TUBAN - Kondisi emosional ibu hamil dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan mental bayi yang dikandungnya.
Dengan menjaga ketenangan, ibu hamil dapat mengurangi risiko stres yang berlebihan, yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin.
Membaca surat-surat dalam Al-Quran memiliki manfaat yang besar bagi ibu hamil.
Selain memberikan ketenangan dan ketentraman bagi pikiran, membaca Al-Quran juga dapat memperkuat hubungan spiritual ibu dengan Sang Pencipta.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut surat-surat Alquran yang bisa dibaca setiap hari oleh ibu hamil dan baik pula dibaca oleh calon ayah, agar sang ibu mendapat ketenangan hati dan selalu berada dalam lindungan selama masa kehamilan dan janin yang dikandung bisa terlahir menjadi anak sholeh atau sholehah sesuai dengan dambaan para orangtua.
1. Surat Al Fatihah
Bismillaahirrohmaanirrohiim.Alhamdulillaahi robbil'aalamiin. Arrohmaanir rohiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana'budu wa iyyaakanasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shiroothol ladziina an'amta' alaihim ghoiril maghdhuubi'alaihim waladhaalliin.
Artinya:"Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan.Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat."
Sebagai surat pertama dalam Al-Quran, Surat Al-Fatihah memiliki banyak keutamaan bagi orang yang membacanya. Keampuhan surat ini dalam berbagai aspek telah dikenal luas.
Bagi ibu hamil dianjurkan untuk membacanya sebanyak tujuh kali lalu meniupkan ke perutnya, diyakini dapat meringankan rasa sakit selama kehamilan.
2. Surat Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi)
Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta'khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai'im min 'ilmihii illaa bimaa syaa' wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya'uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal 'aliyyul 'adhiim.
Artinya:"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Dalam surat Al-Baqarah ayat 255 atau dikenal dengan ayat kursi berisi tentang keesaan serta kekuasaan Allah yang mutlak dan memiliki banyak manfaat.
Bagi ibu hamil, baca ayat kursi ini dua kali saat pagi dan sore hari, dan juga saat selesai sholat fardhu dan sebelum tidur. Hal tersebut diyakini dapat memberi ketenangan hati bagi ibu hamil dan tidak merasa cemas yang berlebihan.
3. Dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah
Aamanar rasulu bimaa unzila ilaihi mir rabbihii wal mu'minun, kullun aamana billaahi wa malaa'ikatihii wa kutubihii wa rusulih, laa nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qaalu sami'naa wa ata'naa gufraanaka rabbanaa wa ilaikal masiir.
Artinya: "Rasul telah beriman kepada Alquran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."
Bagi calon ibu, terlebih ketika hamil muda yang rentan akan suatu bahaya, baca ayat ini pada sore hari atau sebelum tidur. Dua ayat ini sangat bermanfaat dan ampuh agar ibu selalu dicukupi dan dijaga dari segala sesuatu marabahaya.
4. Membaca tiga surat terakhir dalam Alquran.
Tiga surat terakhir dalam Alquran ini yakni:
Surat An Naas
Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.
Artinya: "Ku berlindung kepada Allah (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."
Surat Al Falaq
Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."
Surat Al Ikhlas
Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid wa lam ylad, wa lam yakul lah kufuwan ahad.
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, (Allah) tidak beranak dan tidak juga diperanakkan, Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya."
Ketiga surat ini sangat dianjurkan dibaca oleh ibu hamil. Tiga surat ini memiliki keutamaan dan manfaat sebagai penjaga sekaligus membuat diri mudah merasa cukup.
Do'a untuk Dibaca Calon Ayah
Selain sang ibu, calon ayah juga dianjurkan untuk membaca beberapa surat Al-Quran agar anak dalam kandungan istrinya senantiasa mendapat perlindungan dari Allah.
Beberapa doa yang dianjurkan antara lain:
(1) Membaca Surat Al-Fatihah sebanyak 7 kali setiap setelah shalat Subuh, kemudian meniupkannya ke perut ibu hamil.
(2) Membaca Surat Al-Insyirah (Alam Nasyrah) sebanyak 7 kali setelah shalat Maghrib, lalu meniupkannya ke perut istri yang sedang hamil.
Memperbanyak Membaca Doa Ini
Allahummahfadz waladi ma dama fi bathni zaujati wasyfihi anta asy-syafi laa syifa'an illaa syifaauka syifa'an la ughadiru saqaman. Allahumma shawwirhu fi bathni zaujati shuratan hasanatan watsabbit qolbahu imanan bika wa bi-Rasulika. Allahumma akhrijhu mim bathni zaujati waqta wiladatiha sahlan wa tasliman. Allahumma ij'alhu shahihan kamilan wa 'aqilan hadziqan 'amilan. Allahumma thowwil 'umrohu wa shahhih jasadahu wa hassin khuluqohu wa afshah lisanahu wa ahsin shautahu liqirooatil haditsi wal qur'anil 'adzim bibarokati Muhammadin shallallahu 'alaihi wasallam. Walhamdulillahi Robbil 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, jagalah anakku selama ia berada dalam perut istriku, sehatkan ia, sesungguhnya Engkau Yang Maha Menyehatkan, tak ada kesehatan kecuali kesehatan dari-Mu, kesehatan yang tak terganggu penyakit. Ya Allah, bentuk ia yang ada di perut istriku dalam rupa yang baik, tetapkan dalam hatinya keimanan pada-Mu pada Rasul-Mu. Ya Allah, keluarkan dia dari perut istriku pada saat kelahirannya secara mudah dan selamat. Ya Allah, jadikan ia utuh, sempurna, berakal, cerdas, banyak beramal. Ya Allah, panjangkan umurnya, sehatkan jasadnya, baguskan rupanya, dan fasihkan lisannya untuk membaca hadits dan Al-Qur’an Yang Agung, dengan berkah Nabi Muhammad SAW. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam."
Demikian doa-doa dan surat-surat dalam Alquran yang dapat dibaca oleh Ibu hamil serta calon ayah yang sedang menanti kelahiran sang buah hati. Semoga bermanfaat.