Tak Ada Perang Bukan Berarti TNI Menganggur, Ini Tugas Prajurit di Tengah Masyarakat

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:44 WIB
Indonesia tidak sedang berperang bukan berarti TNI berhenti bertugas. Prajurit tetap menjaga perbatasan, membantu penanganan bencana, mendukung ketahanan pangan hingga menjalankan misi perdamaian dunia. (Ilustrasi TNI)
Indonesia tidak sedang berperang bukan berarti TNI berhenti bertugas. Prajurit tetap menjaga perbatasan, membantu penanganan bencana, mendukung ketahanan pangan hingga menjalankan misi perdamaian dunia. (Ilustrasi TNI) 

RADARBONANG.ID – Keberadaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak hanya dibutuhkan ketika negara menghadapi perang.

Dalam kondisi damai sekalipun, prajurit TNI tetap memiliki berbagai tugas untuk menjaga kedaulatan, keamanan, hingga membantu masyarakat dalam situasi tertentu.

Peran tersebut dikenal dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI menegaskan bahwa TNI dapat menjalankan berbagai tugas di luar operasi perang.

Tugas tersebut mencakup pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana, pencarian dan pertolongan, bantuan kepada Polri, hingga mendukung sejumlah agenda nasional.

Dengan demikian, aktivitas prajurit TNI di tengah masyarakat bukan berarti Indonesia sedang berada dalam kondisi perang.

Ada sejumlah tugas yang memang menjadi bagian dari fungsi TNI dalam situasi damai.

Baca Juga: Bukan Melupakan Masa Lalu, Ini Kunci Sembuh dari Trauma Menurut dr. Jiemi Ardian

Menjaga Perbatasan Negara

Salah satu tugas yang tetap berjalan meski tidak ada perang adalah menjaga wilayah perbatasan.

Prajurit TNI melakukan patroli dan pengawasan di kawasan perbatasan untuk memastikan kedaulatan wilayah Indonesia tetap terjaga.

Kehadiran prajurit juga diperlukan untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran dan aktivitas ilegal yang dapat mengganggu keamanan wilayah.

Salah satu contohnya adalah penugasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan atau Satgas Pamtas di Papua.

Wilayah tersebut memiliki perbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Selain menjaga wilayah perbatasan, prajurit juga menjalankan tugas keamanan menghadapi ancaman kelompok bersenjata di wilayah penugasan.

Turun Saat Terjadi Bencana

Indonesia berada di kawasan cincin api atau ring of fire.

Kondisi geografis tersebut membuat berbagai daerah memiliki risiko bencana seperti gempa bumi, gunung meletus, longsor, banjir, hingga tsunami.

Dalam kondisi seperti itu, TNI dapat ikut membantu penanganan bencana.

Prajurit dapat terlibat dalam pencarian dan penyelamatan korban, proses evakuasi, pemulihan setelah bencana, hingga memberikan dukungan kesehatan dan bantuan kemanusiaan.

TNI juga dapat terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas.

Kemampuan personel dan jaringan TNI di berbagai daerah membuat institusi tersebut dapat dikerahkan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Membantu Ketahanan Pangan

Tugas TNI di masa damai juga bersinggungan dengan program ketahanan pangan nasional.

Pemerintah mendorong keterlibatan TNI dalam sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan penguatan ketahanan pangan.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari perluasan peran TNI dalam mendukung agenda nasional.

Namun, tugas tersebut tetap berjalan di samping fungsi utama TNI sebagai alat pertahanan negara.

Keterlibatan TNI dalam program di luar pertahanan juga menjadi perhatian sejumlah pihak.

Pengamat pertahanan sebelumnya mengingatkan agar keterlibatan dalam program ketahanan pangan tidak mengurangi fokus TNI terhadap tugas pokoknya sebagai alat pertahanan negara.

Bisa Membantu Polri

Dalam kondisi tertentu, TNI juga dapat membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun, bantuan tersebut memiliki batas dan dasar hukum yang jelas.

Fungsi penegakan hukum tetap berada pada Polri.

Sementara itu, keterlibatan TNI dilakukan dalam kerangka OMSP sesuai kewenangan yang diberikan peraturan perundang-undangan.

Kementerian Pertahanan juga sebelumnya menjelaskan bahwa bantuan TNI kepada Polri dapat dilakukan dalam konteks OMSP.

Artinya, keberadaan prajurit dalam kegiatan pengamanan tertentu tidak serta-merta berarti TNI mengambil alih fungsi kepolisian.

Mendukung Pembangunan di Daerah

Jaringan TNI yang tersebar di berbagai wilayah juga membuat prajurit dapat dilibatkan dalam sejumlah program pembangunan.

Salah satu bentuknya adalah dukungan terhadap pembangunan jembatan hingga wilayah yang sulit dijangkau.

Keterlibatan tersebut memungkinkan program tertentu menjangkau daerah terpencil dengan memanfaatkan jaringan dan sumber daya yang dimiliki TNI.

Dalam sejumlah program nasional, pemerintah juga mendorong TNI untuk membantu kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, fungsi tersebut tetap berbeda dengan tugas pokok TNI sebagai alat pertahanan negara.

Ikut Menjaga Perdamaian Dunia

Tugas TNI ternyata tidak berhenti di dalam negeri.

Prajurit Indonesia juga dapat ditugaskan dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kontingen Garuda menjadi salah satu bentuk kontribusi Indonesia dalam misi tersebut.

Baca Juga: Bukan Cuma Jago di Lapangan, Ternyata Ole Romeny juga Punya Fashion Sense yang Khas dan Stylish

Penugasan pasukan dalam misi perdamaian merupakan bagian dari peran Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional.

TNI hingga kini masih menyiapkan dan mengirim personel untuk menjalankan tugas di bawah naungan PBB.

Jadi, ketika tidak ada perang, bukan berarti prajurit TNI tidak memiliki tugas.

Mereka tetap menjaga perbatasan, mempertahankan kesiapsiagaan pertahanan, membantu penanganan bencana, mendukung pencarian dan pertolongan, membantu Polri dalam kondisi tertentu, serta menjalankan berbagai tugas lain yang masuk dalam kerangka OMSP.

Pada saat yang sama, tugas tersebut tetap memiliki batas sesuai aturan yang berlaku.

TNI merupakan alat pertahanan negara dengan tugas utama menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dari berbagai ancaman.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : jawapos.com
tugas TNI masa damai tugas TNI sekarang Operasi Militer Selain Perang OMSP TNI peran TNI di Indonesia