TUBAN - Jamaah haji asal Tuban yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11, 12, 13, dan 14 dijadwalkan untuk berangkat serentak pada hari Senin (13/5).
Sebelum proses pemberangkatan, koper para jamaah akan terlebih dahulu diterbangkan ke Tanah Suci.
Kepala Kemenag Tuban, Umi Kulsum, menyatakan bahwa seluruh koper jamaah harus dikumpulkan di kantor Kemenag Tuban pada Sabtu (11/5).
Kemudian, koper-koper yang lolos dari proses penimbangan dan pemeriksaan akan diangkut menuju embarkasi atau titik kumpul pemberangkatan di Surabaya.
Pada hari berikutnya, Minggu (12/5), seluruh koper akan diangkut menuju Arab Saudi.
‘’Baru setelah itu disusul pemberangkatan jemaah pada hari Senin,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bonang.
Umi menjelaskan bahwa koper haji jamaah terbagi menjadi dua, yaitu koper besar dengan berat maksimal 32 kilogram dan koper kecil 7 kilogram.
‘’Sebelum diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya, seluruh koper akan ditimbang terlebih dulu. Jika melebihi batas maksimal akan dikurangi,’’ terangnya.
Selain memastikan berat koper, petugas juga akan memeriksa agar tidak ada benda terlarang yang dibawa oleh jamaah, seperti benda tajam, cairan, serta barang yang berbau menyengat dan mudah terbakar.
‘’Jika ditemukan barang-barang yang dilarang, lebih baik kami bongkar di kantor Kemenag Tuban, daripada harus dibongkar di bandara,’’ tambahnya.
Jumlah CJH yang berangkat tahun ini adalah sebanyak 1.163 jamaah, terdiri dari 1.150 jamaah reguler, 9 lansia, dan 13 petugas haji daerah (PHD). (*)