TUBAN-Air dari Sumur Zamzam adalah air terbaik di seluruh dunia.
Sumur ini berlokasi di Masjidil Haram dan berjarak 38 hasta dari bangunan Kakbah.
Dikutip dari laman Ponpes Lirboyo Kediri, salah satu keistimewaan air Zamzam adalah tidak pernah surut dan rasanya tidak pernah berubah.
Manfaat besar lainnya memiliki beragam khasiat, termasuk menyembuhkan sejumlah penyakit.
Hal itu sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam beberapa hadisnya.
“Sebaik-baiknya air di muka bumi adalah air Zamzam. Di dalamnya, ada makanan (yang mengenyangkan) dari kelaparan dan obat (yang menyembuhkan) dari penyakit.” (HR. At-Thabrani).
Dalam Kitab Ad-Durar as-Saniyyah, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dan Hamad bin Nashir ditanya santrinya tentang khasiat meminum air Zamzam dan berkah dari air tersebut?
Syaikh menjawab bahwa meminum air Zamzam dan mengambil berkahnya, termasuk sunah yang dianjurkan.
Jawaban tersebut berdasar sabda Rasulullah SAW yang artinya;
“Air zam-zam itu bermanfaat sesuai tujuan meminumnya.” (HR. Ibnu Majah).
Air Zamzam memiliki banyak khasiat. Itu sesuai dengan niat orang yang meminumnya. Hal ini sesuai dengan hadis berikut:
“Air Zamzam tergantung niat orang yang meminumnya. Jika engkau meniatkan dalam meminumnya untuk mengobatimu, maka Allah akan menyembuhkanmu. Ketika engkau niatkan agar engkau kenyang, maka Allah menjadikanmu kenyang. Jika engkau meniatkannya untuk menghilangkan haus, maka Allah akan menghilangkan kehausanmu. Dan zam-zam itu adalah cekungan yang dibuat oleh Jibril dan air yang mengalir yang Allah berikan kepada Ismail.” (HR. Ad-Daruquthni).
Rasulullah SAW pada 14 abad silam menjadikan air Zamzam sebagai pengganti makanan dan menjadi obat yang mujarab atas segala penyakit.
Manfaat air Zamzah dikisahkan, Dr Farouq ‘Antar yang menderita kencing batu selama bertahun-tahun. Para dokter menyatakan tidak mampu mengeluarkannya kecuali dengan operasi.
Namun, dia menunda niat operasi dan berniat melakukan umrah sekaligus memohon kepada Allah agar memberikan kesembuhan kepadanya tanpa operasi.
Ketika berada di Makkah, Dr. Farouq minum air Zamzam, mencium Hajar Aswad, dan sholat dua rakaat sebelum keluar dari Masjidil Haram.
Tiba-tiba, dia merasakan sesuatu di kantung kemihnya, maka dia bergegas ke kamar kecil.
Ternyata, sesuatu yang menakjubkan terjadi. Keluar batu yang cukup besar. Dia pun sembuh tanpa harus masuk ke ruang operasi. (*)