Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Banyak yang Belum Tahu, Ini Tahapan Lengkap Menjadi Pilot Beserta Syarat dan Jenjang Kariernya

Muhammad Azlan Syah • Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB
Profesi pilot masih jadi impian banyak anak muda. Tapi ternyata perjalanan menuju kokpit pesawat tidak semudah yang dibayangkan. Ini tahapan lengkapnya! (ilustrasi pilot)
Profesi pilot masih jadi impian banyak anak muda. Tapi ternyata perjalanan menuju kokpit pesawat tidak semudah yang dibayangkan. Ini tahapan lengkapnya! (ilustrasi pilot)

RADARBONAG.ID — Profesi pilot masih menjadi salah satu pekerjaan paling bergengsi dan diminati banyak anak muda di Indonesia.

Seragam rapi, kesempatan terbang ke berbagai negara, hingga gaji yang tinggi membuat profesi ini terlihat sangat menarik.

Namun di balik semua itu, perjalanan menjadi pilot ternyata membutuhkan proses panjang, biaya besar, dan disiplin tinggi.

Untuk bisa duduk di kokpit pesawat komersial, seseorang harus melewati berbagai tahapan pendidikan dan pelatihan yang tidak mudah.

Harus Memenuhi Syarat Dasar Sejak Awal

Langkah pertama untuk menjadi pilot adalah memenuhi syarat dasar yang ditentukan sekolah penerbangan.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Penyandang Disabilitas di Banjarmasin, Pelaku Masih Buron dan Keluarga Korban Kecewa

Umumnya calon siswa harus lulus SMA atau sederajat, terutama dari jurusan IPA, meski beberapa sekolah kini juga menerima lulusan non-IPA dengan ketentuan tertentu.

Selain itu, kondisi kesehatan menjadi faktor paling penting.

Calon pilot wajib menjalani tes kesehatan menyeluruh, termasuk pemeriksaan mata, pendengaran, tekanan darah, hingga kesehatan jantung.

Profesi pilot menuntut kondisi fisik dan mental yang prima karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan.

Masuk Sekolah Penerbangan

Tahapan berikutnya adalah mengikuti pendidikan di sekolah penerbangan atau flight school.

Di Indonesia terdapat beberapa sekolah penerbangan yang cukup dikenal, baik milik pemerintah maupun swasta.

Selama masa pendidikan, siswa akan mempelajari teori penerbangan, navigasi udara, meteorologi, komunikasi penerbangan, hingga praktik menerbangkan pesawat.

Pelatihan ini berlangsung cukup intensif karena siswa dituntut memahami aspek teknis sekaligus kemampuan mengambil keputusan dalam situasi darurat.

Mengumpulkan Jam Terbang

Dalam dunia aviasi, jam terbang menjadi salah satu hal paling penting.

Semakin banyak pengalaman terbang yang dimiliki, semakin tinggi pula kemampuan dan kepercayaan yang diberikan kepada seorang pilot.

Karena itu, siswa pilot wajib menjalani latihan terbang langsung menggunakan pesawat latih.

Mereka akan belajar melakukan lepas landas, pendaratan, membaca instrumen penerbangan, hingga menghadapi simulasi kondisi tertentu.

Tahapan ini membutuhkan konsentrasi dan ketelitian tinggi.

Mendapatkan Lisensi Pilot

Setelah menyelesaikan pendidikan dan memenuhi jumlah jam terbang tertentu, calon pilot dapat mengikuti ujian untuk memperoleh lisensi penerbangan.

Lisensi ini menjadi bukti resmi bahwa seseorang layak menerbangkan pesawat sesuai standar keselamatan penerbangan.

Ada beberapa jenis lisensi pilot yang biasanya ditempuh secara bertahap, mulai dari Private Pilot License (PPL), Commercial Pilot License (CPL), hingga Airline Transport Pilot License (ATPL).

Semakin tinggi lisensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang karier di dunia penerbangan komersial.

Tidak Langsung Jadi Kapten Pesawat

Banyak orang mengira lulusan sekolah penerbangan bisa langsung menjadi kapten pilot.

Padahal, karier pilot dimulai dari posisi paling bawah terlebih dahulu.

Umumnya pilot baru akan bekerja sebagai co-pilot atau first officer untuk mengumpulkan pengalaman.

Setelah memiliki cukup jam terbang dan memenuhi syarat tertentu, barulah mereka berpeluang naik menjadi kapten pilot.

Proses ini bisa memakan waktu bertahun-tahun tergantung performa dan pengalaman masing-masing individu.

Biaya Pendidikan yang Tidak Sedikit

Salah satu tantangan terbesar menjadi pilot adalah biaya pendidikan yang cukup tinggi.

Sekolah penerbangan dikenal membutuhkan biaya ratusan juta hingga miliaran rupiah tergantung jenis pelatihan dan fasilitas yang digunakan.

Meski begitu, kini mulai tersedia berbagai program beasiswa dan jalur pendidikan yang membantu calon pilot berbakat mendapatkan kesempatan belajar.

Karena itu, profesi pilot tetap terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemampuan dan tekad kuat.

Baca Juga: Marc Marquez Siap Balik ke Lintasan di MotoGP Italia 2026, Perebutan Gelar Dunia Diprediksi Makin Panas

Profesi Bergengsi dengan Tanggung Jawab Besar

Di balik kesan mewah dan prestisius, profesi pilot sebenarnya menyimpan tanggung jawab yang sangat besar.

Seorang pilot tidak hanya bertugas menerbangkan pesawat, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru selama perjalanan.

Karena itu, dunia penerbangan menuntut profesionalisme, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat dalam berbagai situasi.

Meski prosesnya panjang dan penuh tantangan, profesi pilot tetap menjadi impian banyak orang karena menawarkan pengalaman kerja yang unik sekaligus peluang karier yang menjanjikan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#cara menjadi pilot #sekolah penerbangan Indonesia #syarat jadi pilot #karier pilot #lisensi pilot