Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Jakarta Disiapkan Jadi Kota Masa Depan Berbasis Sains dan Teknologi, Pemerintah Libatkan Kampus hingga Industri

Siti Rohmah • Rabu, 10 Juni 2026 | 11:43 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) menghadiri Jakarta Urban Knowledge Hub (JUKH) di Jakarta, Senin (8/6/2026). (ANTARA/HO-Kemdiktisaintek)
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) menghadiri Jakarta Urban Knowledge Hub (JUKH) di Jakarta, Senin (8/6/2026). (ANTARA/HO-Kemdiktisaintek)

RADARBONANG.ID – Pemerintah terus mempersiapkan Jakarta untuk menghadapi berbagai tantangan perkotaan di masa depan melalui pendekatan yang lebih modern dan berbasis ilmu pengetahuan.

Salah satu langkah yang kini didorong adalah menjadikan sains, riset dan teknologi sebagai fondasi utama dalam pembangunan ibu kota.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tidak lagi cukup hanya mengandalkan pendekatan konvensional.

Menurutnya, berbagai persoalan perkotaan yang semakin kompleks membutuhkan solusi berbasis data, penelitian dan inovasi teknologi.

Karena itu, pemerintah mulai memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi, lembaga riset, industri, pemerintah daerah, pemerintah pusat hingga masyarakat untuk menciptakan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga: PERSIB Masuk Grup Neraka ASEAN Club Championship 2026/2027, Achmad Jufriyanto Tak Gentar Hadapi Johor Darul Ta'zim

Jakarta Perlu Dibangun dengan Pendekatan Ilmiah

Stella Christie menilai saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mempercepat transformasi Jakarta menuju kota modern berbasis pengetahuan.

Menurutnya, hasil penelitian yang selama ini dihasilkan oleh perguruan tinggi dan lembaga riset harus lebih terhubung dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa pembangunan perkotaan tidak bisa dilakukan secara sektoral atau berjalan sendiri-sendiri.

Sebaliknya, dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.

Dengan memanfaatkan hasil riset dan inovasi, pemerintah berharap berbagai tantangan seperti transportasi, lingkungan, pengelolaan energi, tata ruang hingga pelayanan publik dapat ditangani secara lebih efektif.

Kampus, Peneliti dan Industri Dilibatkan dalam Pembangunan

Dalam konsep pembangunan yang diusung pemerintah, peran perguruan tinggi menjadi sangat penting.

Dosen, peneliti dan mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai penghasil ilmu pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan perkotaan.

Di sisi lain, sektor industri juga dilibatkan agar hasil inovasi dan penelitian dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat.

Kolaborasi antara dunia akademik dan dunia usaha dinilai menjadi kunci dalam mempercepat lahirnya berbagai inovasi yang dapat mendukung transformasi Jakarta sebagai kota masa depan.

Pemerintah berharap pendekatan tersebut mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat urban.

Jakarta Urban Knowledge Hub Jadi Motor Kolaborasi

Salah satu inisiatif yang disiapkan untuk mendukung transformasi tersebut adalah Jakarta Urban Knowledge Hub.

Program ini diharapkan menjadi wadah yang menghubungkan hasil kajian akademik, penelitian ilmiah dan kebutuhan pembangunan daerah secara lebih terintegrasi.

Melalui platform tersebut, berbagai rekomendasi berbasis bukti ilmiah dapat dimanfaatkan secara langsung dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan publik.

Dengan demikian, pembangunan Jakarta tidak hanya didasarkan pada kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan berbagai hasil penelitian yang mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

Jakarta Dinilai Berpeluang Jadi International Talent Hub

Selain fokus pada pembangunan kota, pemerintah juga melihat peluang besar bagi Jakarta untuk berkembang menjadi pusat talenta internasional atau international talent hub.

Menurut Stella Christie, dinamika geopolitik global saat ini justru membuka kesempatan bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak mahasiswa, peneliti dan akademisi dari berbagai negara.

Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan pemerintah, Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi pendidikan, penelitian dan inovasi di kawasan Asia.

Namun peluang tersebut hanya dapat diwujudkan jika ekosistem pendidikan tinggi dan riset terus diperkuat secara berkelanjutan.

Karena itu, pemerintah mendorong penguatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah agar pengembangan pendidikan tinggi dapat berjalan lebih terintegrasi.

Kolaborasi Pusat dan Daerah Jadi Faktor Penting

Dalam mewujudkan visi tersebut, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan.

Stella menilai keberhasilan pembangunan berbasis sains dan teknologi tidak hanya bergantung pada kualitas penelitian, tetapi juga pada kemampuan pemerintah menerjemahkan hasil penelitian menjadi kebijakan yang dapat diterapkan di lapangan.

Kerja sama yang kuat akan mempercepat proses transfer pengetahuan sekaligus memastikan manfaat riset dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan pola kolaboratif tersebut, pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

Jakarta Menuju Kota Global yang Lebih Kompetitif

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta Urban Knowledge Hub akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan transformasi Jakarta sebagai kota global.

Menurutnya, pemanfaatan data, sains dan teknologi akan membantu pemerintah menghasilkan kebijakan yang lebih akurat dan tepat sasaran.

Pendekatan tersebut akan diterapkan di berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi, lingkungan hidup, energi, hingga pengembangan kawasan berbasis transit yang semakin dibutuhkan kota metropolitan modern.

Pramono menegaskan bahwa penggunaan data dan bukti ilmiah akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai program pembangunan Jakarta ke depan.

Baca Juga: PERSIB Masuk Grup Neraka ASEAN Club Championship 2026/2027, Achmad Jufriyanto Tak Gentar Hadapi Johor Darul Ta'zim

Pengelolaan Sampah Jadi Contoh Penerapan Pendekatan Berbasis Data

Salah satu contoh penerapan pendekatan berbasis sains dan teknologi adalah dalam pengelolaan sampah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini mulai memperkuat budaya pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga, sekolah hingga komunitas masyarakat.

Kebijakan tersebut disusun berdasarkan berbagai kajian ilmiah mengenai efektivitas pengelolaan sampah yang berkelanjutan di kota-kota besar dunia.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan.

Dengan dukungan riset, teknologi dan kolaborasi lintas sektor, Jakarta kini tengah dipersiapkan untuk menjadi kota masa depan yang lebih modern, berkelanjutan, kompetitif dan nyaman bagi seluruh warganya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Jakarta kota global #Stella Christie #Jakarta Urban Knowledge Hub #sains dan teknologi #pembangunan Jakarta