemudian belajar agama di bawah bimbingan Sunan Bejagung.
Setelah menjadi santri, ia berganti nama menjadi Hasyim Alamuddin.

Berkat kesalehan dan ketekunannya, ia akhirnya menikah dengan putri Sunan Bejagung, Nyai Faiqoh.

Setelah menikah, Hasyim Alamuddin mendapat tugas berdakwah di wilayah Bejagung Kidul, sementara Syekh Maulana Abdullah Asy’ari memilih melakukan uzlah (menyepi) ke bagian utara, atau Bejagung Lor.

Makam Sunan Bejagung Lor terletak di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding.

Beliau dikenal sebagai salah satu ulama pertama yang menyebarkan Islam di tanah Jawa sekitar abad ke-14.

Menurut cerita turun-temurun, Syekh Maulana Abdullah Asy’ari dipercaya pernah bertugas menyalakan lampu minyak di sekitar Masjidilharam, Makkah menjelang waktu Maghrib.

Beliau juga disebut sebagai saudara dari Syekh Ibrahim As-Samarqandy, ayah Sunan Ampel.

Sebagai seorang pendakwah, Sunan Bejagung Lor dikenal bijaksana.

Dakwahnya tidak hanya berfokus pada ajaran agama, tetapi juga membangun keharmonisan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Makam Sunan Bejagung Kidul, tempat peristirahatan Syekh Hasyim Alamuddin, berada tidak jauh dari makam Bejagung Lor.

Semangat beliau dalam berdakwah pantang menyerah meski menghadapi banyak rintangan.

Beliau dikenal sebagai guru yang sabar, gigih, dan penuh ketulusan dalam membimbing masyarakat.

Nama Bejagung dan Jejak Sejarahnya

Ada beberapa versi mengenai asal-usul nama Bejagung.

Salah satu cerita menyebutkan bahwa Bejagung berasal dari kata Mojo Agung, mengacu pada banyaknya pohon Mojo yang tumbuh subur di desa ini dan mengandung banyak air.

Versi lain mengaitkan nama tersebut dengan pekerjaan Syekh Maulana Abdullah Asy’ari yang seorang petani jagung.

Meskipun makam Sunan Bejagung Lor dan Kidul tidak sepopuler makam Sunan Bonang, keduanya menyimpan nilai sejarah dan spiritual yang tak kalah mendalam.

Tempat ini bukan hanya tujuan ziarah, tetapi juga pengingat tentang perjuangan para ulama dalam menyebarkan agama Islam dengan penuh dedikasi.

Pelajaran berharga yang dapat dipetik dari kisah mereka adalah semangat pantang menyerah, keikhlasan, serta kebersamaan dalam membangun masyarakat.

Dua makam ini menjadi permata tersembunyi di Tuban, yang mengajak kita untuk lebih menghargai sejarah lokal dan jejak para pendahulu.

Jika kamu berkesempatan berkunjung ke Tuban, jangan lewatkan kesempatan untuk berziarah ke Makam Sunan Bejagung Lor dan Sunan Bejagung Kidul.

Selain bisa menenangkan batin, perjalanan ini juga bisa memberikan inspirasi dan perspektif baru tentang makna perjuangan dan ketulusan.

Ajak keluarga atau teman untuk ikut serta, supaya perjalananmu semakin seru dan berkesan.

Siapa tahu, kamu pulang membawa kedamaian sekaligus semangat baru dari kisah para ulama besar ini. (*)

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Amin Fauzie
#sejarah #kisah #nama #jejak #asal mula #Sunan Bejagung Kidul #Sunan Bejagung Lor