Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Mengenal 6 Tradisi Unik Sambut Ramadhan di Berbagai Daerah di Indonesia

Zainiya Abidatun Nisa • Selasa, 12 Maret 2024 | 02:19 WIB

TUBAN - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, sebagian masyarakat Indonesia punya cara tersendiri dan berbeda di setiap daerahnya.

Sebagian negara dengan populasi umat muslim yang cukup besar, momen menyambut Ramadhan seakan sudah menjadi tradisi unik.

Bahkan, tak jarang juga tradisi-tradisi unik Ramadhan ini masih terus dilakukan dan menjadi warisan budaya turun- temurun hingga sekarang.

2. Nyadran, Jawa Tengah

Beranjak dari Jawa Barat, masyarakat Jawa Tengah juga punya tradisi yang tak kalah unik dan dikenal dengan sebutan nyadran.

Dalam tradisi nyadran, biasanya orang-orang akan melakukan ziarah bersamaan untuk mengunjungi makam keluarga.

Pelaksanaan tradisi nyadran dibagi menjadi tiga tahap, yaitu kenduri atau pembacaan ayat Al-Quran, zikir, tahlil, doa bersama, yang ditutup dengan makan bersama.

Makanan yang disajikan juga berupa kudapan tradisional yang disantap sambil lesehan dan menggelar tikar.

Setelah itu dilanjutkan dengan besik atau pembersihan makam dan ditutup dengan ziarah kubur.

 

Tradisi Meugang Aceh
Tradisi Meugang Aceh

3. Meugang, Aceh

Tradisi unik saat Ramadhan selanjutnya ada meugang atau disebut juga makmeugang atau haghi mamagang.

Perayaan ini merupakan warisan budaya asal Aceh yang kerap diperingati saat menjelang bulan Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, dan Hari Raya Idul Adha.

Sudah sejak abad ke-14, tradisi meugang di Aceh biasanya ditandai dengan aktivitas masyarakat yang membeli daging di pasar atau menyembelihnya.

Daging tersebut kemudian dimasak dengan sajian dan bumbu terbaik untuk disantap bersama keluarga atau orang-orang terdekat.

Tradisi Megibung Bali
Tradisi Megibung Bali

4. Megibung, Bali

Meski dikenal sebagai wilayah mayoritas umat Hindu, Bali rupanya punya tradisi menyambut Ramadhan khususnya bagi warga Karangasem.

Dikenal dengan nama megibung, tradisi ini dilakukan dengan membuat aneka masakan untuk disantap bersama sambil duduk melingkar dan bersila.

Masakan yang disantap juga merupakan hidangan tradisional khas Karangasem dengan nasi yang diletakkan pada wadah beralaskan daun pisang yang disebut gibungan.

Sementara itu lauk pauknya juga disajikan di atas daun pisang yang disebut karangan.

Pacu Jalur Riau
Pacu Jalur Riau

5. Pacu Jalur, Riau

Tak hanya makan-makan, di Riau juga punya tradisi yang tak kalah unik loh untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Tradisi tersebut yakni berupa pacu jalur, sebuah perlombaan mendayung perahu berukuran 40 meter yang berisi 40 hingga 60 orang.

Perlombaan biasanya diadakan dengan merias perahu dengan motif dan warna-warna menarik serta dilakukan di Sungai Kuantan.

Para peserta terdiri dari puluhan pria yang akan saling beradu kecepatan untuk memperebutkan gelar juara.

Tradisi pacu jalur ini juga sempat viral di media sosial, dan kini tak hanya diadakan untuk menyambut Ramadhan dan hari besar Islam, namun juga dilaksanakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI.

Tradisi Malamang Sumatra Barat
Tradisi Malamang Sumatra Barat

6.  Malamang, Sumatra Barat

Menyambut hadirnya bulan suci Ramadhan, warga Minang Sumatera Barat juga punya tradisi yang tak kalah menarik yakni malamang.

Nama malamang sendiri merupakan sebutan untuk aktivitas membuat lemang, kuliner tradisional yang terbuat dari beras ketan.

Sajian kuliner ini cukup unik karena dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bambu dan disisipi daun pisang, lalu dibakar dengan kayu arang.

Sementara untuk pelaksanannya, tradisi malamang di Sumatera Barat terkenal di beberapa daerah seperti Padang, Pariaman, Padang Pariaman, dan Painan. (*)

TKP pencurian sepeda motor Honda Beat milik Adji Nusantoro, warga Jalan Beruang, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Kamis (7/3/2024).
TKP pencurian sepeda motor Honda Beat milik Adji Nusantoro, warga Jalan Beruang, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Kamis (7/3/2024).
Editor : Amin Fauzie
#tradisi unik ramadhan #umat muslim