Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

UI Pastikan Belum Akan Ganti Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Rektor Sebut Maknanya Tetap Sama

Cicik Nur Latifah • Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13 WIB
Meski pemerintah membuka opsi mengganti istilah “Teknik” menjadi “Rekayasa”, UI menilai keduanya punya esensi yang sama dan belum ada rencana mengganti nomenklatur program studi. (Rektor UI Heri Hermansyah)
Meski pemerintah membuka opsi mengganti istilah “Teknik” menjadi “Rekayasa”, UI menilai keduanya punya esensi yang sama dan belum ada rencana mengganti nomenklatur program studi. (Rektor UI Heri Hermansyah)

RADARBONANG.ID - Universitas Indonesia memastikan belum akan mengganti nama program studi “Teknik” menjadi “Rekayasa” meski pemerintah telah membuka opsi penyesuaian nomenklatur program studi di perguruan tinggi.

Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, menilai istilah “Teknik” dan “Rekayasa” pada dasarnya memiliki makna yang sama sehingga belum ada kebutuhan mendesak untuk melakukan perubahan nama program studi di lingkungan kampus UI.

“Esensinya sama,” ujar Heri saat dikonfirmasi pada Jumat (15/5).

Baca Juga: Googlebook Resmi Meluncur, Tapi Google Pastikan Chromebook Belum Tamat dan Tetap Dapat Dukungan

Pemerintah Buka Opsi Perubahan Nama Prodi

Kebijakan terkait penggunaan istilah “Rekayasa” sebelumnya tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademik dan Pendidikan Profesi.

Melalui aturan tersebut, perguruan tinggi diberi keleluasaan menggunakan nama program studi yang dianggap setara atau sepadan, termasuk mengganti istilah “Teknik” menjadi “Rekayasa”.

Artinya, kampus kini memiliki opsi untuk melakukan penyesuaian nomenklatur sesuai kebijakan internal masing-masing institusi.

Implementasi Diserahkan ke Masing-Masing Kampus

Meski pemerintah membuka peluang perubahan nama program studi, pelaksanaannya tetap diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi.

Termasuk untuk perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH), keputusan perubahan nomenklatur tetap berada di tangan institusi dengan kewajiban melaporkan perubahan tersebut kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Namun hingga saat ini, UI menegaskan belum memiliki rencana untuk mengganti nama program studi teknik yang sudah digunakan selama bertahun-tahun.

“Belum ada,” kata Heri ketika ditanya mengenai kemungkinan perubahan nama program studi di masa mendatang.

Sejumlah Prodi Teknik Mulai Gunakan Istilah Rekayasa

Dalam aturan terbaru Kemendiktisaintek, beberapa program studi teknik memang mulai menggunakan istilah baru berbasis kata “Rekayasa”.

Contohnya seperti Teknik Elektro yang dapat berubah menjadi Rekayasa Elektro, Teknik Mesin menjadi Rekayasa Mesin, dan Teknik Sipil menjadi Rekayasa Sipil.

Perubahan nomenklatur tersebut disebut sebagai bagian dari penyesuaian istilah akademik di pendidikan tinggi Indonesia.

Kebijakan Picu Beragam Respons

Munculnya istilah “Rekayasa” sebagai pengganti “Teknik” memunculkan berbagai respons dari kalangan akademisi maupun masyarakat.

Sebagian pihak menilai perubahan nama tersebut hanya sebatas penyesuaian istilah tanpa mengubah substansi pendidikan yang diajarkan.

Namun ada pula yang mempertanyakan urgensi pergantian nomenklatur tersebut, terutama karena istilah “Teknik” sudah lama dikenal luas di dunia pendidikan maupun industri kerja.

Istilah Teknik Sudah Melekat di Masyarakat

Di Indonesia, istilah “Teknik” memang sudah sangat identik dengan bidang engineering atau keteknikan.

Nama-nama seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, hingga Teknik Informatika telah digunakan selama puluhan tahun dan memiliki pengenalan kuat di masyarakat.

Karena itu, sebagian kampus dinilai masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan melakukan perubahan nama program studi.

Perubahan Nama Dinilai Bukan Prioritas Utama

Bagi banyak perguruan tinggi, kualitas pembelajaran dan relevansi kurikulum dianggap jauh lebih penting dibanding sekadar perubahan istilah.

Hal inilah yang tampaknya menjadi pertimbangan UI untuk tetap mempertahankan nomenklatur “Teknik” hingga saat ini.

Baca Juga: Mengenal Kapsul Spora Lumut yang Tampak Seperti Bunga Kecil, Fenomena Alam Ini Bikin Netizen Takjub

Apalagi secara substansi, materi pendidikan, kompetensi lulusan, dan bidang keilmuan dinilai tidak berubah meskipun istilahnya diganti menjadi “Rekayasa”.

Dunia Pendidikan Tinggi Masih Menunggu Arah Kebijakan

Kebijakan baru Kemendiktisaintek ini diperkirakan masih akan terus menjadi pembahasan di kalangan perguruan tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Beberapa kampus mungkin mulai melakukan penyesuaian nomenklatur, sementara lainnya memilih mempertahankan nama lama yang sudah lebih familiar di masyarakat.

Untuk saat ini, UI memastikan program studi Teknik di kampus tersebut tetap menggunakan nama yang sama dan belum akan berganti menjadi Rekayasa.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#UI teknik jadi rekayasa #prodi teknik UI #Kemendiktisaintek #nomenklatur program studi #universitas indonesia