RADARBONAG.ID – Ada kabar menggembirakan bagi mahasiswa dan lulusan yang ingin melanjutkan studi ke Jerman melalui program beasiswa Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).
Lembaga penyedia beasiswa internasional tersebut kini memberikan kelonggaran dalam persyaratan kemampuan bahasa Inggris dengan memperpanjang masa berlaku sertifikat yang dapat digunakan saat mendaftar.
Jika sebelumnya banyak calon pelamar harus mengikuti tes ulang karena sertifikat TOEFL atau IELTS dianggap sudah terlalu lama, kini DAAD mengizinkan penggunaan sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan hingga tiga tahun sebelum tanggal pendaftaran.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya sekaligus mempermudah proses administrasi bagi calon penerima beasiswa.
Sertifikat Bahasa Inggris Tak Lagi Harus Baru
Perubahan aturan ini menjadi angin segar bagi ribuan pelamar dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Banyak peserta yang sebelumnya harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk memperbarui sertifikat bahasa kini memiliki kesempatan menggunakan hasil tes yang masih berada dalam rentang waktu tiga tahun.
Kebijakan tersebut berlaku sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris dalam proses seleksi berbagai program beasiswa DAAD, selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh program studi atau universitas tujuan.
Meski demikian, calon pelamar tetap disarankan membaca ketentuan masing-masing program karena beberapa universitas masih dapat menerapkan persyaratan tambahan terkait skor maupun jenis sertifikat bahasa yang diterima.
Lulusan dari Negara Tertentu Bahkan Tak Wajib Melampirkan Sertifikat
Selain memperpanjang masa berlaku sertifikat bahasa Inggris, DAAD juga memberikan pengecualian bagi sebagian pelamar.
Lulusan perguruan tinggi dari negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, seperti Australia, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Selandia Baru, Singapura, dan sebagian wilayah Kanada (di luar Quebec), tidak diwajibkan menyertakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
Namun, ada syarat yang harus dipenuhi. Ijazah atau kelulusan dari perguruan tinggi tersebut tidak boleh lebih dari tiga tahun pada saat proses pendaftaran beasiswa dilakukan.
Kebijakan serupa juga berlaku bagi pelamar yang sebelumnya menyelesaikan pendidikan dalam bahasa Jerman di perguruan tinggi yang berada di Jerman, Austria, maupun Swiss.
Peluang Pelamar Indonesia Semakin Besar
Perubahan kebijakan ini diperkirakan akan memberikan keuntungan bagi banyak calon mahasiswa Indonesia yang tengah mempersiapkan studi ke luar negeri.
Selama ini, biaya tes kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS maupun TOEFL menjadi salah satu tantangan tersendiri karena harganya tidak murah.
Dengan diperpanjangnya masa berlaku sertifikat menjadi tiga tahun, pelamar memiliki waktu yang lebih fleksibel untuk mempersiapkan dokumen lain, seperti surat motivasi, curriculum vitae (CV), proposal penelitian, hingga surat rekomendasi.
Bagi mereka yang telah mengikuti tes beberapa tahun terakhir dengan nilai yang masih memenuhi syarat universitas tujuan, tidak perlu terburu-buru mengikuti ujian ulang hanya untuk memenuhi administrasi beasiswa.
Apa Itu Beasiswa DAAD?
DAAD atau German Academic Exchange Service merupakan salah satu lembaga penyedia beasiswa terbesar di dunia yang didanai Pemerintah Jerman.
Program ini menawarkan pendanaan bagi mahasiswa internasional untuk menempuh studi S2, S3, hingga program riset di berbagai universitas di Jerman.
Selain menanggung biaya pendidikan, penerima beasiswa DAAD umumnya juga memperoleh tunjangan hidup bulanan, asuransi kesehatan, bantuan biaya perjalanan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya, tergantung jenis program yang diikuti.
Setiap program memiliki persyaratan berbeda, mulai dari latar belakang akademik, pengalaman kerja, hingga kemampuan bahasa sesuai bahasa pengantar perkuliahan.
Tetap Perhatikan Persyaratan Program Studi
Walaupun aturan mengenai masa berlaku sertifikat bahasa kini lebih longgar, pelamar tetap harus memastikan seluruh dokumen lain telah memenuhi ketentuan.
DAAD mengingatkan bahwa setiap program beasiswa memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi, termasuk batas waktu pendaftaran, nilai akademik, pengalaman profesional, serta dokumen pendukung lainnya.
Karena itu, calon pelamar disarankan untuk selalu memeriksa panduan resmi program yang dipilih agar tidak melewatkan persyaratan penting dalam proses seleksi.
Dengan adanya kebijakan baru ini, kesempatan untuk meraih beasiswa ke Jerman menjadi semakin terbuka.
Bagi calon mahasiswa yang telah memiliki sertifikat bahasa Inggris dalam tiga tahun terakhir, perubahan aturan tersebut dapat menghemat waktu, biaya, sekaligus meningkatkan peluang mengikuti seleksi tanpa harus mengulang tes kemampuan bahasa.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : detik.com