RADARBONAG.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru.
Dalam kesempatan tersebut, kampus teknologi ternama di Indonesia ini memaparkan berbagai data menarik mengenai profil angkatan terbaru, termasuk asal provinsi para mahasiswa berdasarkan lokasi SMA asal mereka.
Data tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa baru ITB tahun ini berasal dari 38 provinsi di Indonesia, menandakan semakin luasnya jangkauan penerimaan mahasiswa dari berbagai daerah.
Selain itu, ITB juga menerima puluhan mahasiswa dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta peserta dari
jalur afirmasi pendidikan.
Mahasiswa Baru ITB Berasal dari Seluruh Provinsi di Indonesia
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, menjelaskan bahwa distribusi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 mencerminkan semakin meratanya akses pendidikan tinggi.
Selain berasal dari seluruh provinsi di Indonesia, ITB juga menerima 97 mahasiswa dari wilayah 3T dan 10 mahasiswa melalui program afirmasi pendidikan.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai latar belakang tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas kesempatan belajar bagi putra-putri terbaik bangsa.
Mahasiswa dari wilayah 3T diketahui berasal dari sejumlah daerah seperti Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, hingga Papua Pegunungan.
Ini 10 Provinsi Penyumbang Mahasiswa Baru ITB Terbanyak
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam Sidang Terbuka ITB, berikut 10 provinsi asal SMA yang paling banyak menyumbang mahasiswa baru ITB angkatan 2026:
-
Jawa Barat
-
DKI Jakarta
-
Banten
-
Jawa Timur
-
Jawa Tengah
-
Sumatera Utara
-
DI Yogyakarta
-
Riau
-
Bali
-
Sumatera Barat
Provinsi-provinsi tersebut menjadi daerah dengan jumlah lulusan SMA terbanyak yang berhasil melanjutkan pendidikan di ITB tahun ini.
Dominasi Jawa Barat dinilai wajar mengingat lokasi kampus utama ITB berada di Bandung, selain banyaknya sekolah unggulan di provinsi tersebut.
Akses Pendidikan Semakin Merata
Meski lima besar masih didominasi provinsi di Pulau Jawa, keberhasilan ITB menerima mahasiswa dari seluruh provinsi menunjukkan adanya pemerataan akses pendidikan tinggi yang semakin baik.
Program afirmasi dan penerimaan mahasiswa dari wilayah 3T menjadi salah satu langkah ITB untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa berprestasi dari berbagai daerah.
Kebijakan ini diharapkan dapat memperkaya keberagaman lingkungan akademik sekaligus menciptakan kesempatan belajar yang lebih inklusif bagi seluruh mahasiswa.
ITB Terus Mendorong Talenta dari Berbagai Daerah
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITB terus berupaya menjaring calon mahasiswa berkualitas tanpa memandang asal daerah.
Melalui berbagai jalur seleksi nasional maupun program afirmasi, kampus ini berkomitmen memberikan akses pendidikan kepada siswa yang memiliki potensi akademik tinggi dari seluruh penjuru Indonesia.
Keberagaman asal mahasiswa juga menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan perspektif dan pengalaman.
Dengan komposisi mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah, ITB berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berkolaborasi dalam masyarakat yang majemuk.
Masuknya mahasiswa dari seluruh provinsi Indonesia pada angkatan 2026 menjadi bukti bahwa peluang menempuh pendidikan di ITB semakin terbuka bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah.
Hal ini sekaligus mempertegas peran ITB sebagai perguruan tinggi nasional yang terus mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : detik.com