Ongkos Pulang Terasa Mahal? Go Show Kereta Api Bisa Jadi Alternatif Hemat untuk Mahasiswa

Defy Maulida Puspaaji • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 09:34 WIB
Mau pulang kampung tapi uang bulanan terbatas? Tarif khusus Go Show KAI bisa jadi salah satu opsi untuk menghemat ongkos, asal tahu cara dan waktunya. (istimewa)
Mau pulang kampung tapi uang bulanan terbatas? Tarif khusus Go Show KAI bisa jadi salah satu opsi untuk menghemat ongkos, asal tahu cara dan waktunya. (istimewa)

RADARBONANG.ID - Bagi mahasiswa yang harus pintar mengatur uang bulanan, ongkos transportasi sering menjadi salah satu pengeluaran yang sulit dihindari.

Biaya pulang kampung, menghadiri kegiatan kampus di kota lain, hingga perjalanan mendadak bisa membuat anggaran bulanan cepat berkurang.

Karena itu, mencari tiket dengan harga lebih terjangkau bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali.

Salah satu pilihan yang bisa diperhatikan adalah tiket dengan tarif khusus atau yang kerap dikaitkan dengan istilah Go Show pada perjalanan kereta api.

Namun, ada hal penting yang perlu dipahami. Go Show bukan berarti semua tiket kereta yang dibeli mendekati waktu keberangkatan otomatis mendapatkan harga murah.

KAI menerapkan tarif khusus hanya pada kereta dan relasi tertentu. Ketersediaannya juga bergantung pada kursi yang dialokasikan untuk tarif tersebut.

Dalam informasi resmi KAI, penjualan tarif khusus dapat dilakukan mulai dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta di stasiun yang bersangkutan.

Pemesanan dapat dilakukan melalui loket stasiun, aplikasi Access by KAI, maupun kanal eksternal yang ditetapkan perusahaan.

Baca Juga: Jangan Cuma Kenal Ajeng Febria, Ada Safira Inema yang Suaranya Khas dan Punya Spesialisasi Lagu Jawa

Kenapa Bisa Menarik untuk Mahasiswa?

Bagi mahasiswa, selisih harga tiket bisa terasa cukup berarti, terutama ketika perjalanan dilakukan beberapa kali dalam sebulan.

Misalnya, mahasiswa yang rutin pulang ke daerah asal dapat membandingkan harga tiket reguler dengan tarif khusus yang tersedia untuk relasi tertentu.

Uang yang berhasil dihemat kemudian bisa dialihkan untuk kebutuhan lain seperti makan, transportasi dari stasiun ke rumah, membeli bahan kuliah, membeli pulsa, atau ditabung.

Namun, strategi ini membutuhkan fleksibilitas.

Mahasiswa tidak bisa menganggap tarif khusus sebagai tiket murah yang pasti tersedia setiap kali ingin bepergian.

Kereta yang dipilih, relasi perjalanan, waktu pembelian, dan ketersediaan kursi menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Tarif Khusus Tidak Berlaku untuk Semua Kereta

Salah satu kesalahpahaman mengenai Go Show adalah anggapan bahwa semua kereta memiliki harga khusus menjelang keberangkatan.

Padahal, KAI mencantumkan daftar kereta dan relasi tertentu yang mendapatkan tarif khusus.

Dalam daftar resmi KAI, misalnya, Blambangan Ekspres memiliki tarif khusus untuk sejumlah relasi.

Perjalanan Surabaya Pasar Turi atau Surabaya Gubeng menuju Cepu tercantum dengan tarif ekonomi Rp95.000, sedangkan perjalanan menuju Probolinggo tercantum Rp45.000 dan menuju Jember Rp100.000.

Daftar dan nominal tersebut tetap perlu dicek kembali sebelum melakukan perjalanan karena kebijakan tarif dapat berubah.

Artinya, mahasiswa sebaiknya tidak hanya mencari tiket berdasarkan harga paling murah.

Periksa juga apakah kereta tersebut memang masuk dalam daftar tarif khusus dan apakah relasi yang dipilih sesuai.

Jangan Menunggu Sampai Terlambat

Ada strategi yang perlu diperhatikan ketika ingin berburu tarif khusus.

KAI menyebut penjualan tarif khusus untuk layanan yang tercantum dalam ketentuan tersebut dapat dilakukan mulai dua jam sebelum keberangkatan.

Karena waktu pembeliannya dekat dengan jadwal perjalanan, calon penumpang perlu memastikan terlebih dahulu bahwa masih ada kursi yang tersedia.

Menunggu terlalu lama tentu memiliki risiko.

Jika kursi tarif khusus sudah habis, mahasiswa bisa kehilangan kesempatan mendapatkan harga tersebut.

Pilihan berikutnya mungkin adalah membeli tiket dengan tarif reguler atau menyesuaikan jadwal perjalanan.

Karena itu, Go Show lebih cocok bagi mahasiswa yang memiliki jadwal cukup fleksibel.

Kalau jadwal kuliah, praktikum, organisasi, atau pekerjaan sudah sangat ketat, mengandalkan tarif khusus pada menit-menit terakhir tentu perlu dipertimbangkan dengan lebih matang.

Cek Access by KAI Sebelum Berangkat

Bagi mahasiswa yang ingin mencoba strategi ini, aplikasi Access by KAI bisa menjadi salah satu tempat untuk mengecek perjalanan.

KAI menyebut Access by KAI saat ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pembelian tiket, pemilihan kursi, pemesanan makanan, hingga pemantauan posisi kereta secara real time.

Masukkan stasiun asal, stasiun tujuan, dan tanggal perjalanan.

Setelah itu, periksa pilihan kereta yang tersedia dan lihat apakah terdapat tarif khusus sesuai ketentuan.

Jangan lupa memperhatikan jam keberangkatan.

Tiket murah tetap tidak akan membantu apabila jadwalnya membuat mahasiswa terlambat mengikuti kegiatan kampus atau justru kesulitan mendapatkan transportasi lanjutan dari stasiun.

Jangan Terjebak Mengejar Harga Murah

Menghemat ongkos perjalanan memang menarik, tetapi bukan berarti mahasiswa harus selalu menunggu tiket Go Show.

Untuk perjalanan yang sudah direncanakan sejak jauh hari, membeli tiket lebih awal tetap dapat menjadi pilihan yang lebih aman.

KAI sendiri juga beberapa kali menghadirkan program promo dengan periode pembelian dan keberangkatan tertentu.

Pada KAI EXPO 2026, misalnya, KAI menawarkan diskon tiket hingga 30 persen dengan skema berbeda berdasarkan jarak antara waktu pembelian dan tanggal keberangkatan.

Jadi, strategi hemat sebenarnya tidak hanya bergantung pada Go Show.

Mahasiswa bisa membandingkan beberapa pilihan, mulai dari tiket reguler, tarif khusus, hingga promo resmi KAI yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Harga Kambing Turun di Sejumlah Daerah, Ada yang Anjlok Ratusan Ribu Rupiah, Ini Penyebabnya

Selisih Puluhan Ribu Bisa Jadi Tambahan Uang Saku

Bagi mahasiswa, penghematan Rp20.000, Rp30.000, atau bahkan lebih dalam satu perjalanan mungkin terlihat sederhana.

Namun, jika perjalanan dilakukan berkali-kali, selisih tersebut bisa terkumpul menjadi nominal yang cukup berarti.

Uang tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau disimpan sebagai dana cadangan.

Pada akhirnya, Go Show bukan trik yang menjamin setiap perjalanan menjadi murah.

Konsepnya lebih tepat dipandang sebagai salah satu opsi yang bisa dimanfaatkan ketika kereta, relasi, waktu pembelian, dan ketersediaan kursinya sesuai.

Kuncinya adalah rajin mengecek Access by KAI, memahami ketentuan tarif khusus, serta tetap memiliki rencana cadangan.

Bagi mahasiswa yang jadwalnya fleksibel, kesempatan mendapatkan tarif khusus bisa menjadi salah satu cara untuk membuat ongkos perjalanan lebih ramah terhadap uang bulanan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : Radar Bonang
Go Show kereta api tiket kereta murah mahasiswa tarif khusus KAI Access by KAI tips hemat ongkos mahasiswa