Dihujat Netizen Malaysia Gara-gara Komentar Timnas, Jennifer Coppen Pilih Cuek tapi Bela Anak

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 18:09 WIB
Jennifer Coppen mengaku sudah terbiasa mendapat hujatan dari netizen. Namun, ia meminta agar putrinya, Kamari, tidak ikut dibawa dalam polemik yang bermula dari komentar soal sepak bola. (istimewa)
Jennifer Coppen mengaku sudah terbiasa mendapat hujatan dari netizen. Namun, ia meminta agar putrinya, Kamari, tidak ikut dibawa dalam polemik yang bermula dari komentar soal sepak bola. (istimewa)

RADARBONANG.ID – Jennifer Coppen mengaku masih mendapat hujatan dari sejumlah netizen Malaysia setelah komentarnya mengenai Timnas Malaysia ramai di media sosial.

Meski begitu, Jennifer memilih tidak terlalu memikirkan hujatan tersebut.

Ia mengaku sudah terbiasa menjadi sasaran komentar negatif dari warganet.

Namun, ada satu hal yang membuat Jennifer merasa sedih.

Ia keberatan ketika putrinya, Kamari, ikut dibawa-bawa dalam polemik yang awalnya berkaitan dengan sepak bola.

Hal itu disampaikan Jennifer saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/10/2026).

Pernyataannya muncul menjelang pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand.

Baca Juga: Limbah Mata Ikan Tuna Tak Terbuang, IPB Ubah Jadi Camilan Kaya Omega-3 dengan 7 Varian Rasa

Berawal dari Komentar soal Timnas Malaysia

Polemik Jennifer dengan sejumlah netizen Malaysia bermula dari komentar yang ditulisnya di sebuah video TikTok.

Video tersebut membahas permainan Timnas Malaysia.

Jennifer kemudian menyoroti peluang yang didapat pemain Malaysia, khususnya tendangan yang menurutnya tidak berhasil diarahkan ke sasaran meski berada di depan gawang.

Komentar tersebut kemudian menyebar dan mendapat respons dari sejumlah warganet Malaysia.

Sebagian komentar bahkan tidak hanya membahas pernyataan Jennifer mengenai pertandingan.

Statusnya sebagai istri pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner, juga ikut disinggung.

Persoalan semakin ramai setelah Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Bangladesh 9-2 pada 1 Oktober 2026.

Kemenangan tersebut memastikan Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Justin Hubner juga ikut mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

Jennifer Pilih Cuek

Jennifer mengaku sebenarnya ingin membalas sejumlah komentar yang ditujukan kepadanya.

Namun, ia memilih untuk tidak melakukannya.

Menurut Jennifer, dirinya sudah cukup terbiasa menghadapi hujatan dari warganet.

Karena itu, komentar negatif yang ditujukan kepadanya tidak terlalu ingin ia ambil hati.

“Iya, sedih dengarnya tapi it's okay, kayak aku udah biasa dihujat jadi aku udah bodo amatlah kalau misalkan aku dihujat,” ujar Jennifer.

Sikap tersebut membuat Jennifer memilih untuk tidak memperpanjang perseteruan di media sosial.

Ia juga menyebut dirinya tidak pernah bermaksud menghina pihak mana pun.

Jennifer memahami bahwa suasana sepak bola antara Indonesia dan Malaysia memang sedang panas.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak perlu berkembang menjadi serangan pribadi.

Anak Ikut Dibawa-bawa

Di tengah hujatan yang diterimanya, Jennifer justru merasa keberatan ketika Kamari ikut menjadi sasaran.

Ia meminta agar persoalan antara orang dewasa tidak menyeret anak kecil.

Bagi Jennifer, hujatan yang diarahkan kepadanya masih bisa ia hadapi.

Namun, ia merasa persoalan menjadi berbeda ketika anaknya ikut dilibatkan.

“Tapi tolonglah nggak usah bawa-bawa anak kecil ya,” kata Jennifer.

Jennifer juga menilai tidak seharusnya persoalan yang bermula dari komentar sepak bola berkembang hingga menyeret keluarga.

Ia pun kembali memilih tidak membalas satu per satu komentar yang muncul.

Tak Mau Ambil Hati

Jennifer mengatakan dirinya tidak terlalu ingin membawa persoalan tersebut ke kehidupan pribadi.

Menurutnya, komentar negatif dari warganet bisa muncul ketika seseorang berada di ruang publik.

Ia memilih memahami situasi tersebut dan tidak mengambil semua komentar sebagai sesuatu yang harus dibalas.

“Masih banyak banget, padahal juga kalau misalkan dilihat aku nggak pernah menghina siapa pun atau pihak mana pun,” jelas Jennifer.

Ia menduga sebagian reaksi tersebut muncul karena suasana sepak bola yang sedang panas.

Jennifer pun mengaku tidak ingin terlalu memasukkan berbagai komentar tersebut ke hati.

Sikap Jennifer ini menunjukkan bahwa ia lebih memilih meredam polemik daripada memperpanjang perselisihan di media sosial.

Polemik di Tengah Rivalitas Indonesia-Malaysia

Perseteruan tersebut terjadi ketika hubungan kompetitif Indonesia dan Malaysia kembali menjadi sorotan dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Kedua negara sebelumnya berada dalam Grup A dan sama-sama bersaing untuk mendapatkan tiket ke fase berikutnya.

Setelah Indonesia memastikan lolos ke final, perhatian publik terhadap berbagai aktivitas pemain dan orang-orang terdekatnya di media sosial ikut meningkat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Simbol Keseimbangan, Ini Makna Yin dan Yang yang Sebenarnya

Unggahan maupun komentar yang berkaitan dengan pertandingan pun lebih mudah memicu perdebatan antarsuporter.

Dalam situasi seperti itu, komentar yang awalnya bersifat candaan atau tanggapan terhadap pertandingan dapat berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Jennifer sendiri tampaknya memilih tidak memperpanjang hal tersebut.

Ia menerima hujatan yang diarahkan kepadanya sebagai bagian dari konsekuensi berada di ruang publik.

Namun, ia tetap memberikan batas ketika persoalan mulai menyentuh anaknya.

Bagi Jennifer, perbedaan dukungan terhadap tim sepak bola seharusnya tidak membuat anak kecil ikut menjadi sasaran.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : kapanlagi.com
Justin Hubner netizen Malaysia Jennifer Coppen Jennifer Hubner timnas indonesia